alexametrics
25 C
Pontianak
Thursday, August 18, 2022

Bupati Minta Tingkatkan Monev Penyusunan RKPD 2021

NGABANG – Bupati Landak dr Karolin Margret Natasa membuka acara Forum Gabungan Perangkat Daerah Kabupaten Landak Tahun 2020 untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Landak Tahun 2021 di Aula Bappeda Kabupaten Landak pada Kamis (27/2).

Bupati meminta monitoring dan evaluasi program dan kegiatan tersebut agar mampu mengambil kebijakan dalam pencapaian target yang telah diusulkan. Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi terhadap program dan kegiatan pada tahun sebelumnya, masih ditemukan berbagai kelemahan baik perencanaan maupun pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Landak. Sebab itu, Karolin menegaskan, terhadap monitoring dan evaluasi program dan kegiatan, agar mampu mengambil kebijakan dalam pencapaian target yang telah diusulkan.

“Saya minta semua pihak, agar mampu merumuskan beberapa kebijakan dan program strategis untuk memacu percepatan pencapaian target pembangunan RPJMD Kabupaten Landak Tahun 2017-2022. Dengan demikian forum ini dapat menjadi forum perangkat daerah yang benar-benar maksimal kegiatannya. Sehingga akan mempertajam indikator serta target program dan kegiatan perangkat daerah, sesuai dengan kewenangannya masing-masing. Hasilnya tentu dapat mempercepat pembangunan di Kabupaten Landak,” tegas Karolin.

Baca Juga :  Berawal Dari Kecurigaan, Warga Bekuk Pelaku Penggelapan Motor

Forum Gabungan Perangkat Daerah ini sendiri bertujuan untuk mensinkronkan prioritas kegiatan pembangunan dari kecamatan, dan prioritas Perangkat Daerah (PD) untuk penyusunan rancangan Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja PD) Kabupaten Landak. Diantaranya, menetapkan kegiatan prioritas yang dimuat dalam Renja PD, menyesuaikan prioritas Renja PD dengan plafon/pagu dana Perangkat Daerah (PD) yang termuat dalam prioritas pembangunan daerah Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), dan mengidentifikasi keefektifan berbagai regulasi yang berkaitan dengan fungsi Perangkat Daerah (PD), terutama yang mendukung terlaksananya Renja PD.

Bupati menyampaikan, Forum Perangkat Daerah yang dilaksanakan pada saat ini merupakan salah satu tahapan dalam proses perencanaan pembangunan sebagaimana yang telah diamanatkan dalam Undang-undang Nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional. Dimana proses penyelenggaraan pembangunan dilaksanakan secara bersama-sama antara pemerintah dan seluruh komponen masyarakat.

“Masyarakat merupakan mitra kerja pemerintah dalam setiap tahapan proses pembangunan, yaitu dimulai dari tahap perencanaan, tahap pelaksanaan sampai ke tahap evaluasi. Hal ini berarti masyarakat tidak lagi dijadikan sebagai objek dari pembangunan, melainkan juga diikutsertakan dalam proses penentuan arah dan kebijakan daerah,” ujar Karolin.

Baca Juga :  Tak Terima Ajakan Menikah Ditolak, Pria di Landak Sebarkan Berita Hoaks

Selanjutnya, Karolin juga menyampaikan Forum Perangkat Daerah ini merupakan lanjutan dari pelaksanaan Musrenbang yang dilaksanakan beberapa waktu lalu. Sebab itu, Karolin berharap agar pelaksanaan yang diselenggrakan dalam acara ini bisa dijadikan pedoman bagi seluruh perangkat daerah di masa yang akan datang.

“Forum Perangkat Daerah yang kita laksanakan pada kesempatan ini adalah merupakan lanjutan dari pelaksanaan musrenbang ditingkat kecamatan se-Kabupaten Landak yang telah dilaksanakan pada tanggal 10 sampai dengan 21 Februari 2020 yang lalu. Oleh karena itu, saya minta apapun hasil dari pelaksanaan musrenbang tingkat kecamatan tersebut, harus dijadikan pedoman bagi seluruh perangkat daerah dalam penyusunan rencana kerja perangkat daerah tahun 2021 yang akan datang,” terang Karolin. (mif)

NGABANG – Bupati Landak dr Karolin Margret Natasa membuka acara Forum Gabungan Perangkat Daerah Kabupaten Landak Tahun 2020 untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Landak Tahun 2021 di Aula Bappeda Kabupaten Landak pada Kamis (27/2).

