alexametrics
30 C
Pontianak
Sunday, June 26, 2022

Ratusan Napi Rutan Mempawah Dirumahkan

Kemarin, 16 Orang Dipulangkan

MEMPAWAH– Menindaklanjuti Permenkumham Nomor 10 Tahun 2020, Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Mempawah melakukan pendataan syarat asimilasi. Hasilnya, ada 110 narapidana yang diusulkan memenuhi syarat asimilasi. Secara bertahap para narapidana akan dirumahkan.

“Pendataan narapidana yang masuk dalam syarat asimilasi berlangsung sejak tanggal 1-7 April nanti. Makanya, program asimilasi dilaksanakan secara bertahap. Dan hari ini (kemarin), kita akan mengeluarkan 16 orang narapidana,” ungkap Kepala Rutan Kelas IIB Mempawah, Hidayah, Kamis (2/4).

Hidayah menjelaskan, diterbitkannya Permenkumham Nomor 10 tahun 2020 itu sendiri merupakan langkah strategis pemerintah untuk melakukan pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19. Akan tetapi, ada syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi tiap narapidana yang masuk dalam program asimilasi.

“Syarat yang harus dipenuhi bagi narapidana dan anak untuk dapat keluar melalui asimilasi adalah telah menjalani 2/3 masa pidana per tanggal 31 Desember 2020 bagi narapidana, dan telah menjalani 1/2 masa pidana per tanggal 31 Desember 2020 bagi anak,” tuturnya.

Baca Juga :  Cuti Lebaran Layanan Program JKN Tetap Jalan

Selain itu, imbuh dia, syarat untuk bebas melalui integrasi atau pembebasan bersyarat, cuti bersyarat, dan cuti menjelang bebas yakni telah menjalani 2/3 masa pidana bagi narapidana dan telah menjalani 1/2 masa pidana.
“Asimilasi itu akan dilaksanakan di rumah dengan surat keputusan asimilasi diterbitkan oleh Kepala Lapas, Kepala LPKA, dan Kepala Rutan,” ucapnya.

Saat ini, Hidayah mengatakan, pihaknya telah melakukan proses pendataan terhadap warga binaan di Rutan Kelas IIB Mempawah. Pihaknya telah mengusulkan 110 narapidana yang memenuhi syarat dan ketentuan untuk mengikuti program asimilasi.

“Jenis hukumannya adalah pidana umum. Maka, asimilasi ini akan kita laksanakan secara bertahap sesuai aturan dan ketentuan yang ada,” ujarnya.

Masih dalam upayanya mengantisipasi wabah covid-19, Rutan Kelas IIB Mempawah memberlakukan kebijakan penghapusan kunjungan. Kebijakan ini telah dimulai sejak tanggal 19 Maret-1 April. Kemudian, diperpanjang sampai batas waktu yang belum ditentukan.
“Kita sambil menunggu pemberitahuan berikutnya, melihat perkembangan situasi dilapangan. Jika memang wabah covid-19 ini bisa dikendalikan dan sudah berkurang, kemungkinan akan dibuka kembali layanan kunjungan,” tuturnya.

Baca Juga :  Bupati Erlina Bertemu Najwa Shihab

Meski demikian, Hidayah memastikan pihaknya tetap melayani penitipan makanan untuk warga binaan. Nantinya, makanan yang dititipkan akan diserahkan oleh petugas Rutan Mempawah. Untuk itu, dia mengharapkan pengertian dan pemahaman dari seluruh masyarakat terhadap kebijakan tersebut ditengah wabah covid-19.

“Maka, pelayanan kunjungan ini kami gantikan dengan kunjungan online. Kami sudah sediakan fasilitas dan sarana yang dibutuhkan. Untuk pelayanan kunjungan online telah dijadwalkan misalnya pada Kamis pukul 09.00-1200 WIB dan dilanjutkan 13.00-15.00 WIB,” pungkasnya.(wah)

 

Kemarin, 16 Orang Dipulangkan

MEMPAWAH– Menindaklanjuti Permenkumham Nomor 10 Tahun 2020, Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Mempawah melakukan pendataan syarat asimilasi. Hasilnya, ada 110 narapidana yang diusulkan memenuhi syarat asimilasi. Secara bertahap para narapidana akan dirumahkan.

“Pendataan narapidana yang masuk dalam syarat asimilasi berlangsung sejak tanggal 1-7 April nanti. Makanya, program asimilasi dilaksanakan secara bertahap. Dan hari ini (kemarin), kita akan mengeluarkan 16 orang narapidana,” ungkap Kepala Rutan Kelas IIB Mempawah, Hidayah, Kamis (2/4).

Hidayah menjelaskan, diterbitkannya Permenkumham Nomor 10 tahun 2020 itu sendiri merupakan langkah strategis pemerintah untuk melakukan pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19. Akan tetapi, ada syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi tiap narapidana yang masuk dalam program asimilasi.

“Syarat yang harus dipenuhi bagi narapidana dan anak untuk dapat keluar melalui asimilasi adalah telah menjalani 2/3 masa pidana per tanggal 31 Desember 2020 bagi narapidana, dan telah menjalani 1/2 masa pidana per tanggal 31 Desember 2020 bagi anak,” tuturnya.

Baca Juga :  Sri Haryaningsih : Apresiasi Sambutan Kades dan Masyarakat Desa Sungai Burung

Selain itu, imbuh dia, syarat untuk bebas melalui integrasi atau pembebasan bersyarat, cuti bersyarat, dan cuti menjelang bebas yakni telah menjalani 2/3 masa pidana bagi narapidana dan telah menjalani 1/2 masa pidana.
“Asimilasi itu akan dilaksanakan di rumah dengan surat keputusan asimilasi diterbitkan oleh Kepala Lapas, Kepala LPKA, dan Kepala Rutan,” ucapnya.

Saat ini, Hidayah mengatakan, pihaknya telah melakukan proses pendataan terhadap warga binaan di Rutan Kelas IIB Mempawah. Pihaknya telah mengusulkan 110 narapidana yang memenuhi syarat dan ketentuan untuk mengikuti program asimilasi.

“Jenis hukumannya adalah pidana umum. Maka, asimilasi ini akan kita laksanakan secara bertahap sesuai aturan dan ketentuan yang ada,” ujarnya.

Masih dalam upayanya mengantisipasi wabah covid-19, Rutan Kelas IIB Mempawah memberlakukan kebijakan penghapusan kunjungan. Kebijakan ini telah dimulai sejak tanggal 19 Maret-1 April. Kemudian, diperpanjang sampai batas waktu yang belum ditentukan.
“Kita sambil menunggu pemberitahuan berikutnya, melihat perkembangan situasi dilapangan. Jika memang wabah covid-19 ini bisa dikendalikan dan sudah berkurang, kemungkinan akan dibuka kembali layanan kunjungan,” tuturnya.

Baca Juga :  Sopir Ngantuk Lalu Hilang Kendali

Meski demikian, Hidayah memastikan pihaknya tetap melayani penitipan makanan untuk warga binaan. Nantinya, makanan yang dititipkan akan diserahkan oleh petugas Rutan Mempawah. Untuk itu, dia mengharapkan pengertian dan pemahaman dari seluruh masyarakat terhadap kebijakan tersebut ditengah wabah covid-19.

“Maka, pelayanan kunjungan ini kami gantikan dengan kunjungan online. Kami sudah sediakan fasilitas dan sarana yang dibutuhkan. Untuk pelayanan kunjungan online telah dijadwalkan misalnya pada Kamis pukul 09.00-1200 WIB dan dilanjutkan 13.00-15.00 WIB,” pungkasnya.(wah)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/