alexametrics
31 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Wilmar Grup Beri Bantuan 2.518 Paket di Landak

NGABANG- Wilmar melalui program Wilmar Peduli, mendistribusikan bantuan corporate social responsibility (CSR) ke lebih dari 13 provinsi di Indonesia. Wilayah pendistribusian berada di sekitar daerah operasional perusahaan.

Melalui anak perusahaannya di Kabupaten Landak, Wilmar Grup membagikan 2.518 paket bantuan yang diterima langsung secara simbolis oleh Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, Rabu (29/4) dengan disaksikan beberapa pejabat forkopimda Kabupaten Landak.

Pembagian ini selanjutnya disalurkan melalui beberapa perusahaan di kebun, diantaranya PT Daya Landak Plantation, PT Agronusa Investama, PT Putra Indotropical, PT Pratama Prosentindo dan PT Indoresins Putra Mandiri.

Saat pembagian berlangsung, Bupati sempat menanyakan tentang tempat karantina darurat di lokasi perusahaan jika terjadi sesuatu. Hal ini langsung dijawab oleh Gunawan Wibisono, Manager Eksternal Relations Wilmar Plantation Wilayah Kalimantan Barat.

“Saat ini kami telah menyiapkan dua rumah kosong di lokasi perusahaan yang siap digunakan jika terjadi kondisi darurat. Misalnya jika ada yang harus di karantina,” kata Gunawan di depan Bupati dan Kapolres Landak.

Baca Juga :  Urus Perizinan Secara Online

Terpisah, Head of Corporate Affairs Wilmar Johannes mengatakan, pihaknya akan mendistribusikan bantuan secara serentakpada bulan April dan Mei 2020 di sekitar wilayah operasi perusahaan, seperti di Sumatera Utara, Riau, Batam, Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Utara, dan sejumlah daerah lainnya.

“Bantuan dapat diperluas ke wilayah lain jika dibutuhkan dan saat ini pihak Wilmar sedang melakukan pembicaraan dengan beberapa pemerintah daerah terkait rencana pendistribusiannya. Kami akan terus mengikuti perkembangan dampak Covid-19,” kata Johannes melalui keterangan resmi kepada Pontianak Post.

Total nilai bantuan digunakan untuk pengadaan alat pelindung diri (APD) senilai lebih dari Rp 2,5 miliar, berupa masker, hand sanitizer, pembersih lantai, sabun cucitangan, sabun mandi, pakaian APD, kacamata safety, thermometer, alat semprot, cairan disinfektan, wastafel, dan lain-lain.

Baca Juga :  Anggarkan Replikasi Inovasi Pelayanan Publik

Sedangkan total nilai bantuan untuk sembako lebih dari Rp 10 miliar. Paket bantuan sembako tersebut masing-masing berupa beras 5 kg, minyak goreng Sania/Fortune 2 liter, gula 1 kg, tepung 1 kg, dan mie instant 10 bungkusuntuk setiap kepala keluarga. Bantuan tersebut ditargetkan akan diserahkan kepada sekitar 20,979 kepala keluarga. “Rencananya, kegiatan pemberian sembako akan dilaksanakan dua kali, yakni bulan April dan Mei 2020,” kata Johannes.

Sebelumnya, Country Head Wilmar Indonesia, Darwin telah berkomitmen mengalokasikan dana USD 1 jutauntuk pengadaan sembako dan APD guna meringakandampak Covid-19.

Sementara itu, untuk di Kalimantan Barat, Wilmar akan membagikan paket kepada 7335 keluarga di sekitar kebun milik Wilmar. Selain itu, Wilmar juga akan melakukan penyemprotan di 37 desa sekitar perusahaan. (ndo)

NGABANG- Wilmar melalui program Wilmar Peduli, mendistribusikan bantuan corporate social responsibility (CSR) ke lebih dari 13 provinsi di Indonesia. Wilayah pendistribusian berada di sekitar daerah operasional perusahaan.

Melalui anak perusahaannya di Kabupaten Landak, Wilmar Grup membagikan 2.518 paket bantuan yang diterima langsung secara simbolis oleh Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, Rabu (29/4) dengan disaksikan beberapa pejabat forkopimda Kabupaten Landak.

Pembagian ini selanjutnya disalurkan melalui beberapa perusahaan di kebun, diantaranya PT Daya Landak Plantation, PT Agronusa Investama, PT Putra Indotropical, PT Pratama Prosentindo dan PT Indoresins Putra Mandiri.

Saat pembagian berlangsung, Bupati sempat menanyakan tentang tempat karantina darurat di lokasi perusahaan jika terjadi sesuatu. Hal ini langsung dijawab oleh Gunawan Wibisono, Manager Eksternal Relations Wilmar Plantation Wilayah Kalimantan Barat.

“Saat ini kami telah menyiapkan dua rumah kosong di lokasi perusahaan yang siap digunakan jika terjadi kondisi darurat. Misalnya jika ada yang harus di karantina,” kata Gunawan di depan Bupati dan Kapolres Landak.

Baca Juga :  RSUD Siapkan Ruang Isolasi

Terpisah, Head of Corporate Affairs Wilmar Johannes mengatakan, pihaknya akan mendistribusikan bantuan secara serentakpada bulan April dan Mei 2020 di sekitar wilayah operasi perusahaan, seperti di Sumatera Utara, Riau, Batam, Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Utara, dan sejumlah daerah lainnya.

“Bantuan dapat diperluas ke wilayah lain jika dibutuhkan dan saat ini pihak Wilmar sedang melakukan pembicaraan dengan beberapa pemerintah daerah terkait rencana pendistribusiannya. Kami akan terus mengikuti perkembangan dampak Covid-19,” kata Johannes melalui keterangan resmi kepada Pontianak Post.

Total nilai bantuan digunakan untuk pengadaan alat pelindung diri (APD) senilai lebih dari Rp 2,5 miliar, berupa masker, hand sanitizer, pembersih lantai, sabun cucitangan, sabun mandi, pakaian APD, kacamata safety, thermometer, alat semprot, cairan disinfektan, wastafel, dan lain-lain.

Baca Juga :  Pesan Berantai Penjahat Masuk Landak, Kapolres: Masyarakat Tak Perlu Resah

Sedangkan total nilai bantuan untuk sembako lebih dari Rp 10 miliar. Paket bantuan sembako tersebut masing-masing berupa beras 5 kg, minyak goreng Sania/Fortune 2 liter, gula 1 kg, tepung 1 kg, dan mie instant 10 bungkusuntuk setiap kepala keluarga. Bantuan tersebut ditargetkan akan diserahkan kepada sekitar 20,979 kepala keluarga. “Rencananya, kegiatan pemberian sembako akan dilaksanakan dua kali, yakni bulan April dan Mei 2020,” kata Johannes.

Sebelumnya, Country Head Wilmar Indonesia, Darwin telah berkomitmen mengalokasikan dana USD 1 jutauntuk pengadaan sembako dan APD guna meringakandampak Covid-19.

Sementara itu, untuk di Kalimantan Barat, Wilmar akan membagikan paket kepada 7335 keluarga di sekitar kebun milik Wilmar. Selain itu, Wilmar juga akan melakukan penyemprotan di 37 desa sekitar perusahaan. (ndo)

Most Read

Artikel Terbaru

/