Bupati meminta monitoring dan evaluasi program dan kegiatan tersebut agar mampu mengambil kebijakan dalam pencapaian target yang telah diusulkan. Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi terhadap program dan kegiatan pada tahun sebelumnya, masih ditemukan berbagai kelemahan baik perencanaan maupun pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Landak. Sebab itu, Karolin menegaskan, terhadap monitoring dan evaluasi program dan kegiatan, agar mampu mengambil kebijakan dalam pencapaian target yang telah diusulkan.

“Saya minta semua pihak, agar mampu merumuskan beberapa kebijakan dan program strategis untuk memacu percepatan pencapaian target pembangunan RPJMD Kabupaten Landak Tahun 2017-2022. Dengan demikian forum ini dapat menjadi forum perangkat daerah yang benar-benar maksimal kegiatannya. Sehingga akan mempertajam indikator serta target program dan kegiatan perangkat daerah, sesuai dengan kewenangannya masing-masing. Hasilnya tentu dapat mempercepat pembangunan di Kabupaten Landak,” tegas Karolin.

Baca Juga :  Bupati Pimpin Apel Operasi Ketupat

Forum Gabungan Perangkat Daerah ini sendiri bertujuan untuk mensinkronkan prioritas kegiatan pembangunan dari kecamatan, dan prioritas Perangkat Daerah (PD) untuk penyusunan rancangan Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja PD) Kabupaten Landak. Diantaranya, menetapkan kegiatan prioritas yang dimuat dalam Renja PD, menyesuaikan prioritas Renja PD dengan plafon/pagu dana Perangkat Daerah (PD) yang termuat dalam prioritas pembangunan daerah Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), dan mengidentifikasi keefektifan berbagai regulasi yang berkaitan dengan fungsi Perangkat Daerah (PD), terutama yang mendukung terlaksananya Renja PD.

Bupati menyampaikan, Forum Perangkat Daerah yang dilaksanakan pada saat ini merupakan salah satu tahapan dalam proses perencanaan pembangunan sebagaimana yang telah diamanatkan dalam Undang-undang Nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional. Dimana proses penyelenggaraan pembangunan dilaksanakan secara bersama-sama antara pemerintah dan seluruh komponen masyarakat.

“Masyarakat merupakan mitra kerja pemerintah dalam setiap tahapan proses pembangunan, yaitu dimulai dari tahap perencanaan, tahap pelaksanaan sampai ke tahap evaluasi. Hal ini berarti masyarakat tidak lagi dijadikan sebagai objek dari pembangunan, melainkan juga diikutsertakan dalam proses penentuan arah dan kebijakan daerah,” ujar Karolin.

Baca Juga :  Sungai Landak Meluap, Ngabang Banjir Lagi

Selanjutnya, Karolin juga menyampaikan Forum Perangkat Daerah ini merupakan lanjutan dari pelaksanaan Musrenbang yang dilaksanakan beberapa waktu lalu. Sebab itu, Karolin berharap agar pelaksanaan yang diselenggrakan dalam acara ini bisa dijadikan pedoman bagi seluruh perangkat daerah di masa yang akan datang.

“Forum Perangkat Daerah yang kita laksanakan pada kesempatan ini adalah merupakan lanjutan dari pelaksanaan musrenbang ditingkat kecamatan se-Kabupaten Landak yang telah dilaksanakan pada tanggal 10 sampai dengan 21 Februari 2020 yang lalu. Oleh karena itu, saya minta apapun hasil dari pelaksanaan musrenbang tingkat kecamatan tersebut, harus dijadikan pedoman bagi seluruh perangkat daerah dalam penyusunan rencana kerja perangkat daerah tahun 2021 yang akan datang,” terang Karolin. (mif)

Most Read

Artikel Terbaru

/