26.7 C
Pontianak
Wednesday, March 29, 2023

Bupati Minta Gencarkan Testing dan Tracing

NGABANG – Bupati Landak Karolin Margret Natasa menekankan pentingnya melakukan testing dan tracing, mengingat saat ini wilayah Kabupaten Landak masih berada pada zonasi berisiko. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19 secara virtual bersama Satgas Covid-19 ini membahas tentang hasil pelaksanaan testing dan tracing oleh Satgas di semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan layanan publik lainnya, Minggu (29/8).

“Meski wilayah Kabupaten Landak tidak ditemukan zona merah tetapi testing dan tracing harus dilakukan, selain adanya pelaksanaan vaksinasi. Keduanya penting dilakukan supaya zonasi kita benar-benar berada di level terendah,” ujar Karolin.

Terkait zonasi berisiko ini, Bupati mengatakan prioritas yang dilakukan adalah testing dan tracing, agar dapat menekan risiko dari pandemi Covid-19. Pemkab juga sudah mengarahkan untuk melakukan vaksinasi. Namun di antara dua hal tersebut, maka yang menjadi prioritas mereka sekarang adalah melaksanakan testing dan tracing sedangkan vaksinasi dapat dilakukan berjalan.

Baca Juga :  Pj Bupati Landak Pererat Kerja Sama dengan Pontianak Post

“Oleh sebab itu, untuk vaksinasi harus efisiensi waktu, jangan sampai kita hanya melakukan vaksinasi saja tanpa melakukan testing dan tracing serta jangan menunda waktu. Hal ini kita lakukan karena adanya indikator yang harus ditangani dan dipenuhi,” jelas Bupati.

Karolin juga meminta kepada para camat untuk bekerja ekstra dalam menurunkan angka kasus di wilayah kerjanya masing-masing. “Rata-rata wilayah dikecamatan ada zona kuning, oleh sebab itu ayo para camat segera ditangani hingga wilayahnya berada di zona hijau,” imbau Karolin. (mif)

NGABANG – Bupati Landak Karolin Margret Natasa menekankan pentingnya melakukan testing dan tracing, mengingat saat ini wilayah Kabupaten Landak masih berada pada zonasi berisiko. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19 secara virtual bersama Satgas Covid-19 ini membahas tentang hasil pelaksanaan testing dan tracing oleh Satgas di semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan layanan publik lainnya, Minggu (29/8).

“Meski wilayah Kabupaten Landak tidak ditemukan zona merah tetapi testing dan tracing harus dilakukan, selain adanya pelaksanaan vaksinasi. Keduanya penting dilakukan supaya zonasi kita benar-benar berada di level terendah,” ujar Karolin.

Terkait zonasi berisiko ini, Bupati mengatakan prioritas yang dilakukan adalah testing dan tracing, agar dapat menekan risiko dari pandemi Covid-19. Pemkab juga sudah mengarahkan untuk melakukan vaksinasi. Namun di antara dua hal tersebut, maka yang menjadi prioritas mereka sekarang adalah melaksanakan testing dan tracing sedangkan vaksinasi dapat dilakukan berjalan.

Baca Juga :  Terendah se-Kalbar, Kejar Target Capaian Vaksinasi

“Oleh sebab itu, untuk vaksinasi harus efisiensi waktu, jangan sampai kita hanya melakukan vaksinasi saja tanpa melakukan testing dan tracing serta jangan menunda waktu. Hal ini kita lakukan karena adanya indikator yang harus ditangani dan dipenuhi,” jelas Bupati.

Karolin juga meminta kepada para camat untuk bekerja ekstra dalam menurunkan angka kasus di wilayah kerjanya masing-masing. “Rata-rata wilayah dikecamatan ada zona kuning, oleh sebab itu ayo para camat segera ditangani hingga wilayahnya berada di zona hijau,” imbau Karolin. (mif)

Most Read

Artikel Terbaru