alexametrics
23 C
Pontianak
Wednesday, June 29, 2022

Reka Adegan Pembunuhan di Melawi

Hadirkan Tersangka

MELAWI-Polres Melawi menggelar rekonstruksi kasus penganiayaan disertai pembunuhan dua bersaudara di Desa Sidomulyo yang menewaskan Sandi dan Syifa di Mapolres Melawi, Kamis (27/2) pagi.

Dalam rekonstruksi ini. Ada empat orang saksi yang dihadirkan dalam reka adegan pembunuhan yang menghebohkan warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Nanga Pinoh, Melawi, belum lama ini.

Ketika adegan dimulai, tersangka yang sudah diamankan oleh Polres Melawi sebelumnya ini mulai memperagakan adegan keji yang dilakukannya kepada keluarga korban, termasuk penganiayaan kepada sang ibu dan pembunuhan kepada dua bersaudara, Sandi dan Syifa.

Tersangka DV, memperagakan 43 adegan penganiayaan dan pembunuhan yang dikakukannya kepada keluarga mantan bosnya. Menurut, Kapolres Melawi, AKBP Tris Supriadi, tiap-tiap adegan dipaparkan detail di tempat kejadian perkara, yakni rumah korban.

Baca Juga :  Korban Banjir Butuh Bantuan

“Ada beberapa adegan, totalnya 43. Mulai dari menyiapkan alat, sampai eksekusi,” Kapolres Melawi, AKBP Tris Supriadi.

Tidak semua saksi dihadirkan dalam rekonstruksi. Hanya empat orang saja. Untuk suami korban yang tidak lain ayah dari Sandi dan Syfa juga tidak hadir. Dia sedang berada di Pontianak menunggui istrinya di rumah sakit yang masih menjalani perawatan pasca operasi.

“Hanya empat saksi saja yang kita hadirkan, suami korban masih di Pontianak, menunggu istrinya yangmasih di rumah sakit,” tambahnya.

Kapolres memastikan, usai rekonstruksi pihaknya masih akan mendalaminya kembali perkara ini, jika dianggap adegan yang diperagakan ada yang tidak sesuai. “Kita akan dalami lagi untuk tambahan adegan itu yang dianggap masih kurang,” pungkasnya. (fds)

Baca Juga :  Buruh Tebas Habisi Rekan Kerja

 

Hadirkan Tersangka

MELAWI-Polres Melawi menggelar rekonstruksi kasus penganiayaan disertai pembunuhan dua bersaudara di Desa Sidomulyo yang menewaskan Sandi dan Syifa di Mapolres Melawi, Kamis (27/2) pagi.

Dalam rekonstruksi ini. Ada empat orang saksi yang dihadirkan dalam reka adegan pembunuhan yang menghebohkan warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Nanga Pinoh, Melawi, belum lama ini.

Ketika adegan dimulai, tersangka yang sudah diamankan oleh Polres Melawi sebelumnya ini mulai memperagakan adegan keji yang dilakukannya kepada keluarga korban, termasuk penganiayaan kepada sang ibu dan pembunuhan kepada dua bersaudara, Sandi dan Syifa.

Tersangka DV, memperagakan 43 adegan penganiayaan dan pembunuhan yang dikakukannya kepada keluarga mantan bosnya. Menurut, Kapolres Melawi, AKBP Tris Supriadi, tiap-tiap adegan dipaparkan detail di tempat kejadian perkara, yakni rumah korban.

Baca Juga :  Pembunuh Agustini Belum Terungkap, Keluarga Korban Ngadu ke Komnas Ham

“Ada beberapa adegan, totalnya 43. Mulai dari menyiapkan alat, sampai eksekusi,” Kapolres Melawi, AKBP Tris Supriadi.

Tidak semua saksi dihadirkan dalam rekonstruksi. Hanya empat orang saja. Untuk suami korban yang tidak lain ayah dari Sandi dan Syfa juga tidak hadir. Dia sedang berada di Pontianak menunggui istrinya di rumah sakit yang masih menjalani perawatan pasca operasi.

“Hanya empat saksi saja yang kita hadirkan, suami korban masih di Pontianak, menunggu istrinya yangmasih di rumah sakit,” tambahnya.

Kapolres memastikan, usai rekonstruksi pihaknya masih akan mendalaminya kembali perkara ini, jika dianggap adegan yang diperagakan ada yang tidak sesuai. “Kita akan dalami lagi untuk tambahan adegan itu yang dianggap masih kurang,” pungkasnya. (fds)

Baca Juga :  Batasi Keluar Masuk Orang-Kendaraan

 

Most Read

Artikel Terbaru

/