alexametrics
31.7 C
Pontianak
Sunday, May 22, 2022

Pengukuhan DPC APDESI Mempawah

Jangan Melanggar Aturan

MEMPAWAH – Ketua Umum DPP APDESI, Sindawa Tarang mengukuhkan Pengurus DPC APDESI Kabupaten Mempawah periode 2020-2025, Senin (31/8) malam di Pontianak. Asosiasi kepala desa itu dipimpin oleh Abdul Majid.

Pengukuhan dan pelantikan Pengurus DPC APDESI Mempawah turut dihadiri Bupati Mempawah, Erlina, Pimpinan DPRD Mempawah beserta seluruh kepala desa (Kades) dan BPD se-Kabupaten Mempawah.

“Selain melantik Pengurus DPC APDESI Kabupaten Mempawah, saya juga diminta memberikan pembekalan dan pencerahan kepada seluruh pengurus dan anggota APDESI Kabupaten Mempawah,” terang Sindawa.

Menurut Sindawa, pentingnya pembekalan tersebut untuk memberikan pehaman yang baik kepada seluruh Kades di Kabupaten Mempawah. Terutama menyangkut aturan dan ketentuan perundang-undangan yang berkaitan dengan tupoksi Kades.

“Apalagi ada 30 Kades baru di Kabupaten Mempawah. Karena itu, pembekalan dan pencerahan ini sangat penting untuk meningkatkan wawasan Kades. Supaya, Kades dapat bekerja maksimal memberikan pelayanan kepada masyarakat tanpa melanggar aturan yang ada,” pendapatnya.

Saat ini, Sindawa mengungkapkan, anggaran desa yang dikucurkan pemerintah pusat nominalnya semakin meningkat. Maka, diperlukan pemahaman yang baik tentang aturan perundang-undangan. Agar, kebijakan penggunaan anggaran dana desa tidak melanggar aturan yang berlaku.

Baca Juga :  Masjid Agung Al-Falah Diperkirakan Rampung Akhir Tahun

“Sebab, jika Kades keliru membuat kebijakan anggaran dan melanggar aturan yang ada maka konsekuensinya ke ranah hukum. Ini yang harus dipahami dan diantisipasi agar tidak ada Kades di Kabupaten Mempawah yang terjerat hukum,” harap dia.

Dia menekankan agar penggunaan dana desa harus bermuara pada kepentingan masyarakat desa. Sebab, jika landasan penggunaan anggaran tersebut menyimpang dari ketentuannya maka akan memberikan dampak buruk terhadap lingkungan maupun pribadi kades.

“Kita ingin 60 desa di Kabupaten Mempawah dapat memberikan kontribusi maksimal terhadap kinerja pelayanan dan pembangunan pedesaan. Agar seluruh desa di Kabupaten Mempawah menjadi desa maju dan berkembang dimasa mendatang,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Mempawah, Erlina optimis APDESI mampu memberikan kontribusi maksimal terhadap pembangunan di Kabupaten Mempawah. Karena, APDESI memiliki peranan penting dan strategis dalam mendukung realisasi program kerja pemerintah daerah di masyarakat.

“APDESI ini merupakan ujung tombak pemerintah di masyarakat. Karena, mereka yang berhadapan dan bersentuhan langsung dengan masyarakat. Maka, sukses atau gagalnya program pembangunan daerah ditentukan dari kepiawaian Kades,” tegasnya.

Untuk itu, Erlina berpesan agar seluruh Kades dan BPD agar bersungguh-sungguh mengikuti pelaksanaan Bimtek yang dilaksanakan APDESI Kabupaten Mempawah. Sebab, bimtek tersebut merupakan wadah untuk memberikan pembekalan kepada seluruh Kades dan BPD di Kabupaten Mempawah.

Baca Juga :  Bupati dan Muspida Tabur Bunga di TMP Putra Bangsa

“Kami memotivasi dan memacu seluruh Kades agar berlomba-lomba meningkatkan mutu dan kualitas kinerja pelayanan publik. Serta melaksanakan program pembangunan strategis dilingkungan masyarakatnya masing-masing,” pinta Erlina.

Ketua APDESI Kabupaten Mempawah, Abdul Majid menegaskan pihaknya akan membangun sistem dan komunikasi yang baik agar APDESI Kabupaten Mempawah selalu kompak dan bersatu.

“Langkah pertama yang akan kita laksanakan adalah menyusun struktur program kerja agar dapat dilaksanakan seluruh Kades di Kabupaten Mempawah,” katanya.

Kemudian, lanjut Kades Wajok Hilir itu, pihaknya melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah beserta instansi vertikal dan seluruh stakeholder dilingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah.

“Kita ingin menciptakan sinergitas dengan seluruh pihak. Karena, APDESI ini merupakan suatu sistem yang bukan hanya milik Kades, melainkan seluruh perangkat dan staf pemerintah desa. Karena itu, secara perlahan nantinya kita akan merangkul seluruh aparatur desa di Kabupaten Mempawah untuk bersama-sama APDESI memberikan kontribusi terhadap untuk daerah dan masyarakat Kabupaten Mempawah,” tukasnya.(wah)

Jangan Melanggar Aturan

MEMPAWAH – Ketua Umum DPP APDESI, Sindawa Tarang mengukuhkan Pengurus DPC APDESI Kabupaten Mempawah periode 2020-2025, Senin (31/8) malam di Pontianak. Asosiasi kepala desa itu dipimpin oleh Abdul Majid.

