alexametrics
30.6 C
Pontianak
Thursday, August 18, 2022

Pemkab Bersama Kodim 1201/Mph Rakornis

NGABANG – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) reguler ke-110 dari Komando Distrik Militer (Kodim) 1201/Mempawah akan segera digelar di Desa Tolok, Kecamatan Menyuke. Persiapan pelaksanaan pun dimatangkan dengan menggelar rapat koordinasi teknis (Rakornis) dengan instansi terkait di Aula Kantor Bupati Landak, Senin (22/2).

Rakornis ini dihadiri langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 1201/Mempawah Letkol Inf. Dwi Agung Prihanto didampingi Asisten I Setda Landak, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Landak Mardimo, beserta Kabid PMKKD dan dihadiri perwakilan OPD terkait, Camat Menyuke, dan Kepala Desa Tolok.

Dalam Rakornis ini, Dandim Letkol Inf. Dwi Prihanto menyampaikan bahwa TMMD merupakan program kerja sama antara Kementerian dalam Negeri dengan TNI Angkatan Darat yang kegiatannya mengutamakan kegotongroyongan.

“TMMD ini merupakan program kerja sama Kementerian Dalam Negeri dengan TNI Angkatan Darat di mana kegiatannya lebih mengedepankan akulturasi kegotongroyongan, oleh karena itu pengerjaanya dilakukan TNI bersama dengan masyarakat,” ungkap Dwi.

Baca Juga :  Dewan Landak Harap Masyarakat Kawal Pembangunan Lewat Aplikasi SIPD

Untuk itu, Dandim berharap kegiatan TMMD mendapat dukungan dari semua pihak, mulai dari Pemerintah Kabupaten Landak hingga tingkat desa dan masyarakat. “Kami berharap dan memohon dukungan dari OPD yang ada di Kabupaten Landak ini sehingga dengan penuh semangat kami mengerjakan ini,” harap Dwi.

Sementara itu, Asisten I Setda Landak Yonas, sangat mengapresiasi kegiatan TMMD yang dilaksanakan di Kabupaten Landak, khususnya di Desa Tolok. Menurutnya, kegiatan yang dilakukan tersebut bukan hanya pembangunan fisik, tetapi yang paling penting pembangunan nonfisik peningkatan mental dan pengetahuan masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan TMMD ini yang dilaksanakan di Desa Tolok, Kecamatan Menyuke, karena kegiatan yang dilakukan tidak hanya membangun fisik tetapi juga mental masyarakat, ini suatu momen berharga yang harus Kita ikuti,” kata Yonas membacakan sambutan tertulis Bupati Landak.

Melalui kegiatan Rakornis ini, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Landak Mardimo berharap semua pihak terkait bisa saling berkoordinasi, agar adanya persamaan persepsi mengenai pelaksanaan TMMD kali ini.

Baca Juga :  Kapolsek Mempawah Hulu Imbau Terapkan Prokes Pada Saat Ibadah Natal

“Makanya ada beberapa dinas terkait yang kami undang dalam Rakornis ini dengan harapan ada kesamaan persepsi, berkaitan dengan pelaksanaan TMMD ini, sehingga kita tidak hanya menyepakati kegiatan TMMD tapi juga bisa menyepakati kegiatan dari dinas, sehingga ada beberapa rencana kita yang bisa dilaksanakan bersamaan,” ungkap Mardimo.

Pelaksanaan TMMD tahun 2021 di Desa Tolok rencananya akan dibuka pada 2 Maret dan akan berakhir pada 31 Maret. Untuk kegiatannya terdiri dari kegiatan pembangunan fisik meliputi peningkatan jalan sepanjang 5 kilometer dari Dusun Sedange menuju Dusun Palah, rehap jembatan beton sebanyak satu unit, dan pembuatan boks kayu sebanyak sembilan unit yang sudah dimulai pada 19 Februari yang lalu, serta pembangunan nonfisik berupa penyuluhan kepada masyarakat. (mif)

NGABANG – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) reguler ke-110 dari Komando Distrik Militer (Kodim) 1201/Mempawah akan segera digelar di Desa Tolok, Kecamatan Menyuke. Persiapan pelaksanaan pun dimatangkan dengan menggelar rapat koordinasi teknis (Rakornis) dengan instansi terkait di Aula Kantor Bupati Landak, Senin (22/2).

Rakornis ini dihadiri langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 1201/Mempawah Letkol Inf. Dwi Agung Prihanto didampingi Asisten I Setda Landak, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Landak Mardimo, beserta Kabid PMKKD dan dihadiri perwakilan OPD terkait, Camat Menyuke, dan Kepala Desa Tolok.

Dalam Rakornis ini, Dandim Letkol Inf. Dwi Prihanto menyampaikan bahwa TMMD merupakan program kerja sama antara Kementerian dalam Negeri dengan TNI Angkatan Darat yang kegiatannya mengutamakan kegotongroyongan.

“TMMD ini merupakan program kerja sama Kementerian Dalam Negeri dengan TNI Angkatan Darat di mana kegiatannya lebih mengedepankan akulturasi kegotongroyongan, oleh karena itu pengerjaanya dilakukan TNI bersama dengan masyarakat,” ungkap Dwi.

Baca Juga :  Layani Pelanggan Wajib Pakai Masker

Untuk itu, Dandim berharap kegiatan TMMD mendapat dukungan dari semua pihak, mulai dari Pemerintah Kabupaten Landak hingga tingkat desa dan masyarakat. “Kami berharap dan memohon dukungan dari OPD yang ada di Kabupaten Landak ini sehingga dengan penuh semangat kami mengerjakan ini,” harap Dwi.

Sementara itu, Asisten I Setda Landak Yonas, sangat mengapresiasi kegiatan TMMD yang dilaksanakan di Kabupaten Landak, khususnya di Desa Tolok. Menurutnya, kegiatan yang dilakukan tersebut bukan hanya pembangunan fisik, tetapi yang paling penting pembangunan nonfisik peningkatan mental dan pengetahuan masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan TMMD ini yang dilaksanakan di Desa Tolok, Kecamatan Menyuke, karena kegiatan yang dilakukan tidak hanya membangun fisik tetapi juga mental masyarakat, ini suatu momen berharga yang harus Kita ikuti,” kata Yonas membacakan sambutan tertulis Bupati Landak.

Melalui kegiatan Rakornis ini, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Landak Mardimo berharap semua pihak terkait bisa saling berkoordinasi, agar adanya persamaan persepsi mengenai pelaksanaan TMMD kali ini.

Baca Juga :  Desa Mengkunyit Tertibkan Hewan Ternak Warga

“Makanya ada beberapa dinas terkait yang kami undang dalam Rakornis ini dengan harapan ada kesamaan persepsi, berkaitan dengan pelaksanaan TMMD ini, sehingga kita tidak hanya menyepakati kegiatan TMMD tapi juga bisa menyepakati kegiatan dari dinas, sehingga ada beberapa rencana kita yang bisa dilaksanakan bersamaan,” ungkap Mardimo.

Pelaksanaan TMMD tahun 2021 di Desa Tolok rencananya akan dibuka pada 2 Maret dan akan berakhir pada 31 Maret. Untuk kegiatannya terdiri dari kegiatan pembangunan fisik meliputi peningkatan jalan sepanjang 5 kilometer dari Dusun Sedange menuju Dusun Palah, rehap jembatan beton sebanyak satu unit, dan pembuatan boks kayu sebanyak sembilan unit yang sudah dimulai pada 19 Februari yang lalu, serta pembangunan nonfisik berupa penyuluhan kepada masyarakat. (mif)

Most Read

Artikel Terbaru

/