alexametrics
29 C
Pontianak
Saturday, July 2, 2022

Korban Kecelakaan Maut di Desa Raja Bertambah

NGABANG – Jumlah korban tewas akibat mobil Toyota Fortuner bernopol KB 118 AT yang menabrak warga yang tengah bersantai di Jalan Pangeran Cinata Desa Raja Ngabang, Jumat (27/9) bertambah.

Sebelumnya bayi perempuan dilaporkan meninggal dunia. Korban kedua yang meninggal atas nama Jamrut, warga Dusun Martalaya Desa Raja Ngabang. Ia dinyatakan meninggal ketika sampai di RSUD. Jasad korban lalu dimakamkan pihak keluarga pada Sabtu (28/9) lalu.

Sementara pelaku sejak Jumat (27/9) malam diamankan di Mapolres Landak untuk. Hingga saat ini, proses pemeriksaan masih terus berjalan.

Kasat Lantas Polres Landak AKP Gandi Darma menyebut, hingga kini pihaknya masih memeriksa sejumlah saksi untuk menetapkan status pelaku.

Baca Juga :  Ditegur Tak Gunakan Jaring Pengaman

“Saat ini masih kita lengkapi pemeriksaan saksi-saksi. Selanjutnya akan kita lakukan gelar perkara internal untuk penetapan statusnya,” katanya Sabtu (28/9).

Ia menjelaskan dari gelar perkara tersebut maka akan dilakukan penetapan tersangka, untuk diproses lebih lanjut. “Iya, setelah gelar perkara, penetapan tersangka,” ungkapnya. (mif)

NGABANG – Jumlah korban tewas akibat mobil Toyota Fortuner bernopol KB 118 AT yang menabrak warga yang tengah bersantai di Jalan Pangeran Cinata Desa Raja Ngabang, Jumat (27/9) bertambah.

Sebelumnya bayi perempuan dilaporkan meninggal dunia. Korban kedua yang meninggal atas nama Jamrut, warga Dusun Martalaya Desa Raja Ngabang. Ia dinyatakan meninggal ketika sampai di RSUD. Jasad korban lalu dimakamkan pihak keluarga pada Sabtu (28/9) lalu.

Sementara pelaku sejak Jumat (27/9) malam diamankan di Mapolres Landak untuk. Hingga saat ini, proses pemeriksaan masih terus berjalan.

Kasat Lantas Polres Landak AKP Gandi Darma menyebut, hingga kini pihaknya masih memeriksa sejumlah saksi untuk menetapkan status pelaku.

Baca Juga :  Satgas TMMD Kenalkan TNI Kepada Anak-anak Desa Tolok

“Saat ini masih kita lengkapi pemeriksaan saksi-saksi. Selanjutnya akan kita lakukan gelar perkara internal untuk penetapan statusnya,” katanya Sabtu (28/9).

Ia menjelaskan dari gelar perkara tersebut maka akan dilakukan penetapan tersangka, untuk diproses lebih lanjut. “Iya, setelah gelar perkara, penetapan tersangka,” ungkapnya. (mif)

Most Read

Artikel Terbaru

/