alexametrics
27 C
Pontianak
Sunday, June 26, 2022

PPKM Mikro Tunggu Instruksi Provinsi

NGABANG – Kepolisian Resor Landak menggelar rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka kesiapan pengamanan perayaan idulfitri 1442 hijriah di Mapolres Landak, Rabu (21/4). Rapat kala itu juga membahas penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat skala mikro (PPKM Mikro) guna mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah tersebut.

Rakor dipimpin oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo secara virtual dari Mabes Polri, rapat ini juga diikuti oleh lembaga dan kementerian terkait serta Forkopimda seluruh Indonesia. Kapolri Jenderal mengatakan rapat kali ini merupakan tindaklanjut dari perintah Presiden berkaitan dengan hal-hal yang harus dilakukan dan dikoordinasikan terkait dengan penanganan Idulfitri 1442 Hijriah.

Salah satu yang harus diantisipasi saat Idul Fitri adalah Covid-19, berdasarkan data sampai 18 April 2021 jumlah kasus aktif di Indonesia ini masih mencapai 105.859 kasus menurun 4.099 kasus dengan angka tertinggi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Baca Juga :  Tusuk Satpam, Bawa Kabur Rp19 Juta

Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengatakan, pelaksanaan di Kabupaten Landak dalam hal pengamanan pelaksanaan Ibadah Puasa dan Idulfitri terus dilakukan pemantauan dan evaluasi, sedangkan untuk Penerapan PPKM Mikro masih menunggu instruksi dari provinsi.

“Untuk pelaksanaan pengamanan bulan ramadhan dan idul fitri Saya masih berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan polri serta meminta Satpol PP untuk terus melakukan monitoring di lapangan. Sedangkan untuk pelaksanaan PPKM Mikro saat ini hanya ada surat instruksi dari Kemendagri dan Kita masih menunggu surat instruksi dari provinsi, karena ada satu persyaratan bahwa gubernur harus menetapkan dahulu daerah mana yang harus melakukan PPKM sehingga Kita harus menunggu itu,” ungkap Karolin.

Baca Juga :  Kerahkan 240 Personel

Sementara itu, Kapolres Landak AKPB Ade Kuncoro menjelaskan bahwa kondisi dilapangan terkait pengamanan bulan ramadhan dan idul fitri di Kabupaten Landak masih berjalan sesuai dengan protokol kesehatan namun masih ada beberapa tempat ibadah yang melakukan pelanggaran protokol kesehatan. Sedangkan untuk pelaksanaan PPKM Mikro akan selalu mendukung Pemerintah kabupaten Landak.

“Dari pantauan Kami untuk pelaksanaan di bulan ramadhan, pelaksanaan ibadah di masjid sudah berjalan dengan baik tetapi masih ada beberapa masjid yang belum menerapkan prokes seperti menjaga jarak saat beribadah hal ini Kita himbau agar tempat ibadah tidak menjadi kluster baru penyebaran COVID-19. Sedangkan untuk pelakasanaan PPKM Mikro Kita tetap menunggu arahan dari Bupati dan Kita siap mendukung hal tersebut,” terang Ade Kuncoro. (mif)

NGABANG – Kepolisian Resor Landak menggelar rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka kesiapan pengamanan perayaan idulfitri 1442 hijriah di Mapolres Landak, Rabu (21/4). Rapat kala itu juga membahas penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat skala mikro (PPKM Mikro) guna mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah tersebut.

Rakor dipimpin oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo secara virtual dari Mabes Polri, rapat ini juga diikuti oleh lembaga dan kementerian terkait serta Forkopimda seluruh Indonesia. Kapolri Jenderal mengatakan rapat kali ini merupakan tindaklanjut dari perintah Presiden berkaitan dengan hal-hal yang harus dilakukan dan dikoordinasikan terkait dengan penanganan Idulfitri 1442 Hijriah.

Salah satu yang harus diantisipasi saat Idul Fitri adalah Covid-19, berdasarkan data sampai 18 April 2021 jumlah kasus aktif di Indonesia ini masih mencapai 105.859 kasus menurun 4.099 kasus dengan angka tertinggi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Baca Juga :  PPKM Diperpanjang, Boleh Ngopi di Tempat, Tapi..

Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengatakan, pelaksanaan di Kabupaten Landak dalam hal pengamanan pelaksanaan Ibadah Puasa dan Idulfitri terus dilakukan pemantauan dan evaluasi, sedangkan untuk Penerapan PPKM Mikro masih menunggu instruksi dari provinsi.

“Untuk pelaksanaan pengamanan bulan ramadhan dan idul fitri Saya masih berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan polri serta meminta Satpol PP untuk terus melakukan monitoring di lapangan. Sedangkan untuk pelaksanaan PPKM Mikro saat ini hanya ada surat instruksi dari Kemendagri dan Kita masih menunggu surat instruksi dari provinsi, karena ada satu persyaratan bahwa gubernur harus menetapkan dahulu daerah mana yang harus melakukan PPKM sehingga Kita harus menunggu itu,” ungkap Karolin.

Baca Juga :  DPRD Landak Apresiasi PLN Beri Keringanan Tunggakan

Sementara itu, Kapolres Landak AKPB Ade Kuncoro menjelaskan bahwa kondisi dilapangan terkait pengamanan bulan ramadhan dan idul fitri di Kabupaten Landak masih berjalan sesuai dengan protokol kesehatan namun masih ada beberapa tempat ibadah yang melakukan pelanggaran protokol kesehatan. Sedangkan untuk pelaksanaan PPKM Mikro akan selalu mendukung Pemerintah kabupaten Landak.

“Dari pantauan Kami untuk pelaksanaan di bulan ramadhan, pelaksanaan ibadah di masjid sudah berjalan dengan baik tetapi masih ada beberapa masjid yang belum menerapkan prokes seperti menjaga jarak saat beribadah hal ini Kita himbau agar tempat ibadah tidak menjadi kluster baru penyebaran COVID-19. Sedangkan untuk pelakasanaan PPKM Mikro Kita tetap menunggu arahan dari Bupati dan Kita siap mendukung hal tersebut,” terang Ade Kuncoro. (mif)

Most Read

Sulap Bendungan Menjadi Destinasi Wisata

Distribusikan Bantuan Gubernur

Sempat Kabur SH Diamankan

Artikel Terbaru

/