Pengukuhan dan pelantikan Pengurus DPC APDESI Mempawah turut dihadiri Bupati Mempawah, Erlina, Pimpinan DPRD Mempawah beserta seluruh kepala desa (Kades) dan BPD se-Kabupaten Mempawah.

“Selain melantik Pengurus DPC APDESI Kabupaten Mempawah, saya juga diminta memberikan pembekalan dan pencerahan kepada seluruh pengurus dan anggota APDESI Kabupaten Mempawah,” terang Sindawa.

Menurut Sindawa, pentingnya pembekalan tersebut untuk memberikan pehaman yang baik kepada seluruh Kades di Kabupaten Mempawah. Terutama menyangkut aturan dan ketentuan perundang-undangan yang berkaitan dengan tupoksi Kades.

“Apalagi ada 30 Kades baru di Kabupaten Mempawah. Karena itu, pembekalan dan pencerahan ini sangat penting untuk meningkatkan wawasan Kades. Supaya, Kades dapat bekerja maksimal memberikan pelayanan kepada masyarakat tanpa melanggar aturan yang ada,” pendapatnya.

Saat ini, Sindawa mengungkapkan, anggaran desa yang dikucurkan pemerintah pusat nominalnya semakin meningkat. Maka, diperlukan pemahaman yang baik tentang aturan perundang-undangan. Agar, kebijakan penggunaan anggaran dana desa tidak melanggar aturan yang berlaku.

Baca Juga :  Hj Andriani Pimpin Pengadilan Agama Mempawah

“Sebab, jika Kades keliru membuat kebijakan anggaran dan melanggar aturan yang ada maka konsekuensinya ke ranah hukum. Ini yang harus dipahami dan diantisipasi agar tidak ada Kades di Kabupaten Mempawah yang terjerat hukum,” harap dia.

Dia menekankan agar penggunaan dana desa harus bermuara pada kepentingan masyarakat desa. Sebab, jika landasan penggunaan anggaran tersebut menyimpang dari ketentuannya maka akan memberikan dampak buruk terhadap lingkungan maupun pribadi kades.

“Kita ingin 60 desa di Kabupaten Mempawah dapat memberikan kontribusi maksimal terhadap kinerja pelayanan dan pembangunan pedesaan. Agar seluruh desa di Kabupaten Mempawah menjadi desa maju dan berkembang dimasa mendatang,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Mempawah, Erlina optimis APDESI mampu memberikan kontribusi maksimal terhadap pembangunan di Kabupaten Mempawah. Karena, APDESI memiliki peranan penting dan strategis dalam mendukung realisasi program kerja pemerintah daerah di masyarakat.

“APDESI ini merupakan ujung tombak pemerintah di masyarakat. Karena, mereka yang berhadapan dan bersentuhan langsung dengan masyarakat. Maka, sukses atau gagalnya program pembangunan daerah ditentukan dari kepiawaian Kades,” tegasnya.

Untuk itu, Erlina berpesan agar seluruh Kades dan BPD agar bersungguh-sungguh mengikuti pelaksanaan Bimtek yang dilaksanakan APDESI Kabupaten Mempawah. Sebab, bimtek tersebut merupakan wadah untuk memberikan pembekalan kepada seluruh Kades dan BPD di Kabupaten Mempawah.

Baca Juga :  IPC Cabang Pontianak Bantu Korban Banjir Purun Kecil

“Kami memotivasi dan memacu seluruh Kades agar berlomba-lomba meningkatkan mutu dan kualitas kinerja pelayanan publik. Serta melaksanakan program pembangunan strategis dilingkungan masyarakatnya masing-masing,” pinta Erlina.

Ketua APDESI Kabupaten Mempawah, Abdul Majid menegaskan pihaknya akan membangun sistem dan komunikasi yang baik agar APDESI Kabupaten Mempawah selalu kompak dan bersatu.

“Langkah pertama yang akan kita laksanakan adalah menyusun struktur program kerja agar dapat dilaksanakan seluruh Kades di Kabupaten Mempawah,” katanya.

Kemudian, lanjut Kades Wajok Hilir itu, pihaknya melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah beserta instansi vertikal dan seluruh stakeholder dilingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah.

“Kita ingin menciptakan sinergitas dengan seluruh pihak. Karena, APDESI ini merupakan suatu sistem yang bukan hanya milik Kades, melainkan seluruh perangkat dan staf pemerintah desa. Karena itu, secara perlahan nantinya kita akan merangkul seluruh aparatur desa di Kabupaten Mempawah untuk bersama-sama APDESI memberikan kontribusi terhadap untuk daerah dan masyarakat Kabupaten Mempawah,” tukasnya.(wah)

Most Read

Artikel Terbaru

/