alexametrics
32.8 C
Pontianak
Wednesday, August 10, 2022

Ciptakan Lapangan Pekerjaan

MEMPAWAH – Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Perangkat Daerah Kabupaten Mempawah Tahun 2020-2024, Selasa (30/3) di Hotel Swissbelinn Singkawang. Kegiatan berlangsung selama 4 hari diikuti OPD dan Camat se-Kabupaten Mempawah.

“Tahun 2021 ini merupakan tahun kedua RPJMD Kabupaten Mempawah. Sejauh ini, terdapat beberapa indikator yang telah berhasil dicapai,” kata Pagi membacakan sambutan tertulis Bupati Mempawah, Erlina.

Pencapaian pertama, ungkap Pagi yakni peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dengan skor 65,74. Capaian tersebut menempatkan Kabupaten Mempawah di peringkat ke-10 dari 14 kabupaten dan kota di Kalbar.

“Capaian IPM ini masih harus ditingkatkan lagi. Maka, saya minta kepada Dinas Pendidikan dan Kesehatan yang berkaitan dengan capaian IPM agar mempresentasikan berkaitan dengan program kerja yang direncanakan dalam dokumen renstra. Agar IPM di tahun 2021 ditargetkan bisa meningkat,” tuturnya.

Baca Juga :  Sejumlah Peresmian Pembangunan Tertunda

Capaian kedua, sambung dia, berkaitan dengan angka kemiskinan. Di tahun 2020, angka kemiskinan di Kabupaten Mempawah mencapai 4,95 persen. Kemudian mengalami penurunan sebesar 0,37 persen dari tahun 2019 lalu.

“Kami berharap penurunan angka kemiskinan bisa terus berlanjut. Maka, sangat penting Dinas Sosial memberikan paparan tentang program kerja yang akan dilaksanakan di renstra mendatang. Terutama berkaitan dengan desa mandiri, persiapan pelabuhan dan lainnya,” ujarnya.

Capai ketiga, dikatakan Pagi yakni indeks gini atau ketimpangan pendapatan yang menjadi tolak ukur suatu wilayah dengan daerah lain. Di tahun 2019, indek gini Kabupaten Mempawah masih tinggi dan ditargetkan terus mengalami penurunan di tahun 2022.

“Kita ingin mendengarkan strategi program dari Dinas Penanaman Modal untuk meningkatkan investasi dan pemberdayaan KUKM dalam mengantisipasi ketimpangan dimasa mendatang,” katanya.

Baca Juga :  Aksi Begal Resahkan Warga Pinyuh, Dewi Bulan jadi Korban

Berikutnya, imbuh Wabup, laju pertumbuhan ekonomi tahun 2020 tumbuh melambat dibandingkan tahun 2019 sebesar 5,78 persen. Pemicunya pandemi Covid-19 yang berdampak terhadap seluruh sektor kehidupan mulai dari aktivitas industri, usaha mikro menengah tidak dapat bertahan.

“Dinas Pertanian, Dinas Penanaman Modal serta Dinas Perdagangan dan Perindustrian agar dapat berakselerasi dalam upaya menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik di Kabupaten Mempawah melalui program yang tepat dan terukur dalam renstra,” katanya.

Wabup mengatakan tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Mempawah tahun 2020 mencapai 7,55 persen. Capaian tersebut lebih tinggi dibandingkan Pemprov Kalbar yang hanya sebesar 5,81 persen.

“Ini menjadi tugas berat bagi Pemerintah Kabupaten Mempawah khususnya bidang ketenagakerjaan untuk menurunkan angka pengangguran terbuka. Ciptakan program-program yang tepat untuk membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat di Kabupaten Mempawah,” katanya.(wah)

MEMPAWAH – Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Perangkat Daerah Kabupaten Mempawah Tahun 2020-2024, Selasa (30/3) di Hotel Swissbelinn Singkawang. Kegiatan berlangsung selama 4 hari diikuti OPD dan Camat se-Kabupaten Mempawah.

“Tahun 2021 ini merupakan tahun kedua RPJMD Kabupaten Mempawah. Sejauh ini, terdapat beberapa indikator yang telah berhasil dicapai,” kata Pagi membacakan sambutan tertulis Bupati Mempawah, Erlina.

Pencapaian pertama, ungkap Pagi yakni peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dengan skor 65,74. Capaian tersebut menempatkan Kabupaten Mempawah di peringkat ke-10 dari 14 kabupaten dan kota di Kalbar.

“Capaian IPM ini masih harus ditingkatkan lagi. Maka, saya minta kepada Dinas Pendidikan dan Kesehatan yang berkaitan dengan capaian IPM agar mempresentasikan berkaitan dengan program kerja yang direncanakan dalam dokumen renstra. Agar IPM di tahun 2021 ditargetkan bisa meningkat,” tuturnya.

Baca Juga :  Kasus Anak Didominasi Pelecehan dan Pencabulan

Capaian kedua, sambung dia, berkaitan dengan angka kemiskinan. Di tahun 2020, angka kemiskinan di Kabupaten Mempawah mencapai 4,95 persen. Kemudian mengalami penurunan sebesar 0,37 persen dari tahun 2019 lalu.

“Kami berharap penurunan angka kemiskinan bisa terus berlanjut. Maka, sangat penting Dinas Sosial memberikan paparan tentang program kerja yang akan dilaksanakan di renstra mendatang. Terutama berkaitan dengan desa mandiri, persiapan pelabuhan dan lainnya,” ujarnya.

Capai ketiga, dikatakan Pagi yakni indeks gini atau ketimpangan pendapatan yang menjadi tolak ukur suatu wilayah dengan daerah lain. Di tahun 2019, indek gini Kabupaten Mempawah masih tinggi dan ditargetkan terus mengalami penurunan di tahun 2022.

“Kita ingin mendengarkan strategi program dari Dinas Penanaman Modal untuk meningkatkan investasi dan pemberdayaan KUKM dalam mengantisipasi ketimpangan dimasa mendatang,” katanya.

Baca Juga :  Karhutla Hanguskan SDN 19 Telayar

Berikutnya, imbuh Wabup, laju pertumbuhan ekonomi tahun 2020 tumbuh melambat dibandingkan tahun 2019 sebesar 5,78 persen. Pemicunya pandemi Covid-19 yang berdampak terhadap seluruh sektor kehidupan mulai dari aktivitas industri, usaha mikro menengah tidak dapat bertahan.

“Dinas Pertanian, Dinas Penanaman Modal serta Dinas Perdagangan dan Perindustrian agar dapat berakselerasi dalam upaya menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik di Kabupaten Mempawah melalui program yang tepat dan terukur dalam renstra,” katanya.

Wabup mengatakan tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Mempawah tahun 2020 mencapai 7,55 persen. Capaian tersebut lebih tinggi dibandingkan Pemprov Kalbar yang hanya sebesar 5,81 persen.

“Ini menjadi tugas berat bagi Pemerintah Kabupaten Mempawah khususnya bidang ketenagakerjaan untuk menurunkan angka pengangguran terbuka. Ciptakan program-program yang tepat untuk membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat di Kabupaten Mempawah,” katanya.(wah)

Most Read

Artikel Terbaru

/