alexametrics
25 C
Pontianak
Friday, May 20, 2022

Supir Ditetapkan Tersangka, Kecelakaan Yang Tewaskan Dua Warga Desa Raja Ngabang

NGABANG – Penyidikan kecelakaan maut yang menewaskan dua warga dan tiga lainnya luka berat di Desa Raja Kecamatan Ngabang dilakukan secara cepat oleh Satlantas Polres landak. Hasilnya, polisi menetapkan Astra Pegawa (20) sebagai tersangka dalam kejadian laka maut ini. Dia adalah pengemudi mobil Toyota Fortuner KB 118 AT.

Dalam Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Pangeran Cinata Dusun Raja Desa Raja Ngabang, Jumat (27/9) sore. Astra diduga lalai sehingga mengakibatkan mobil lepas kendali menabrak warga yang tengah bersantai sore di depan rumah. Dua korban tewas, dan tiga lainnya dilarikan ke rumah sakit.

“Sudah kita tetapkan sebagai tersangka,” kata Kasat Lantas Polres Landak, AKP Gandi Darma, Sabtu (28/9) sore.

Baca Juga :  Pemilik Mini Market Diingatkan Untuk Terapkan Prokes

Penetapan tersangka itu, lanjut Gandi, adalah hasil gelar perkara penyidik usai pemeriksaan sejumlah saksi-saksi.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dijerat UU 22/2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) pasal 310 ayat 3 dan 4. Ancaman maksimalnya enam tahun penjara.

“Tersangka saat ini kami amankan di Mapolres Landak,” bebernya.

Seperti dberitakan sebelumnya, sebuah mobil Toyota Fortuner dengan nomor polisi KB 118 AT milik Astra Pegawa (20), calon anggota DPRD Landak dari Partai Nasdem, melaju dari arah Keraton Landak menuju Mungguk. Sampai di TKP, mobil tiba-tiba masuk ke jalur kanan jalan dan menyeruduk warga yang tengah mengobrol di halaman rumah Ulak Imin. Tak hanya itu, mobil juga menabrak pengendara sepeda motor KB 3417 yang melintas.

Baca Juga :  Banjir Luapan Sungai Landak Mulai Rendam Jalan Ngabang

Warga berhamburan berusaha menghindar. Namun lainnya terpental tertabrak mobil. Nahas, bayi perempuan berusia satu tahun, meninggal dunia akibat kejadian tersebut.

Sementara korban meninggal lainnya yakni Pengendara sepeda motor KB 3417 LR, Jamrut (55), warga Dusun Martalaya, Desa Raja setelah mengalami luka pada lengan tangan kiri, tangan kanan patah.

Sedangkan korban lainnya masih mendapatkan perawatan hakni Rasydan Khairul Hanan (3,5) warga Dusun Raja, Desa Raja mengalami luka bagian muka lecet. Annisa Yusnita (26) warga Dusun Sei Buluh, Desa Hilir Kantor. Dan Ramena, warga Dusun Raja, Desa Raja mengalami luka bagian atas mata sebelah kiri robek. (mif)

NGABANG – Penyidikan kecelakaan maut yang menewaskan dua warga dan tiga lainnya luka berat di Desa Raja Kecamatan Ngabang dilakukan secara cepat oleh Satlantas Polres landak. Hasilnya, polisi menetapkan Astra Pegawa (20) sebagai tersangka dalam kejadian laka maut ini. Dia adalah pengemudi mobil Toyota Fortuner KB 118 AT.

Dalam Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Pangeran Cinata Dusun Raja Desa Raja Ngabang, Jumat (27/9) sore. Astra diduga lalai sehingga mengakibatkan mobil lepas kendali menabrak warga yang tengah bersantai sore di depan rumah. Dua korban tewas, dan tiga lainnya dilarikan ke rumah sakit.

“Sudah kita tetapkan sebagai tersangka,” kata Kasat Lantas Polres Landak, AKP Gandi Darma, Sabtu (28/9) sore.

Baca Juga :  Ungkap 137 Kasus Selama Ops Pekat, Polres Landak Tetapkan 31 Tersangka

Penetapan tersangka itu, lanjut Gandi, adalah hasil gelar perkara penyidik usai pemeriksaan sejumlah saksi-saksi.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dijerat UU 22/2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) pasal 310 ayat 3 dan 4. Ancaman maksimalnya enam tahun penjara.

“Tersangka saat ini kami amankan di Mapolres Landak,” bebernya.

Seperti dberitakan sebelumnya, sebuah mobil Toyota Fortuner dengan nomor polisi KB 118 AT milik Astra Pegawa (20), calon anggota DPRD Landak dari Partai Nasdem, melaju dari arah Keraton Landak menuju Mungguk. Sampai di TKP, mobil tiba-tiba masuk ke jalur kanan jalan dan menyeruduk warga yang tengah mengobrol di halaman rumah Ulak Imin. Tak hanya itu, mobil juga menabrak pengendara sepeda motor KB 3417 yang melintas.

Baca Juga :  DPRD Landak Terima Study Banding DPRD Ketapang, Bahas Perda Perlindungan Masyarakat Adat

Warga berhamburan berusaha menghindar. Namun lainnya terpental tertabrak mobil. Nahas, bayi perempuan berusia satu tahun, meninggal dunia akibat kejadian tersebut.

Sementara korban meninggal lainnya yakni Pengendara sepeda motor KB 3417 LR, Jamrut (55), warga Dusun Martalaya, Desa Raja setelah mengalami luka pada lengan tangan kiri, tangan kanan patah.

Sedangkan korban lainnya masih mendapatkan perawatan hakni Rasydan Khairul Hanan (3,5) warga Dusun Raja, Desa Raja mengalami luka bagian muka lecet. Annisa Yusnita (26) warga Dusun Sei Buluh, Desa Hilir Kantor. Dan Ramena, warga Dusun Raja, Desa Raja mengalami luka bagian atas mata sebelah kiri robek. (mif)

Most Read

Artikel Terbaru

/