alexametrics
25 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Akibat Bermain Pemantik Api Saat Curahkan Bensin, Rumah pun Terbakar

SENGAH TEMILA – Yuliana Sumiati Perempuan (50), warga Dusun Keranji Mancal Desa Keranji Mancal Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak harus merelakan rumahnya dilahap si Jago Merah pada Kamis, (30/1) siang.

Kapolsek Sengah Temila Ipda Hengki Gunawan menjelaskan, menurut keterangan saksi Omboy (43), sekitar pukul 11.00 WIB di belakang rumah, saksi sedang mencurahkan bensin dari jerigen besar ukuran 30 Liter ke dalam baskom. Kemudian dipindahkan lagi ke jerigen kecil ukuran 2 Liter karena untuk dijual. Sedangkan Yuliana Sumiati, sang pemilik rumah keluar dari pintu belakang rumah dengan membawa hewan peliharaan (anjing) untuk diikat ke pohon mangga.

Berjarak tiga meter, beberapa kali Yuliana Sumiati memainkan pematik api, akibat percikan pematik api serta adanya Uap bensin yang keluar.

Baca Juga :  Banjir Kiriman Genangi Empat Desa

“Percikan api pun menyambar bensin yang berada di baskom dan langsung membesar karena terdapat juga jerigen Bensin ukuran 30 Liter sekitar 10 jerigen,” jelas Kapolsek.

Karena panik, pemilik rumah meminta bantuan warga sekitar namun api telah membesar dan membakar seisi rumah yang berukuran 8×10 yang berdindingkan semen dan beratap seng (permanen).

Upaya Pemadaman yang dilakukan oleh masyarakat sekitar serta dua unit mobil pemadam kebakaran Sat Pol PP Kabupaten Landak, satu unit mobil pemadam kebakaran Satuan Pengendali Api Kamuda 137 Pahuman (SAPPAKAD 137) dan 5 orang personil dari Polsek Sengah Temila .

“Atas kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran. Namun kerugian diperkiraan puluhan juta rupiah,” pungkasnya. (mif)

Baca Juga :  Wajib Prokes saat PPDB

SENGAH TEMILA – Yuliana Sumiati Perempuan (50), warga Dusun Keranji Mancal Desa Keranji Mancal Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak harus merelakan rumahnya dilahap si Jago Merah pada Kamis, (30/1) siang.

Kapolsek Sengah Temila Ipda Hengki Gunawan menjelaskan, menurut keterangan saksi Omboy (43), sekitar pukul 11.00 WIB di belakang rumah, saksi sedang mencurahkan bensin dari jerigen besar ukuran 30 Liter ke dalam baskom. Kemudian dipindahkan lagi ke jerigen kecil ukuran 2 Liter karena untuk dijual. Sedangkan Yuliana Sumiati, sang pemilik rumah keluar dari pintu belakang rumah dengan membawa hewan peliharaan (anjing) untuk diikat ke pohon mangga.

Berjarak tiga meter, beberapa kali Yuliana Sumiati memainkan pematik api, akibat percikan pematik api serta adanya Uap bensin yang keluar.

Baca Juga :  Banjir Kiriman Genangi Empat Desa

“Percikan api pun menyambar bensin yang berada di baskom dan langsung membesar karena terdapat juga jerigen Bensin ukuran 30 Liter sekitar 10 jerigen,” jelas Kapolsek.

Karena panik, pemilik rumah meminta bantuan warga sekitar namun api telah membesar dan membakar seisi rumah yang berukuran 8×10 yang berdindingkan semen dan beratap seng (permanen).

Upaya Pemadaman yang dilakukan oleh masyarakat sekitar serta dua unit mobil pemadam kebakaran Sat Pol PP Kabupaten Landak, satu unit mobil pemadam kebakaran Satuan Pengendali Api Kamuda 137 Pahuman (SAPPAKAD 137) dan 5 orang personil dari Polsek Sengah Temila .

“Atas kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran. Namun kerugian diperkiraan puluhan juta rupiah,” pungkasnya. (mif)

Baca Juga :  SMPN 9 Ngabang Dibobol Maling, Laptop Hingga Gas Elpiji Raib

Most Read

Artikel Terbaru

/