alexametrics
25.6 C
Pontianak
Thursday, May 19, 2022

Direktur RSUD Landak: Pasien Pulang Dalam Keadaan Sehat

NGABANG – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Landak dr Wahyu Purnomo angkat bicara terkait viralnya pelayanan yang kurang baik dari rekaman video warga yang menunjukan suasana ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Landak kosong.

Menurutnya, sesuai dengan Standar & Prosedur Operasional (SPO) di RSUD Landak bahwa pasien datang harus dilayani terlebih dahulu setelah itu baru pendaftaran pasien, namun saat di pendaftaran pasien petugas loket tersebut sedang tidak berada di tempat.

“Jadi mungkin jika ditempat lain harus daftar terlebih dahulu baru dilayani, tetapi disini tidak seperti itu. Disini pasien datang dilayani dulu, ketika sudah dilayani di ruang VK baru pihak keluarga pasien dimohon untuk mendaftarkan pasien. Nah inilah yang terjadi, posisinya ketika mau mendaftar kedepan dokter sedang ke ICU, petugas yang pendaftaran itu sedang ke kamar kecil yang terlihat di CCTV sekitar 10 menit. Waktu yang kosong itulah akun srilestari_98 merekamnya,” ucap Wahyu kepada wartawan pada Jumat (25/2).

Baca Juga :  Waspada Virus Demam Babi Afrika

Terkait pasien yang diceritakan oleh akun srilestari_98 di media sosial, dr. wahyu mengatakan bahwa pasien tersebut ditangani dengan sebaik-baiknya dan sudah pulang dengan keadaan sehat.

“Kondisi pasien sendiri yang hemil dan melahirkan itu, pada malam itu sekitar pukul dua pagi melahirkan dengan lancar, ibu dan bayi sehat dan sudah pulang kemarin, artinya tidak ada masalah kesehatan yang serius sehingga sudah boleh pulang dan sudah boleh rawat jalan. Kami sudah bertanya langsung kepada pasien dan suaminya apakah ada komplain, namun pasien dan suaminya mengatakan tidak ada komplain serta berterima kasih sudah ditolong atau dibantu melahirkan. Selanjutnya yang komplain melalui medsos ini, tidak pernah menghubungi kami langsung tidak perna jadi langsung melalui medsos, kami sudah menghubungi yang bersangkutan yang memiliki akun srilestari_98 tersebut untuk kami minta klarifikasinya terkait maksud, tujuannya dan yang tidak jelas, dan mudah-mudahan setelah kami beri penjelasan yang bersangkutan dapat mengerti,” tutup Wahyu.(mif)

Baca Juga :  Desa Karangan Bangun Tempat Pengelolaan Sampah

NGABANG – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Landak dr Wahyu Purnomo angkat bicara terkait viralnya pelayanan yang kurang baik dari rekaman video warga yang menunjukan suasana ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Landak kosong.

Menurutnya, sesuai dengan Standar & Prosedur Operasional (SPO) di RSUD Landak bahwa pasien datang harus dilayani terlebih dahulu setelah itu baru pendaftaran pasien, namun saat di pendaftaran pasien petugas loket tersebut sedang tidak berada di tempat.

“Jadi mungkin jika ditempat lain harus daftar terlebih dahulu baru dilayani, tetapi disini tidak seperti itu. Disini pasien datang dilayani dulu, ketika sudah dilayani di ruang VK baru pihak keluarga pasien dimohon untuk mendaftarkan pasien. Nah inilah yang terjadi, posisinya ketika mau mendaftar kedepan dokter sedang ke ICU, petugas yang pendaftaran itu sedang ke kamar kecil yang terlihat di CCTV sekitar 10 menit. Waktu yang kosong itulah akun srilestari_98 merekamnya,” ucap Wahyu kepada wartawan pada Jumat (25/2).

Baca Juga :  Waspada Virus Demam Babi Afrika

Terkait pasien yang diceritakan oleh akun srilestari_98 di media sosial, dr. wahyu mengatakan bahwa pasien tersebut ditangani dengan sebaik-baiknya dan sudah pulang dengan keadaan sehat.

“Kondisi pasien sendiri yang hemil dan melahirkan itu, pada malam itu sekitar pukul dua pagi melahirkan dengan lancar, ibu dan bayi sehat dan sudah pulang kemarin, artinya tidak ada masalah kesehatan yang serius sehingga sudah boleh pulang dan sudah boleh rawat jalan. Kami sudah bertanya langsung kepada pasien dan suaminya apakah ada komplain, namun pasien dan suaminya mengatakan tidak ada komplain serta berterima kasih sudah ditolong atau dibantu melahirkan. Selanjutnya yang komplain melalui medsos ini, tidak pernah menghubungi kami langsung tidak perna jadi langsung melalui medsos, kami sudah menghubungi yang bersangkutan yang memiliki akun srilestari_98 tersebut untuk kami minta klarifikasinya terkait maksud, tujuannya dan yang tidak jelas, dan mudah-mudahan setelah kami beri penjelasan yang bersangkutan dapat mengerti,” tutup Wahyu.(mif)

Baca Juga :  Pemkab Dukung BPJS Ketenagakerjaan Bagi Anggota BPD

Most Read

Artikel Terbaru

/