alexametrics
23.2 C
Pontianak
Thursday, August 18, 2022

Tingkatkan Pelayanan Informasi Publik Lewat Situs Web

NGABANG – Dalam upaya meningkatkan kinerja pengelolaan serta pelayanan informasi publik dan situs web organisasi perangkat daerah (OPD), Bupati Landak Karolin Margret Natasa menggelar rapat membahas pemanfaatan website perangkat daerah di aula kecil kantor bupati Landak, Rabu (21/4).

Bupati menekankan pentingnya pemanfaatan atau penataan situs web OPD guna memberikan layanan publik yang lebih luas kepada masyarakat. “Mengingat saat ini layanan informasi serba online maka dengan adanya website kita ingin semua OPD mampu memanfaatkan situs yang dimiliki. Hal ini penting kita lakukan supaya layanan publik kita semakin luas,” ucap Bupati Landak mempimpin rapat kala itu.

Lebih lanjut bupati juga meminta kepada seluruh OPD untuk menata situs web masing-masing supaya memiliki layanan publik yang dapat diakses oleh masyarakat. “Sesuai arahan pemerintah pusat bahwa kita diwajibkan memiliki akses layanan publik berupa pengaduan layanan yang terintegrasi dengan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional/Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N LAPOR) dan saya minta semua OPD harus memiliki layanan ini serta mensosialisasikannya kepada masyarakat,” pinta Bupati Landak.

Baca Juga :  Dipantau Polisi, Sembako di Menjalin Stabil

Selain terkait penataan website, Bupati Karolin juga membahas pentingnya etika komunikasi yang baik dalam menggunakan media sosial guna meminimalisir terjadinya permasalahan dikemudian hari.

“Melalui media sosial, banyak orang bisa terhubung dengan mudah. Tetapi dalam bermedia sosial juga ada etika komunikasi yang wajib kita patuhi supaya informasi yang kita sampaikan dapat diterima oleh publik tanpa menjadi bumerang bagi kita,” terang Karolin.

Karolin juga menambahkan bahwa pentingnya memiliki etika berkomunikasi dalam media sosial lantaran saat ini etika menggunakan internet sudah tidak terkendali.

“Dalam The Internet Engineering Task Force ada petunjuk yang dikenal dengan nama Netiquette atau Netiket. Hal ini dibuat supaya kita dapat bersikap dan berperilaku sesuai dengan kaidah normatif di Internet tanpa harus mengalami masalah atau tanpa harus mengalami salah pengertian dengan orang lain,” ungkap Karolin. (mif)

NGABANG – Dalam upaya meningkatkan kinerja pengelolaan serta pelayanan informasi publik dan situs web organisasi perangkat daerah (OPD), Bupati Landak Karolin Margret Natasa menggelar rapat membahas pemanfaatan website perangkat daerah di aula kecil kantor bupati Landak, Rabu (21/4).

Bupati menekankan pentingnya pemanfaatan atau penataan situs web OPD guna memberikan layanan publik yang lebih luas kepada masyarakat. “Mengingat saat ini layanan informasi serba online maka dengan adanya website kita ingin semua OPD mampu memanfaatkan situs yang dimiliki. Hal ini penting kita lakukan supaya layanan publik kita semakin luas,” ucap Bupati Landak mempimpin rapat kala itu.

Lebih lanjut bupati juga meminta kepada seluruh OPD untuk menata situs web masing-masing supaya memiliki layanan publik yang dapat diakses oleh masyarakat. “Sesuai arahan pemerintah pusat bahwa kita diwajibkan memiliki akses layanan publik berupa pengaduan layanan yang terintegrasi dengan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional/Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N LAPOR) dan saya minta semua OPD harus memiliki layanan ini serta mensosialisasikannya kepada masyarakat,” pinta Bupati Landak.

Baca Juga :  Pemkot Pontianak Raih Anugerah Pandu Negeri Tiga Tahun Berturut

Selain terkait penataan website, Bupati Karolin juga membahas pentingnya etika komunikasi yang baik dalam menggunakan media sosial guna meminimalisir terjadinya permasalahan dikemudian hari.

“Melalui media sosial, banyak orang bisa terhubung dengan mudah. Tetapi dalam bermedia sosial juga ada etika komunikasi yang wajib kita patuhi supaya informasi yang kita sampaikan dapat diterima oleh publik tanpa menjadi bumerang bagi kita,” terang Karolin.

Karolin juga menambahkan bahwa pentingnya memiliki etika berkomunikasi dalam media sosial lantaran saat ini etika menggunakan internet sudah tidak terkendali.

“Dalam The Internet Engineering Task Force ada petunjuk yang dikenal dengan nama Netiquette atau Netiket. Hal ini dibuat supaya kita dapat bersikap dan berperilaku sesuai dengan kaidah normatif di Internet tanpa harus mengalami masalah atau tanpa harus mengalami salah pengertian dengan orang lain,” ungkap Karolin. (mif)

Most Read

Artikel Terbaru

/