alexametrics
25.6 C
Pontianak
Thursday, May 19, 2022

Warga Segera Disuntik Moderna

NGABANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Landak segera memberikan vaksin Moderna dari Amerika Serikat bagi warga di daerah tersebut. Hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Landak telah menerima stok vaksin tersebut sebanyak 340 vial atau 4.760 dosis.

“Vaksin Moderna untuk dosis satu sudah ada jadwal pelaksanaannya. Kita distribusikan ke masing-masing 16 puskesmas dan Polres Landak,” kata Kepala Dinkes Kabupaten Landak Subanri di ruang kerjanya, akhir pekan lalu.

Meski begitu, ia mengakui vaksin Moderna untuk masyarakat umum masih terbatas terbatas. Untuk itu, distribusi 340 vial dibagi mereka antara 20 – 22 vial di tiap Puskesmas, ditambah 12 vial di Polres Landak. Sebanayak 340 menurutnya juga akan dibagi kepada tenaga kesehatan yang berjumlah 1.456, untuk sasaran vaksinasi bagi nakes dan tenaga penunjang kesehatan lainnya dan sasaran dan tenaga penunjang lainnya yang dapat menerima dosis ketiga adalah 825 orang.

Baca Juga :  Cek Lokasi PETI di Mempawah Hulu, TNI-Polisi Rutin Razia Tiap Bulan

“Sasaran dan penunjang kesehatan lainnya yang sudah menerima dosis ketiga berjumlah 172 orang atau 20,8 persen per 19 Agustus,” ucap Subanri.

Ia berharap, secara bertahap masyarakat bisa mendapatkan vaksin ini. Apalagi berdasarkan data yang pihaknya terima, permintaan vaksinasi di setiap kecamatan cukup tinggi. Ia pun berusaha mengusulkan data tersebut ke Dinas Kesehatan Provinsi dan Kementerian Kesehatan.

“Sesuai dengan data yang kami terima dari kecamatan atau puskesmas, berapa banyaknya kekurangan dosis kedua ini. Sebetulnya dosis kedua ini sudah jatuh tempo, hanya saja pemerintah secara bertahap akan memenuhi permintaan vaksin,” jelasnya.

Warga Antusias, Stok Vaksin Kurang

Berdasarkan data dari Satgas Covid-19, per-19 Agustus lalu sudah sebanyak 30.243 orang mendapatkan vaksin dosis pertama atau 10,23 persen dari total sasaran vaksinasi sebanyak 295.697. Angka total sasaran tersebut adalah 70 persen dari jumlah warga di Kabupaten Landak yakni 295.697 orang.

Baca Juga :  Pria di Sekadau Gasak Motor Temannya di Warung Kopi

Sementara, menurutnya, sebanyak 19.783 orang atau 6,69 persen mendapatkan vaksin dosis kedua. “Masih sangat rendah dari cakupan persentase sasaran vaksinasi. Ini baru vaksin pertama saja 10,23 persen,” katanya.

Subanri mengatakan, pemerintah sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat yang sebetulnya cukup tinggi untuk mengikuti vaksinasi ini. Hanya saja, ketersediaan dosis vaksin dari pemerintah, diakui dia, masih belum mencukupi.

“Tapi ini sudah mulai bertahap dengan adanya moderna juga. Mudah-mudahan minggu-minggu ini bisa datang lagi sehingga sasaran atau masyarakat yang sudah mendaftar untuk dosis pertama bisa diatasi,” tutup Subanri. (mif)

NGABANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Landak segera memberikan vaksin Moderna dari Amerika Serikat bagi warga di daerah tersebut. Hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Landak telah menerima stok vaksin tersebut sebanyak 340 vial atau 4.760 dosis.

“Vaksin Moderna untuk dosis satu sudah ada jadwal pelaksanaannya. Kita distribusikan ke masing-masing 16 puskesmas dan Polres Landak,” kata Kepala Dinkes Kabupaten Landak Subanri di ruang kerjanya, akhir pekan lalu.

Meski begitu, ia mengakui vaksin Moderna untuk masyarakat umum masih terbatas terbatas. Untuk itu, distribusi 340 vial dibagi mereka antara 20 – 22 vial di tiap Puskesmas, ditambah 12 vial di Polres Landak. Sebanayak 340 menurutnya juga akan dibagi kepada tenaga kesehatan yang berjumlah 1.456, untuk sasaran vaksinasi bagi nakes dan tenaga penunjang kesehatan lainnya dan sasaran dan tenaga penunjang lainnya yang dapat menerima dosis ketiga adalah 825 orang.

Baca Juga :  Buruh Landak Datangi DPRD

“Sasaran dan penunjang kesehatan lainnya yang sudah menerima dosis ketiga berjumlah 172 orang atau 20,8 persen per 19 Agustus,” ucap Subanri.

Ia berharap, secara bertahap masyarakat bisa mendapatkan vaksin ini. Apalagi berdasarkan data yang pihaknya terima, permintaan vaksinasi di setiap kecamatan cukup tinggi. Ia pun berusaha mengusulkan data tersebut ke Dinas Kesehatan Provinsi dan Kementerian Kesehatan.

“Sesuai dengan data yang kami terima dari kecamatan atau puskesmas, berapa banyaknya kekurangan dosis kedua ini. Sebetulnya dosis kedua ini sudah jatuh tempo, hanya saja pemerintah secara bertahap akan memenuhi permintaan vaksin,” jelasnya.

Warga Antusias, Stok Vaksin Kurang

Berdasarkan data dari Satgas Covid-19, per-19 Agustus lalu sudah sebanyak 30.243 orang mendapatkan vaksin dosis pertama atau 10,23 persen dari total sasaran vaksinasi sebanyak 295.697. Angka total sasaran tersebut adalah 70 persen dari jumlah warga di Kabupaten Landak yakni 295.697 orang.

Baca Juga :  Kunjungi Mempawah Hulu, DPRD Landak Bahas Pemekaran Kecamatan

Sementara, menurutnya, sebanyak 19.783 orang atau 6,69 persen mendapatkan vaksin dosis kedua. “Masih sangat rendah dari cakupan persentase sasaran vaksinasi. Ini baru vaksin pertama saja 10,23 persen,” katanya.

Subanri mengatakan, pemerintah sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat yang sebetulnya cukup tinggi untuk mengikuti vaksinasi ini. Hanya saja, ketersediaan dosis vaksin dari pemerintah, diakui dia, masih belum mencukupi.

“Tapi ini sudah mulai bertahap dengan adanya moderna juga. Mudah-mudahan minggu-minggu ini bisa datang lagi sehingga sasaran atau masyarakat yang sudah mendaftar untuk dosis pertama bisa diatasi,” tutup Subanri. (mif)

Most Read

Mereka Generasi Emas Kayong Utara

Pemprov Siapkan Mal Pelayanan Publik

Satono-Rofi Daftar ke KPU

Artikel Terbaru

/