alexametrics
31 C
Pontianak
Sunday, May 29, 2022

Puluhan Pekerja PT KKJ Gelar Unjuk Rasa

MEMPAWAH – Puluhan pekerja PT Kalimantan Kelapa Jaya (KKJ) di Desa Nusapati, Kecamatan Sungai Pinyuh menggelar aksi unjuk rasa, Rabu (1/9) pagi. Mereka menuntut perusahaan mempekerjakan karyawan setiap hari. Sebab, dua tahun belakangan ini jadwal kerja harian tak menentu. “Sudah dua tahun lebih, para pekerja khususnya di bidang MP tidak bekerja secara penuh setiap hari. Biasanya, kami hanya bekerja 3-4 hari dalam dua minggu,” ungkap salah seorang pekerja PT KKJ, Iwan kepada wartawan.

Iwan menjelaskan, ada lebih dari 400 pekerja di bidang MP yang tidak bekerja penuh sejak lebih dua tahun belakangan ini. Mereka yang biasanya bekerja dalam 6 sif, sekarang dirolling menjadi 2-3 sif per hari.  “Bidang MP itu terdiri dari pekerjaan penyungkil, kupas dan menimbang. Sudah dua tahun lebih, kami bekerja tak menentu. Hingga, gaji yang kami terima tidak dapat mencukupi kebutuhan keluarga,” lirihnya.

Baca Juga :  Bantu Yatim dan Dhuafa

Iwan mengatakan, pihak perusahaan berdalih kebijakan pengurangan pekerjaan dikarenakan kondisi perusahaan yang tidak sehat. Bahkan, masih menurut Iwan, perusahaan mengaku mengalami kerugian besar dan sudah hampir bangkrut.  “Sekarang masuk investor baru dari Malaysia. Dan pekerja diminta bersabar selama dua bulan sambil menunggu kondisi perusahaan stabil. Tapi kami sudah tidak percaya. Karena, janji perusahaan tidak pernah terealisasi. Setiap kali protes biasanya pekerjaan akan lancar setiap hari selama dua minggu, setelah itu kembali macet lagi,” sesalnya.

Iwan menyebut pada perundingan terakhir antara pekerja dengan perusahaan tidak menemukan kata sepakat. Karenanya, pekerja berencana akan mengadukan permasalahan ini kepada pemerintah desa setempat, lalu ditindaklanjuti ke Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Tenaga Kerja (Perindagnaker) Kabupaten Mempawah. “Dari pertemuan terakhir dengan perusahaan belum ada kesepakatan. Dan kemungkinan hari ini (kemarin), kita akan lapor ke desa dan dinas terkait,” tegasnya.

Baca Juga :  40 Persen Salahi Aturan

Lebih jauh, Iwan dan para pekerja lainnya berharap aktivitas pekerjaan di PT KKJ kembali normal dan lancar seperti semula. Mereka dapat bekerja secara penuh setiap hari hingga bisa mendapatkan upah yang lebih baik.  “Harapannya karyawan kembali bekerja normal dan perusahaan bisa beroperasional secara maksimal sert mendapatkan keuntungan besar. Dan terpenting, pekerja bisa mendapatkan hak-haknya dengan layak. Sehingga, perusahaan dan karyawan sama-sama saling diuntungkan,” ujarnya.

Sementara itu, pihak manajemen PT KKJ yang coba dikonfirmasi wartawan berkaitan dengan aksi unjuk rasa pekerjanya itu belum bersedia memberikan penjelasan dan klarifikasi terhadap tuntutan yang disampaikan pekerja.(wah)

MEMPAWAH – Puluhan pekerja PT Kalimantan Kelapa Jaya (KKJ) di Desa Nusapati, Kecamatan Sungai Pinyuh menggelar aksi unjuk rasa, Rabu (1/9) pagi. Mereka menuntut perusahaan mempekerjakan karyawan setiap hari. Sebab, dua tahun belakangan ini jadwal kerja harian tak menentu. “Sudah dua tahun lebih, para pekerja khususnya di bidang MP tidak bekerja secara penuh setiap hari. Biasanya, kami hanya bekerja 3-4 hari dalam dua minggu,” ungkap salah seorang pekerja PT KKJ, Iwan kepada wartawan.

Iwan menjelaskan, ada lebih dari 400 pekerja di bidang MP yang tidak bekerja penuh sejak lebih dua tahun belakangan ini. Mereka yang biasanya bekerja dalam 6 sif, sekarang dirolling menjadi 2-3 sif per hari.  “Bidang MP itu terdiri dari pekerjaan penyungkil, kupas dan menimbang. Sudah dua tahun lebih, kami bekerja tak menentu. Hingga, gaji yang kami terima tidak dapat mencukupi kebutuhan keluarga,” lirihnya.

Baca Juga :  Sawah Terendam Air Asin

Iwan mengatakan, pihak perusahaan berdalih kebijakan pengurangan pekerjaan dikarenakan kondisi perusahaan yang tidak sehat. Bahkan, masih menurut Iwan, perusahaan mengaku mengalami kerugian besar dan sudah hampir bangkrut.  “Sekarang masuk investor baru dari Malaysia. Dan pekerja diminta bersabar selama dua bulan sambil menunggu kondisi perusahaan stabil. Tapi kami sudah tidak percaya. Karena, janji perusahaan tidak pernah terealisasi. Setiap kali protes biasanya pekerjaan akan lancar setiap hari selama dua minggu, setelah itu kembali macet lagi,” sesalnya.

Iwan menyebut pada perundingan terakhir antara pekerja dengan perusahaan tidak menemukan kata sepakat. Karenanya, pekerja berencana akan mengadukan permasalahan ini kepada pemerintah desa setempat, lalu ditindaklanjuti ke Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Tenaga Kerja (Perindagnaker) Kabupaten Mempawah. “Dari pertemuan terakhir dengan perusahaan belum ada kesepakatan. Dan kemungkinan hari ini (kemarin), kita akan lapor ke desa dan dinas terkait,” tegasnya.

Baca Juga :  40 Persen Salahi Aturan

Lebih jauh, Iwan dan para pekerja lainnya berharap aktivitas pekerjaan di PT KKJ kembali normal dan lancar seperti semula. Mereka dapat bekerja secara penuh setiap hari hingga bisa mendapatkan upah yang lebih baik.  “Harapannya karyawan kembali bekerja normal dan perusahaan bisa beroperasional secara maksimal sert mendapatkan keuntungan besar. Dan terpenting, pekerja bisa mendapatkan hak-haknya dengan layak. Sehingga, perusahaan dan karyawan sama-sama saling diuntungkan,” ujarnya.

Sementara itu, pihak manajemen PT KKJ yang coba dikonfirmasi wartawan berkaitan dengan aksi unjuk rasa pekerjanya itu belum bersedia memberikan penjelasan dan klarifikasi terhadap tuntutan yang disampaikan pekerja.(wah)

Most Read

Artikel Terbaru

/