alexametrics
23 C
Pontianak
Wednesday, June 29, 2022

Banjir di Menyuke, Jalan Landak-Bengkayang Putus

NGABANG – Hujan deras yang menimpa sebagian besar wilayah Kabupaten Landak, Selasa (23/6) malam membuat sejumlah desa terendam banjir.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Pontianak Post, banjir merendam sebagian wilayah Kecamatan Banyuke Hulu, Menyuke, Sengah Temila dan Ngabang.

Banjir merendam Desa Darit, Desa Anik, dan Desa Songga di Kecamatan Menyuke. Di Darit, ketinggian air sekitar 30-50 cm.

Sementara di Songga, banjir setinggi 50 cm membuat ruas jalan Landak – Bengkayang terputus.

“Untuk sementara tak ada kendaraan yang bisa lewat,” kata Bhabinkamtibmas Polsek Menyuke, Bripka Ewaldus Leo kepada Pontianak Post, Rabu (24/6) pagi.

Sementara di Banyuke Hulu, banjir merendam setidaknya tiga desa. Tiga desa, yakni desa Kampet, Padang Pio dan Tembawang Bale. Ketinggian air bervariasi, sekitar 1 – 1,5 meter

Baca Juga :  Pelajar Konvoi Kelulusan Saat Pandemi

“Di sini banjir sudah mulai surut,” katanya.

Selain itu, banjir juga sempat memutuskan jalur Ngabang – Mandor, tepatnya di jembatan Desa Sidas. Ketinggian air, mencapai 1 meter membuat tak ada kendaraan dapat melintas selama beberapa jam.

“Ketinggian air di sana sampai 1 m. Sekarang sudah bisa dilewati,” kata Camat Sengah Temila, Emilius. (mif)

NGABANG – Hujan deras yang menimpa sebagian besar wilayah Kabupaten Landak, Selasa (23/6) malam membuat sejumlah desa terendam banjir.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Pontianak Post, banjir merendam sebagian wilayah Kecamatan Banyuke Hulu, Menyuke, Sengah Temila dan Ngabang.

Banjir merendam Desa Darit, Desa Anik, dan Desa Songga di Kecamatan Menyuke. Di Darit, ketinggian air sekitar 30-50 cm.

Sementara di Songga, banjir setinggi 50 cm membuat ruas jalan Landak – Bengkayang terputus.

“Untuk sementara tak ada kendaraan yang bisa lewat,” kata Bhabinkamtibmas Polsek Menyuke, Bripka Ewaldus Leo kepada Pontianak Post, Rabu (24/6) pagi.

Sementara di Banyuke Hulu, banjir merendam setidaknya tiga desa. Tiga desa, yakni desa Kampet, Padang Pio dan Tembawang Bale. Ketinggian air bervariasi, sekitar 1 – 1,5 meter

Baca Juga :  Pembunuh Diringkus, Sempat Setubuhi Korban

“Di sini banjir sudah mulai surut,” katanya.

Selain itu, banjir juga sempat memutuskan jalur Ngabang – Mandor, tepatnya di jembatan Desa Sidas. Ketinggian air, mencapai 1 meter membuat tak ada kendaraan dapat melintas selama beberapa jam.

“Ketinggian air di sana sampai 1 m. Sekarang sudah bisa dilewati,” kata Camat Sengah Temila, Emilius. (mif)

Most Read

Artikel Terbaru

/