alexametrics
26.7 C
Pontianak
Saturday, May 21, 2022

Sidas Jadi Percontohan Pertanian Modern

NGABANG—Kelompok Tani Coba Maju, i Desa Sidas Kecamatan Sengah Temila, menjadi percontohan program pertanian modern di Kabupaten Landak. Program ini, diharapkan dapat mendorong para petani untuk beranjak dari pola pertanian tradisional untuk meningkatkan produktivitas.

Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengatakan, luas areal hamparan sawah yang dipanen kurang lebih empat hektare serta menggunakan benih padi unggul dan alat mesin pertanian, sehingga dapat mendorong para petani di Kabupaten Landak mengubah pola pikir dalam bertani.

“Masyarakat kita masih belum mampu bertani secara modern. Oleh karena itu, kami terus menggugah masyarakat agar mereka terus meningkatkan pertanian, meningkatkan pengetahuan, kemudian merubah cara kerja dari tradisional ke pertanian modern,” Ucap Karolin usai melakukan panen padi perdana pertanian modern pada penangkar benih di Kelompok Tani Coba Maju, Desa Sidas, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak, Sabtu (26/9).

Baca Juga :  Jembatan Desa Temiang Sawi Roboh Diterjang Banjir

Ia menegaskan bahwa pemkab terus berupaya memberikan program-program baik dari pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten dengan harapan dapat meningkatkan produksi pertaniannya.

“Dengan program-program dari pemerintah baik dari pemerintah pusat, Provinsi maupun Kabupaten Landak, masyarakat bisa meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Landak.

Ini salah satu pontensi meningkatkan ekonomi masyarakat adalah melalui pertanian, karena luas lahan pertanian masih sangat memadai hanya saja masih belum dioptimalkan karena masih banyak lahan tidur yang belum dimanfaatkan masyarakat,” terang Karolin.

Di tempat yang sama, Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kalimantan Barat 1 Cornelis mengatakan sebagai wakil rakyat dirinya terus berupaya memotivasi masyarakat untuk ikut menjaga ketahanan pangan yang salah satunya adalah pertanian padi, karena ketahanan pangan merupakan amanah dari pemerintah yang harus disampaikan kepada masyarakat.

Baca Juga :  BLT DD Tidak Bisa Dibagi Rata

“Dianjurkan kepada para petani, kita memanfaatkan lahan pertanian, lahan pekarangan untuk menanam tanaman pangan. Saya berupaya sekuat tenaga memotivasi masyarakat untuk ikut menanam tanaman pangan salah satu diantaranya adalah padi. Khusus untuk petani kita di kabupaten Landak ini, lahan cukup luas, bantuan bibit juga sudah disalurkan oleh Bupati Landak, obat-obatan dan pupuk agar dapat digunakan sebaik-baiknya,” ungkap mantan Gubernur Kalbar ini. (mif)

NGABANG—Kelompok Tani Coba Maju, i Desa Sidas Kecamatan Sengah Temila, menjadi percontohan program pertanian modern di Kabupaten Landak. Program ini, diharapkan dapat mendorong para petani untuk beranjak dari pola pertanian tradisional untuk meningkatkan produktivitas.

Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengatakan, luas areal hamparan sawah yang dipanen kurang lebih empat hektare serta menggunakan benih padi unggul dan alat mesin pertanian, sehingga dapat mendorong para petani di Kabupaten Landak mengubah pola pikir dalam bertani.

“Masyarakat kita masih belum mampu bertani secara modern. Oleh karena itu, kami terus menggugah masyarakat agar mereka terus meningkatkan pertanian, meningkatkan pengetahuan, kemudian merubah cara kerja dari tradisional ke pertanian modern,” Ucap Karolin usai melakukan panen padi perdana pertanian modern pada penangkar benih di Kelompok Tani Coba Maju, Desa Sidas, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak, Sabtu (26/9).

Baca Juga :  Pembahasan Tiga Raperda Dilanjutkan

Ia menegaskan bahwa pemkab terus berupaya memberikan program-program baik dari pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten dengan harapan dapat meningkatkan produksi pertaniannya.

“Dengan program-program dari pemerintah baik dari pemerintah pusat, Provinsi maupun Kabupaten Landak, masyarakat bisa meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Landak.

Ini salah satu pontensi meningkatkan ekonomi masyarakat adalah melalui pertanian, karena luas lahan pertanian masih sangat memadai hanya saja masih belum dioptimalkan karena masih banyak lahan tidur yang belum dimanfaatkan masyarakat,” terang Karolin.

Di tempat yang sama, Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kalimantan Barat 1 Cornelis mengatakan sebagai wakil rakyat dirinya terus berupaya memotivasi masyarakat untuk ikut menjaga ketahanan pangan yang salah satunya adalah pertanian padi, karena ketahanan pangan merupakan amanah dari pemerintah yang harus disampaikan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Nama Bupati Landak Dicatut

“Dianjurkan kepada para petani, kita memanfaatkan lahan pertanian, lahan pekarangan untuk menanam tanaman pangan. Saya berupaya sekuat tenaga memotivasi masyarakat untuk ikut menanam tanaman pangan salah satu diantaranya adalah padi. Khusus untuk petani kita di kabupaten Landak ini, lahan cukup luas, bantuan bibit juga sudah disalurkan oleh Bupati Landak, obat-obatan dan pupuk agar dapat digunakan sebaik-baiknya,” ungkap mantan Gubernur Kalbar ini. (mif)

Most Read

Artikel Terbaru

/