alexametrics
25 C
Pontianak
Friday, May 20, 2022

Ratusan Penyuluh Agama Terima Insentif Tahap II

MEMPAWAH – Pemerintah Kabupaten Mempawah menyalurkan insentif penyuluh agama tahap II tahun 2020. Sebanyak 416 penyuluh agama di daerah itu mendapatkan insentif senilai Rp 2,4 juta dan Rp 1,8 juta per tahun. Secara simbolis, insentif diserahkan Bupati Mempawah, Hj Erlina, SH, MH, Selasa (1/12) di Aula Kantor Bupati Mempawah.

“Kami mengucapkan terima kasih atas peran aktif para penyuluh agama yang telah membantu mensukseskan dan merealisasikan berbagai program keagamaan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Mempawah di masyarakat,” kata Erlina. Berkat kinerja penyuluh agama, menurut Erlina, kerukunan umat beragama di Kabupaten Mempawah terjalin dengan baik dan harmonis. Dampaknya senantiasa tercipta kebersamaan, kekompakan, persatuan dan kesatuan dilingkungan masyarakat Kabupaten Mempawah.

“Saya minta penyuluh agama selalu menjadi teladan dan panutan bagi masyarakat dilingkungannya. Karena penyuluh agama memahami betul keberagaman karakteristik masyarakat. Saya yakin dan percaya, sumbangsih penyuluh agama dapat meningkatkan pengetahuan maupun aktivitas keagamaan masyarakat,” pendapatnya. Erlina memastikan Pemerintah Kabupaten Mempawah berkomitmen mendukung kinerja penyuluh agama. Komitmen itu dibuktikannya dengan meningkatkan nilai insentif yang diberikan kepada penyuluhan agama.

Baca Juga :  Erlina Janji Hemat Belanja OPD

“Pada anggaran tahun 2020, besaran insentif penyuluh agama kita tingkatkan nilainya. Jika tahun 2019 lalu penyuluh kategori utama mendapatkan Rp 1,5 juta pertahun maka di tahun 2020 ini bertambah menjadi Rp 2,4 juta per tahun,” paparnya. “Sedangkan penyuluhan dengan kategori madya sebelumnya mendapatkan insentif senilai Rp 1,2 juta per tahun, kita tingkatkan menjadi Rp 1,8 juta per tahun. Walaupun penambahannya tidak terlalu signifikan, namun patut kita syukuri,” harapnya.

Kedepan, Erlina berjanji akan selalu memberikan perhatian terhadap penyuluh agama. Bahkan, dia menyebut jika kondisi keuangan daerah memungkinkan maka besaran insentif akan ditingkatkan lagi. “Untuk itu, saya minta penyuluh agama terus meningkatkan kinerja dan memberikan kontribusi terbaik untuk masyarakat di Kabupaten Mempawah. Dan saya yakin penyuluhan agama melaksanakan tupoksinya dengan rasa ikhlas dan penuh tanggungjawab untuk kebaikan umat dan daerah ini,” ujar Erlina.

Sementara itu, Asisten II Setda Pemerintah Kabupaten Mempawah, Drs Rochmat Effendi menjelaskan, penyaluran insentif penyuluh agama tersebut merupakan program kerja Bidang Kesra dan Mensprit Setda Pemkab Mempawah. Program tersebut merupakan upaya pengembangan keagamaan. “Tujuan penyaluran insentif ini sebagai wujud apresiasi dan penghargaaan Pemerintah Kabupaten Mempawah kepada penyuluh agama dalam upaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat dalam menjamin hubungan sosial beragama. Sehingga tercipta kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Mempawah,” katanya.

Baca Juga :  Sejumlah Rumah di Sungai Pinyuh Rusak Disapu Angin Kencang

Rochmat mengungkapkan, jumlah penyuluh agama di Kabupaten Mempawah sebanyak 416 orang yang dibagi dalam dua kategori yakni 50 orang penyuluh utama dan 366 orang penyuluh madya. Seluruh penyuluh agama tersebut telah ditetapkan melalui SK Bupati Mempawah. “Nilai insentif yang disalurkan bervariasi. Untuk penyuluh utama sebanyak 50 orang diberikan insentif sebesar Rp Rp 2,4  juta per tahun, sedangkan penyuluh madya sebanyak 366 orang dengan insentif Rp 1,8 juta per tahun,” bebernya. “Penyerahan insentif untuk penyuluh agama kita salurkan dalam dua tahapan. Tahap pertama diberikan pada saat bulan Ramadan 1441 H, dan tahap kedua di bulan Desember 2020. Semuanya kita salurkan dalam bentuk transfer bank ke rekening penyuluh agama,” tutupnya.(wah)

MEMPAWAH – Pemerintah Kabupaten Mempawah menyalurkan insentif penyuluh agama tahap II tahun 2020. Sebanyak 416 penyuluh agama di daerah itu mendapatkan insentif senilai Rp 2,4 juta dan Rp 1,8 juta per tahun. Secara simbolis, insentif diserahkan Bupati Mempawah, Hj Erlina, SH, MH, Selasa (1/12) di Aula Kantor Bupati Mempawah.

