alexametrics
30.6 C
Pontianak
Sunday, August 14, 2022

Harap Masyarakat Manfaatkan Bantuan Rumah Swadaya

Dewan Landak Sosialisasi Penerimaan BRS

NGABANG – Ketua DPRD Landak, Heri Saman melakukan sosialisasi dan buka rekening penerimaan Bantuan Rumah Swadaya (BRS) dan pelaksanaan program kegiatan Bantuan Stimulan Rumah Swadaya (BSRS) di Aula Kecamatan Menyuke, Sabtu (25/6).

Ia mengatakan agenda ini adalah sosialisasi dan buka rekening penerimaan bantuan rumah swadaya dan pelaksanaan program kegiatan bantuan stimulan rumah swadaya yang di mana Desa Darit mendapat bantuan swadaya. Ini merupakan program yang sangat baik untuk memberantas atau mengurangi tingkat kemiskinan yang ada di Kabupaten Landak.

“Desa Darit mendapatkan 35 unit rumah bantuan swadaya yang cukup dikategorikan rumah tidak layak huni sehingga mendapat bantuan ini. Ini merupakan salah satu program untuk mengurangi tingkat kemiskinan yang ada di Kabupaten Landak, ini merupakan program yang sangat strategis,” ungkapnya.

Baca Juga :  Sosialisasikan SE Menteri Agama RI

Ia menjelaskan, pada tahun anggaran 2022 Kabupaten Landak mendapatkan alokasi 280 unit rumah, dengan total anggaran Rp9,8 miliar. Maka, DPRD Landak bersama Pemerintah Daerah menyiapkan dana sharing DAU Rp15 juta agar bisa mendapatkan dana dari pusat DAK Rp20 juta, sehingga dana untuk 1 buah unit BSRS yaitu Rp35 juta untuk bangun baru. Karena ada juga yang mendapatkan Rp20 juta untuk rehab, sehingga dana DAK Rp5,6 miliar dan dana sharing DAU Rp4,2 miliar, tersebar di 11 desa pada 6 Kecamatan.

“Tidak semua desa mendapatkan bantuan stimulan swadaya ini, sehingga kami berharap kepada masyarakat yang menerima bantuan tetap memanfaatkan bantuan yang sudah ada dan mendukung program yang berjalan. Nanti akan dibuatkan kelompok untuk saling membantu sehinggan bisa berjalan dengan baik,” tambahnya.

Baca Juga :  Tingkatkan Kepedulian Masyarakat Terhadap Keselamatan Ketenagalistrikan

Ketua Komisi C Margareta, juga mengatakan akan membuat prioritas pekerjaan di OPD mitra terutama di dinas PUPRPERA.

“Kami akan akan meminta kepada OPD untuk memprioritaskan hal-hal yang sangat urgen, seperti peningkatan ruas jalan penghubung antar kecamatan, selain penambahan anggaran di bidang perumahan. Kepada masyarakat tolong dibantu pihak Dinas atau tenaga fasilitator lapangan yang akan membantu bapak/ibu dalam kegiatan-kegiatan pembangunan,” ujar Margareta.

Sementara itu Kepala Desa Darit Kris Biantoro mengucapkan banyak terima kasih dan mengapresiasi pemerintah daerah atas bantuan yang telah diberikan. “Dari 78 unit yang diajukan dan Puji Tuhan yang diterima 35 unit. Kita perlu mengapresiasi kepada pemda dan ini bantuan pertama yang diberikan dan akhirnya terjawab,”kata Kades.(mif)

Dewan Landak Sosialisasi Penerimaan BRS

NGABANG – Ketua DPRD Landak, Heri Saman melakukan sosialisasi dan buka rekening penerimaan Bantuan Rumah Swadaya (BRS) dan pelaksanaan program kegiatan Bantuan Stimulan Rumah Swadaya (BSRS) di Aula Kecamatan Menyuke, Sabtu (25/6).

Ia mengatakan agenda ini adalah sosialisasi dan buka rekening penerimaan bantuan rumah swadaya dan pelaksanaan program kegiatan bantuan stimulan rumah swadaya yang di mana Desa Darit mendapat bantuan swadaya. Ini merupakan program yang sangat baik untuk memberantas atau mengurangi tingkat kemiskinan yang ada di Kabupaten Landak.

“Desa Darit mendapatkan 35 unit rumah bantuan swadaya yang cukup dikategorikan rumah tidak layak huni sehingga mendapat bantuan ini. Ini merupakan salah satu program untuk mengurangi tingkat kemiskinan yang ada di Kabupaten Landak, ini merupakan program yang sangat strategis,” ungkapnya.

Baca Juga :  Imbau Masyarakat Rayakan Natal Disiplin Protokol Kesehatan

Ia menjelaskan, pada tahun anggaran 2022 Kabupaten Landak mendapatkan alokasi 280 unit rumah, dengan total anggaran Rp9,8 miliar. Maka, DPRD Landak bersama Pemerintah Daerah menyiapkan dana sharing DAU Rp15 juta agar bisa mendapatkan dana dari pusat DAK Rp20 juta, sehingga dana untuk 1 buah unit BSRS yaitu Rp35 juta untuk bangun baru. Karena ada juga yang mendapatkan Rp20 juta untuk rehab, sehingga dana DAK Rp5,6 miliar dan dana sharing DAU Rp4,2 miliar, tersebar di 11 desa pada 6 Kecamatan.

“Tidak semua desa mendapatkan bantuan stimulan swadaya ini, sehingga kami berharap kepada masyarakat yang menerima bantuan tetap memanfaatkan bantuan yang sudah ada dan mendukung program yang berjalan. Nanti akan dibuatkan kelompok untuk saling membantu sehinggan bisa berjalan dengan baik,” tambahnya.

Baca Juga :  BPJS Cabang Sintang Sosialisasi Manfaat Program JKN

Ketua Komisi C Margareta, juga mengatakan akan membuat prioritas pekerjaan di OPD mitra terutama di dinas PUPRPERA.

“Kami akan akan meminta kepada OPD untuk memprioritaskan hal-hal yang sangat urgen, seperti peningkatan ruas jalan penghubung antar kecamatan, selain penambahan anggaran di bidang perumahan. Kepada masyarakat tolong dibantu pihak Dinas atau tenaga fasilitator lapangan yang akan membantu bapak/ibu dalam kegiatan-kegiatan pembangunan,” ujar Margareta.

Sementara itu Kepala Desa Darit Kris Biantoro mengucapkan banyak terima kasih dan mengapresiasi pemerintah daerah atas bantuan yang telah diberikan. “Dari 78 unit yang diajukan dan Puji Tuhan yang diterima 35 unit. Kita perlu mengapresiasi kepada pemda dan ini bantuan pertama yang diberikan dan akhirnya terjawab,”kata Kades.(mif)

Most Read

Artikel Terbaru

/