alexametrics
27 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Implementasi e-SPOP PBB, KPP Mempawah Adakan Kelas Pajak

KPP Pratama Mempawah mengadakan kelas pajak daring melalui media Zoom dan disiarkan secara langsung  lewat akun Youtube resmi KPP Pratama Mempawah @pajak_mempawah, Kamis (04/02). Tema kali ini adalah “Pengisian dan Pelaporan e-SPOP PBB Sektor P5L”.

Peserta adalah seluruh wajib pajak yang memiliki objek pajak PBB sektor P5L (Perkebunan, Perhutanan, Pertambangan Minyak dan Gas Bumi, Pertambangan Panas Bumi, Pertambangan Mineral atau Batubara, dan lainnya) yang teradministrasi di KPP Pratama Mempawah. Mereka semua hadir pada kesempatan ini.

“Implementasi e-SPOP adalah kebijakan dari Direktorat Jenderal Pajak dan tujuannya untuk pembenahan basis data dan optimalisasi penatausahaan PBB P5L,” ungkap Suparnyo Kepala Seksi Ekstensifikasi dan Penyuluhan.

Baca Juga :  Buaya Rawa Ganas Hebohkan Warga Purun Kecil

Suparnyo juga menyampaikan kepada wajib pajak yang hadir agar membuatkan bukti potong 1721-A1 kepada para karyawan agar dapat digunakan untuk pelaporan SPT Tahunan. Jangka waktu pelaporan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi Tahun 2020 akan berakhir pada tanggal 31 Maret 2021.

Materi disampaikan oleh Fungsional Asisten Penilai Pajak Terampil KPP Pratama Mempawah, Annisa Fitriana dan Rizky Subarkah. Annisa dan Rizky memaparkan mengenai bagaimana cara pengisian dan pelaporan e-SPOP PBB melalui laman pajak.go.id dan juga kendala-kendala yang mungkin terjadi pada saat pengisian nanti.

Hal ini tentu akan mengurangi penggunaan kertas dan juga memudahkan wajib pajak dalam melaksanakan kewajiban pelaporan SPOP PBB yang sebelumnya masih manual, serta meminimalisir interaksi secara langsung di masa pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Ramai, Kantor Pajak Diserbu Bendahara Instansi

Beberapa pertanyaan disampaikan oleh para peserta melalui kolom pesan maupun secara langsung, dan dijawab dengan baik. Dengan kelas pajak ini, peserta diharapkan dapat memahami pengisian dan pelaporan e-SPOP PBB yang sudah mulai diterapkan pada tahun 2021.(*)

KPP Pratama Mempawah mengadakan kelas pajak daring melalui media Zoom dan disiarkan secara langsung  lewat akun Youtube resmi KPP Pratama Mempawah @pajak_mempawah, Kamis (04/02). Tema kali ini adalah “Pengisian dan Pelaporan e-SPOP PBB Sektor P5L”.

Peserta adalah seluruh wajib pajak yang memiliki objek pajak PBB sektor P5L (Perkebunan, Perhutanan, Pertambangan Minyak dan Gas Bumi, Pertambangan Panas Bumi, Pertambangan Mineral atau Batubara, dan lainnya) yang teradministrasi di KPP Pratama Mempawah. Mereka semua hadir pada kesempatan ini.

“Implementasi e-SPOP adalah kebijakan dari Direktorat Jenderal Pajak dan tujuannya untuk pembenahan basis data dan optimalisasi penatausahaan PBB P5L,” ungkap Suparnyo Kepala Seksi Ekstensifikasi dan Penyuluhan.

Baca Juga :  Disiplin Protap Cegah Corona

Suparnyo juga menyampaikan kepada wajib pajak yang hadir agar membuatkan bukti potong 1721-A1 kepada para karyawan agar dapat digunakan untuk pelaporan SPT Tahunan. Jangka waktu pelaporan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi Tahun 2020 akan berakhir pada tanggal 31 Maret 2021.

Materi disampaikan oleh Fungsional Asisten Penilai Pajak Terampil KPP Pratama Mempawah, Annisa Fitriana dan Rizky Subarkah. Annisa dan Rizky memaparkan mengenai bagaimana cara pengisian dan pelaporan e-SPOP PBB melalui laman pajak.go.id dan juga kendala-kendala yang mungkin terjadi pada saat pengisian nanti.

Hal ini tentu akan mengurangi penggunaan kertas dan juga memudahkan wajib pajak dalam melaksanakan kewajiban pelaporan SPOP PBB yang sebelumnya masih manual, serta meminimalisir interaksi secara langsung di masa pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Kepatuhan Wajib Pajak Tumbuh 22,84%

Beberapa pertanyaan disampaikan oleh para peserta melalui kolom pesan maupun secara langsung, dan dijawab dengan baik. Dengan kelas pajak ini, peserta diharapkan dapat memahami pengisian dan pelaporan e-SPOP PBB yang sudah mulai diterapkan pada tahun 2021.(*)

Most Read

Artikel Terbaru

/