alexametrics
22.8 C
Pontianak
Wednesday, May 18, 2022

Bupati Karolin Terima Anugerah Dwija Raja Nugraha

NGABANG – Bupati Landak Karolin Margret Natasa mendapat Anugerah Dwija Raja Nugraha dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kalimantan Barat. Penganugerahan tersebut diberikan karena Karolin dianggap telah serius meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Landak yang bertujuan agar anak-anak landak bisa mendapatkan hak mereka dalam menenpuh pendidikan yang layak.

Penerimaan Anugerah Dwija Raja Nugraha diserahkan Oleh Ketua Umum PGRI Provinsi Kalbar kepada Bupati Landak Kamis (25/11). Bupati Karolin mengucapkan terimakasih atas penghargaan yang di berikan oleh Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Kalimantan Barat, karena telah menilai kepemimpinan Bupati Karolin yang serius membangun pendidikan di Kabupaten Landak.

“Saya ucapkan terimakasih kepada Pengurus PGRI Kalimantan Barat yang sudah memberikan penghagaan dan penanugerahan ini, namun yang terpenting bagi Saya adalah bagaiman pendidikan di kabupaten Landak ini bisa terus menigkat kualitas pendidikannya sehingga kita dapat menciptakan generasi masa depan yang mampu bersaing dengan anak-anak di daearah lain,” ucap Karolin di Ngabang, jumat (26/11).

Baca Juga :  Desa di Landak Mulai Salurkan BLT Dana Desa

Bupati Landak mengatakan masih banyak permasalahan yang dihadapi di dunia pendidikan saat ini termasuk di Kabupaten Landak, namun Karolin tetap berkomitmen untuk terus mewujudkan hal tersebut secara bertahap.

“PR (pekerjaan rumah) kita masih banyak pada bidang pendidikan ini, bukan hanya di Kabupaten Landak saja tetapi di selurh Indonesia baik untuk faslitas pendidikan maupun tenaga pendidiknya, untuk itu Saya terus berkomitmen secara bertahap dalam membangun pendidikan di Kabupaten Landak agar dapat dirasakan masyarakat untuk mencerdaskan anak bangsa,” ungkap Karolin.

Bupati Landak juga menjelaskan dalam komitmennya membangun pendidikan di Kabupaten Landak yakni dengan memberikan fasilitas pendidikan dasar di seluruh desa, baik secara formal maupun non-formal.

Baca Juga :  Ayo Tunda Bepergian

“Kita memberikan pendidikan mulai dari Desa baik secara formal maupun non-formal, seperti pembangunan PAUD, SD hingga SMP di Desa, SMA kita bangun di Kecamatan serta Univesitas maupun Sekolah Tinggi yang berada di ibu kota kabupaten. Untuk non-formal di desa kita berikan buku bacaan untuk perpustakaan desa serta menggerakkan kader-kader PKK maupun organisasi pendidikan memberikan pelatihan baca, tulis dan berhitung kepada masyarakat,” terang Karolin.(mif)

NGABANG – Bupati Landak Karolin Margret Natasa mendapat Anugerah Dwija Raja Nugraha dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kalimantan Barat. Penganugerahan tersebut diberikan karena Karolin dianggap telah serius meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Landak yang bertujuan agar anak-anak landak bisa mendapatkan hak mereka dalam menenpuh pendidikan yang layak.

Penerimaan Anugerah Dwija Raja Nugraha diserahkan Oleh Ketua Umum PGRI Provinsi Kalbar kepada Bupati Landak Kamis (25/11). Bupati Karolin mengucapkan terimakasih atas penghargaan yang di berikan oleh Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Kalimantan Barat, karena telah menilai kepemimpinan Bupati Karolin yang serius membangun pendidikan di Kabupaten Landak.

“Saya ucapkan terimakasih kepada Pengurus PGRI Kalimantan Barat yang sudah memberikan penghagaan dan penanugerahan ini, namun yang terpenting bagi Saya adalah bagaiman pendidikan di kabupaten Landak ini bisa terus menigkat kualitas pendidikannya sehingga kita dapat menciptakan generasi masa depan yang mampu bersaing dengan anak-anak di daearah lain,” ucap Karolin di Ngabang, jumat (26/11).

Baca Juga :  Ayo Tunda Bepergian

Bupati Landak mengatakan masih banyak permasalahan yang dihadapi di dunia pendidikan saat ini termasuk di Kabupaten Landak, namun Karolin tetap berkomitmen untuk terus mewujudkan hal tersebut secara bertahap.

“PR (pekerjaan rumah) kita masih banyak pada bidang pendidikan ini, bukan hanya di Kabupaten Landak saja tetapi di selurh Indonesia baik untuk faslitas pendidikan maupun tenaga pendidiknya, untuk itu Saya terus berkomitmen secara bertahap dalam membangun pendidikan di Kabupaten Landak agar dapat dirasakan masyarakat untuk mencerdaskan anak bangsa,” ungkap Karolin.

Bupati Landak juga menjelaskan dalam komitmennya membangun pendidikan di Kabupaten Landak yakni dengan memberikan fasilitas pendidikan dasar di seluruh desa, baik secara formal maupun non-formal.

Baca Juga :  Padam Setelah Lima Hari, Pemadam Lega

“Kita memberikan pendidikan mulai dari Desa baik secara formal maupun non-formal, seperti pembangunan PAUD, SD hingga SMP di Desa, SMA kita bangun di Kecamatan serta Univesitas maupun Sekolah Tinggi yang berada di ibu kota kabupaten. Untuk non-formal di desa kita berikan buku bacaan untuk perpustakaan desa serta menggerakkan kader-kader PKK maupun organisasi pendidikan memberikan pelatihan baca, tulis dan berhitung kepada masyarakat,” terang Karolin.(mif)

Most Read

Artikel Terbaru

/