alexametrics
27.8 C
Pontianak
Sunday, May 22, 2022

Kejari Bersama Bupati Musnahkan Barbuk

NGABANG– Bupati Landak Karolin Margret Natasa bersama Kepala Kejaksaan Negeri Landak Sukamto dan Kapolres Landak AKPB Ade Kuncoro melakukan pemusnahan barang bukti (barbuk) perkara pidana yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap di Kantor Kejaksaan Negeri Landak, Senin (19/7).

Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengatakan bahwa kejahatan seperti pencurian dan narkotika masih terjadi di Kabupaten Landak dalam kurun waktu satu tahun perkara, dan berharap angka kasus tersebut dapat terus menurun.

“Salah satu yang menjadi keprihatinan kita adalah masalah narkoba, semoga tahun depan bisa berkurang jumlah kasus yang terjadi di kabupaten Landak dan ini akhir dari rangkaian proses hokum yang dilakukan oleh kejaksaan dan kepolisian. Semoga dengan pemusnahan barang bukti ini angka kriminalitas di Kabupaten Landak bisa menurun,” terang Karolin.

Baca Juga :  Hindari Mobil Keluar Jalur, Mobil Box Terguling di Mempawah Hulu

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Landak Sukamto menjelaskan bahwa pemusnahan barang bukti perkara pidana yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap ini merupakan barang bukti tindak pidana dalam kurun waktu satu tahun dan merupakan rangkaian dari peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke 61 tahun, dengan barang bukti yang dimusnahkan yakni senjata tajam, narkotika jenis shabu dan extacy, serta handphone.

“Kasus yang paling tinggi di Kabupaten Landak yang pertama pencurian dan yang kedua narkotika, ini sudah ingkrahnya perkara dan segera dieksekusi serta mengurangi beban dari pada barang bukti yang tersimpan ditempat barang bukti sehingga tidak lagi ada penumpukan barang bukti,” ungkap Sukamto.(mif)

NGABANG– Bupati Landak Karolin Margret Natasa bersama Kepala Kejaksaan Negeri Landak Sukamto dan Kapolres Landak AKPB Ade Kuncoro melakukan pemusnahan barang bukti (barbuk) perkara pidana yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap di Kantor Kejaksaan Negeri Landak, Senin (19/7).

Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengatakan bahwa kejahatan seperti pencurian dan narkotika masih terjadi di Kabupaten Landak dalam kurun waktu satu tahun perkara, dan berharap angka kasus tersebut dapat terus menurun.

“Salah satu yang menjadi keprihatinan kita adalah masalah narkoba, semoga tahun depan bisa berkurang jumlah kasus yang terjadi di kabupaten Landak dan ini akhir dari rangkaian proses hokum yang dilakukan oleh kejaksaan dan kepolisian. Semoga dengan pemusnahan barang bukti ini angka kriminalitas di Kabupaten Landak bisa menurun,” terang Karolin.

Baca Juga :  Hindari Mobil Keluar Jalur, Mobil Box Terguling di Mempawah Hulu

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Landak Sukamto menjelaskan bahwa pemusnahan barang bukti perkara pidana yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap ini merupakan barang bukti tindak pidana dalam kurun waktu satu tahun dan merupakan rangkaian dari peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke 61 tahun, dengan barang bukti yang dimusnahkan yakni senjata tajam, narkotika jenis shabu dan extacy, serta handphone.

“Kasus yang paling tinggi di Kabupaten Landak yang pertama pencurian dan yang kedua narkotika, ini sudah ingkrahnya perkara dan segera dieksekusi serta mengurangi beban dari pada barang bukti yang tersimpan ditempat barang bukti sehingga tidak lagi ada penumpukan barang bukti,” ungkap Sukamto.(mif)

Most Read

Artikel Terbaru

/