alexametrics
33 C
Pontianak
Saturday, May 28, 2022

Lima Hektar Lahan Kebun Terbakar

MEMPAWAH – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Mempawah mengancam. Petugas menemukan kurang lebih 5 hektar lahan perkebunan di Desa Pasir, Kecamatan Mempawah Hilir ludes terbakar, Minggu (1/8) siang. Api berhasil dipadamkan petugas gabungan TNI/Polri beserta perangkat desa setempat.

Kapolsek Mempawah Hilir, Iptu Imam Widhiatmoko membenarkan temuan lokasi karhutla di  wilayah hukumnya itu. Imam menjelaskan bermula ketika jajaran Polsek dan Koramil Mempawah melakukan pemantauan hotspot berdasarkan petunjuk satelit dari BMKG. “Kita mendeteksi ada hotspot di Dusun Sebukit Rama, Desa Pasir. Lalu, kami bersama Danramil Mempawah beserta jajaran dan Kades Pasir melakukan pengecekan dilapangan,” terang Imam, Senin (2/8) di Mempawah.

Menurut Imam, akses menuju ke lokasi api sangat sulit. Sebab, jalan menuju ke titik api tidak dapat dilewati kendaraan. Akibatnya, petugas harus berjalan kaki sejauh kurang lebiih 3,5 kilometer menuju ke tengah hutan. “Akses menuju ke lokasi api hanya jalan setapak dikeliling semak belukar. Sehingga, kami harus meninggalkan kendaraan dan berjalan kaki sejauh 3,5 kilometer,” papar Imam.

Baca Juga :  BNN Ungkap Tiga Daerah Zona Merah Narkoba

Setibanya di lokasi, Imam mengatakan petugas menemukan hamparan lahan yang telah terbakar. Dilokasi itu masih menyisakan kobaran api namun berhasil dipadamkan petugas menggunakan ranting pohon. “Kami menemukan beberapa titik api yang sudah kecil, jadi langsung kita lakukan pemadaman agar tidak meluas lagi. Pemadaman dilakukan menggunakan ranting pohon, karena dilokasi itu tidak ada sumber air,” ujarnya.

Lebih jauh, Imam memperkirakan luas lahan yang terbakar di lokasi itu sekitar 5 hektar. Lahan yang terbakar merupakan kebun karet, buah naga dan kelapa sawit yang merupakan milik warga. “Lahan yang terbakar merupakan tanah gambut yang digunakan untuk aktivitas perkebunan. Sejauh ini, kita belum dapat memastikan penyebab kebakaran di lokasi tersebut. Apakah ada unsur kesengajaan atau lainnya masih dilakukan pendalaman,” sebut Imam.

Baca Juga :  Beras Merah-Hitam Organik Jadi Produk Unggulan

Selanjutnya, Imam memastikan Polsek Mempawah Hilir bersama Koramil bersinergi meningkatkan pengawasan terhadap potensi karhutla di wilayah hukumnya. Petugas akan melaksanakan patroli secara rutin di lokasi-lokasi rawan karhutla. “Kita akan melaksanakan patroli secara rutin dan terjadwal di di lokasi rawan di Kecamatan Mempawah  Hilir seperti di Desa Pasir, Sengkubang dan Malikian. Kami selalu menghimbau dan mengingatkan masyarakat agar tidak membakar hutan,” tegasnya mengakhiri.(wah)

MEMPAWAH – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Mempawah mengancam. Petugas menemukan kurang lebih 5 hektar lahan perkebunan di Desa Pasir, Kecamatan Mempawah Hilir ludes terbakar, Minggu (1/8) siang. Api berhasil dipadamkan petugas gabungan TNI/Polri beserta perangkat desa setempat.

Kapolsek Mempawah Hilir, Iptu Imam Widhiatmoko membenarkan temuan lokasi karhutla di  wilayah hukumnya itu. Imam menjelaskan bermula ketika jajaran Polsek dan Koramil Mempawah melakukan pemantauan hotspot berdasarkan petunjuk satelit dari BMKG. “Kita mendeteksi ada hotspot di Dusun Sebukit Rama, Desa Pasir. Lalu, kami bersama Danramil Mempawah beserta jajaran dan Kades Pasir melakukan pengecekan dilapangan,” terang Imam, Senin (2/8) di Mempawah.

Menurut Imam, akses menuju ke lokasi api sangat sulit. Sebab, jalan menuju ke titik api tidak dapat dilewati kendaraan. Akibatnya, petugas harus berjalan kaki sejauh kurang lebiih 3,5 kilometer menuju ke tengah hutan. “Akses menuju ke lokasi api hanya jalan setapak dikeliling semak belukar. Sehingga, kami harus meninggalkan kendaraan dan berjalan kaki sejauh 3,5 kilometer,” papar Imam.

Baca Juga :  Beras Merah-Hitam Organik Jadi Produk Unggulan

Setibanya di lokasi, Imam mengatakan petugas menemukan hamparan lahan yang telah terbakar. Dilokasi itu masih menyisakan kobaran api namun berhasil dipadamkan petugas menggunakan ranting pohon. “Kami menemukan beberapa titik api yang sudah kecil, jadi langsung kita lakukan pemadaman agar tidak meluas lagi. Pemadaman dilakukan menggunakan ranting pohon, karena dilokasi itu tidak ada sumber air,” ujarnya.

Lebih jauh, Imam memperkirakan luas lahan yang terbakar di lokasi itu sekitar 5 hektar. Lahan yang terbakar merupakan kebun karet, buah naga dan kelapa sawit yang merupakan milik warga. “Lahan yang terbakar merupakan tanah gambut yang digunakan untuk aktivitas perkebunan. Sejauh ini, kita belum dapat memastikan penyebab kebakaran di lokasi tersebut. Apakah ada unsur kesengajaan atau lainnya masih dilakukan pendalaman,” sebut Imam.

Baca Juga :  Bayu Terima Bantuan Bedah Rumah

Selanjutnya, Imam memastikan Polsek Mempawah Hilir bersama Koramil bersinergi meningkatkan pengawasan terhadap potensi karhutla di wilayah hukumnya. Petugas akan melaksanakan patroli secara rutin di lokasi-lokasi rawan karhutla. “Kita akan melaksanakan patroli secara rutin dan terjadwal di di lokasi rawan di Kecamatan Mempawah  Hilir seperti di Desa Pasir, Sengkubang dan Malikian. Kami selalu menghimbau dan mengingatkan masyarakat agar tidak membakar hutan,” tegasnya mengakhiri.(wah)

Most Read

Artikel Terbaru

/