alexametrics
32.8 C
Pontianak
Monday, July 4, 2022

Pasien Reaktif Asal Landak Meninggal Dunia

NGABANG – Satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) covid-19 asal Kabupaten Landak meninggal dunia, Sabtu (25/4). Dengan hasil rapid test reaktif, pasien pun dimakamkan sesuai protokol.

Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengkonfirmasi kabar tersebut. Pasien berjenis kelamin laki-laki berusia 41 tahun tersebut meninggal dunia di RSUD Landak pada pukul 12.45 WIB.

 

“Kami menginformasikan bencana COVID-19, bahwa pada hari ini (sabtu,25/04/20) ada salah seorang PDP yang meninggal dunia dan telah dimakamkan sesuai dengan standar protokol COVID-19,” ungkap Karolin saat ditemui di Pendopo Bupati Landak, sabtu (25/4) malam.

Berdasarkan rekam medik pasien, almarhum dirujuk dari puskesmas Ngabang dengan gejala sesak nafas dan status PDP. Pasien diterima di IGD RSUD Landak sekitar pukul 12:00 WIB dengan kondisi kritis, dengan keluhan sesak nafas.

Baca Juga :  Intervensi Vaksin Efektif di Tengah Pandemi

Kemudian tim medis melakukan tindakan pertolongan, namun nyawa pasien tak dapat diselamatkan.

Hasil rapid test pasien adalah reaktif dan jenazah pasien kemudian dirawat sesuai prosedur standar protokol COVID-19 serta langsung dimakamkan sekitar pukul 17:00 WIB.

“Pasien memang meliki riwayat penyakit jantung sebelumnya, tetapi yang menyebabka pasien ini PDP adalah hasil rapid test yang reaktif,” jelasnya. (mif)

NGABANG – Satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) covid-19 asal Kabupaten Landak meninggal dunia, Sabtu (25/4). Dengan hasil rapid test reaktif, pasien pun dimakamkan sesuai protokol.

Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengkonfirmasi kabar tersebut. Pasien berjenis kelamin laki-laki berusia 41 tahun tersebut meninggal dunia di RSUD Landak pada pukul 12.45 WIB.

 

“Kami menginformasikan bencana COVID-19, bahwa pada hari ini (sabtu,25/04/20) ada salah seorang PDP yang meninggal dunia dan telah dimakamkan sesuai dengan standar protokol COVID-19,” ungkap Karolin saat ditemui di Pendopo Bupati Landak, sabtu (25/4) malam.

Berdasarkan rekam medik pasien, almarhum dirujuk dari puskesmas Ngabang dengan gejala sesak nafas dan status PDP. Pasien diterima di IGD RSUD Landak sekitar pukul 12:00 WIB dengan kondisi kritis, dengan keluhan sesak nafas.

Baca Juga :  Polisi Tangkap 4 Tersangka Narkoba di Ngabang

Kemudian tim medis melakukan tindakan pertolongan, namun nyawa pasien tak dapat diselamatkan.

Hasil rapid test pasien adalah reaktif dan jenazah pasien kemudian dirawat sesuai prosedur standar protokol COVID-19 serta langsung dimakamkan sekitar pukul 17:00 WIB.

“Pasien memang meliki riwayat penyakit jantung sebelumnya, tetapi yang menyebabka pasien ini PDP adalah hasil rapid test yang reaktif,” jelasnya. (mif)

Most Read

Artikel Terbaru

/