alexametrics
26 C
Pontianak
Thursday, June 30, 2022

Satu Rumah di Jongkat Terbakar

MEMPAWAH – Kebakaran terjadi di Jalan Dharma Bakti, Desa Jungkat, Kecamatan Jongkat, kemarin siang. Satu rumah warga ludes terbakar. Diduga penyebabnya korsleting kabel listrik. Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Namun pemilik rumah kehilangan harta bendanya.

Kapolres Mempawah, AKBP Tulus Sinaga melalui Kapolsek Jongkat, Iptu Tarminto membenarkan kejadian itu. Kapolsek mengungkapkan, korban pemilik rumah bernama Masroh (56) warga Jalan Dharma Bakti, Dusun Pangeran Adipati, Desa Jungkat.

Kebakaran bermula ketika istri korban, Nursiah pergi ke rumah tetangga yang berjarak kurang lebih 30 meter dari kediamannya. Selang beberapa waktu kemudian, saksi mata Agustian (28) melihat ada percikan api dari jaringan listrik dibagian depan rumah korban. Dalam waktu sekejap, api menjalar dan membakar bagian plafon rumah korban. Saksi mata memberitahukan musibah kebakaran itu kepada warga lainnya.

Warga yang mendengarkan kabar itu bergegas keluar rumah. Mereka berbondong-bondong menuju ke TKP kebakaran. Apalagi, lokasi kebakaran merupakan daerah padat pemukiman, sehingga warga bahu membahu berusaha memadamkan api agar tidak merembet ke rumah lainnya.

Baca Juga :  Tujuh Fraksi Setuju APBD 2022

Puluhan warga berusaha memadamkan api dengan menggunakan peralatan manual. Sebab, si jago merah tampak semakin membumbung tinggi melalap bangunan rumah yang terbuat dari material kayu itu. Sementara sebagian warga memadamkan api, warga lainnya menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Selang beberapa waktu kemudian, petugas dari PKJR dan BPAJ tiba di lokasi kebakaran. Lokasi kebakaran yang berada tak jauh dari sumber air membuat petugas lebih mudah menjinakan si jago merah. Dalam waktu kurang lebih 30 menit, api berhasil di padamkan petugas.

“Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, kerugian yang dialami korban ditaksir mencapai Rp70 juta. Sebab, kebakaran tak hanya menghanguskan bangunan rumah melainkan juga harta benda termasuk satu unit sepeda motor,” sebut Kapolsek.

Musibah kebakaran yang dialami korban Masroh (56) warga Jalan Dharma Bakti, Dusun Pangeran Adipati, Desa Jungkat memantik keprihatinan dari warga lainnya. Mereka menilai Masroh sebagai pribadi yang baik dan pekerja keras. Saban hari, Masroh begitu tekun berjualan bensin eceran di pinggiran Jalan Raya Jungkat untuk menghidupi keluarganya.

Baca Juga :  UMKM Terdampak Proyek Pelabuhan Terima Bantuan

“Saya tidak menyangka jika rumah yang terbakar itu milik Pak Masroh. Menantu beliau itu teman baik saya. Jadi, saya cukup mengenal Pak Masroh dan keluarganya,” kata Warga Desa Jungkat, Susanto Tan.

Susanto berharap Masroh tetap sabar dan kuat menghadapi musibah tersebut. Dia mendoakan semoga korban kebakaran mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah dan pihak terkait lainnya agar dapat membangun kembali tempat tinggalnya.

“Saya hampir setiap hari mengisi bensin di kios beliau. Orangnya baik dan ramah. Ketika mengetahui rumah beliau ludes terbakar, saya sangat prihatin sekali. Mudah-mudahan beliau dapat membangun kembali tempat tinggal yang baru,” harapnya.(wah)

MEMPAWAH – Kebakaran terjadi di Jalan Dharma Bakti, Desa Jungkat, Kecamatan Jongkat, kemarin siang. Satu rumah warga ludes terbakar. Diduga penyebabnya korsleting kabel listrik. Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Namun pemilik rumah kehilangan harta bendanya.

Kapolres Mempawah, AKBP Tulus Sinaga melalui Kapolsek Jongkat, Iptu Tarminto membenarkan kejadian itu. Kapolsek mengungkapkan, korban pemilik rumah bernama Masroh (56) warga Jalan Dharma Bakti, Dusun Pangeran Adipati, Desa Jungkat.

Kebakaran bermula ketika istri korban, Nursiah pergi ke rumah tetangga yang berjarak kurang lebih 30 meter dari kediamannya. Selang beberapa waktu kemudian, saksi mata Agustian (28) melihat ada percikan api dari jaringan listrik dibagian depan rumah korban. Dalam waktu sekejap, api menjalar dan membakar bagian plafon rumah korban. Saksi mata memberitahukan musibah kebakaran itu kepada warga lainnya.

Warga yang mendengarkan kabar itu bergegas keluar rumah. Mereka berbondong-bondong menuju ke TKP kebakaran. Apalagi, lokasi kebakaran merupakan daerah padat pemukiman, sehingga warga bahu membahu berusaha memadamkan api agar tidak merembet ke rumah lainnya.

Baca Juga :  Mobil Terbakar, Dua Warga jadi Korban

Puluhan warga berusaha memadamkan api dengan menggunakan peralatan manual. Sebab, si jago merah tampak semakin membumbung tinggi melalap bangunan rumah yang terbuat dari material kayu itu. Sementara sebagian warga memadamkan api, warga lainnya menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Selang beberapa waktu kemudian, petugas dari PKJR dan BPAJ tiba di lokasi kebakaran. Lokasi kebakaran yang berada tak jauh dari sumber air membuat petugas lebih mudah menjinakan si jago merah. Dalam waktu kurang lebih 30 menit, api berhasil di padamkan petugas.

“Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, kerugian yang dialami korban ditaksir mencapai Rp70 juta. Sebab, kebakaran tak hanya menghanguskan bangunan rumah melainkan juga harta benda termasuk satu unit sepeda motor,” sebut Kapolsek.

Musibah kebakaran yang dialami korban Masroh (56) warga Jalan Dharma Bakti, Dusun Pangeran Adipati, Desa Jungkat memantik keprihatinan dari warga lainnya. Mereka menilai Masroh sebagai pribadi yang baik dan pekerja keras. Saban hari, Masroh begitu tekun berjualan bensin eceran di pinggiran Jalan Raya Jungkat untuk menghidupi keluarganya.

Baca Juga :  Guru Harus Jadi Teladan

“Saya tidak menyangka jika rumah yang terbakar itu milik Pak Masroh. Menantu beliau itu teman baik saya. Jadi, saya cukup mengenal Pak Masroh dan keluarganya,” kata Warga Desa Jungkat, Susanto Tan.

Susanto berharap Masroh tetap sabar dan kuat menghadapi musibah tersebut. Dia mendoakan semoga korban kebakaran mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah dan pihak terkait lainnya agar dapat membangun kembali tempat tinggalnya.

“Saya hampir setiap hari mengisi bensin di kios beliau. Orangnya baik dan ramah. Ketika mengetahui rumah beliau ludes terbakar, saya sangat prihatin sekali. Mudah-mudahan beliau dapat membangun kembali tempat tinggal yang baru,” harapnya.(wah)

Most Read

Artikel Terbaru

/