“Kami mengucapkan terima kasih atas peran aktif para penyuluh agama yang telah membantu mensukseskan dan merealisasikan berbagai program keagamaan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Mempawah di masyarakat,” kata Erlina. Berkat kinerja penyuluh agama, menurut Erlina, kerukunan umat beragama di Kabupaten Mempawah terjalin dengan baik dan harmonis. Dampaknya senantiasa tercipta kebersamaan, kekompakan, persatuan dan kesatuan dilingkungan masyarakat Kabupaten Mempawah.

“Saya minta penyuluh agama selalu menjadi teladan dan panutan bagi masyarakat dilingkungannya. Karena penyuluh agama memahami betul keberagaman karakteristik masyarakat. Saya yakin dan percaya, sumbangsih penyuluh agama dapat meningkatkan pengetahuan maupun aktivitas keagamaan masyarakat,” pendapatnya. Erlina memastikan Pemerintah Kabupaten Mempawah berkomitmen mendukung kinerja penyuluh agama. Komitmen itu dibuktikannya dengan meningkatkan nilai insentif yang diberikan kepada penyuluhan agama.

Baca Juga :  Bupati Pastikan Penerapan E-Kinerja

“Pada anggaran tahun 2020, besaran insentif penyuluh agama kita tingkatkan nilainya. Jika tahun 2019 lalu penyuluh kategori utama mendapatkan Rp 1,5 juta pertahun maka di tahun 2020 ini bertambah menjadi Rp 2,4 juta per tahun,” paparnya. “Sedangkan penyuluhan dengan kategori madya sebelumnya mendapatkan insentif senilai Rp 1,2 juta per tahun, kita tingkatkan menjadi Rp 1,8 juta per tahun. Walaupun penambahannya tidak terlalu signifikan, namun patut kita syukuri,” harapnya.

Kedepan, Erlina berjanji akan selalu memberikan perhatian terhadap penyuluh agama. Bahkan, dia menyebut jika kondisi keuangan daerah memungkinkan maka besaran insentif akan ditingkatkan lagi. “Untuk itu, saya minta penyuluh agama terus meningkatkan kinerja dan memberikan kontribusi terbaik untuk masyarakat di Kabupaten Mempawah. Dan saya yakin penyuluhan agama melaksanakan tupoksinya dengan rasa ikhlas dan penuh tanggungjawab untuk kebaikan umat dan daerah ini,” ujar Erlina.

Sementara itu, Asisten II Setda Pemerintah Kabupaten Mempawah, Drs Rochmat Effendi menjelaskan, penyaluran insentif penyuluh agama tersebut merupakan program kerja Bidang Kesra dan Mensprit Setda Pemkab Mempawah. Program tersebut merupakan upaya pengembangan keagamaan. “Tujuan penyaluran insentif ini sebagai wujud apresiasi dan penghargaaan Pemerintah Kabupaten Mempawah kepada penyuluh agama dalam upaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat dalam menjamin hubungan sosial beragama. Sehingga tercipta kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Mempawah,” katanya.

Baca Juga :  Wabup: Jabatan Bukan Hak PNS

Rochmat mengungkapkan, jumlah penyuluh agama di Kabupaten Mempawah sebanyak 416 orang yang dibagi dalam dua kategori yakni 50 orang penyuluh utama dan 366 orang penyuluh madya. Seluruh penyuluh agama tersebut telah ditetapkan melalui SK Bupati Mempawah. “Nilai insentif yang disalurkan bervariasi. Untuk penyuluh utama sebanyak 50 orang diberikan insentif sebesar Rp Rp 2,4  juta per tahun, sedangkan penyuluh madya sebanyak 366 orang dengan insentif Rp 1,8 juta per tahun,” bebernya. “Penyerahan insentif untuk penyuluh agama kita salurkan dalam dua tahapan. Tahap pertama diberikan pada saat bulan Ramadan 1441 H, dan tahap kedua di bulan Desember 2020. Semuanya kita salurkan dalam bentuk transfer bank ke rekening penyuluh agama,” tutupnya.(wah)

Most Read

Artikel Terbaru

/