alexametrics
25 C
Pontianak
Sunday, May 29, 2022

Tiga Ahli Waris Terima Santunan

MEMPAWAH – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pontianak merealisasikan santunan kematian untuk tiga keluarga ahli waris program BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Mempawah. Secara simbolis, santunan diserahkan oleh Wakil Bupati, H Muhammad Pagi, Rabu (4/8) di Kantor Bupati Mempawah. Penyerahan santunan kematian tersebut disaksikan oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Pontianak, Ramadan Sayo, Kepala Dinas Sosial, Burhan, Kepala Dinas Perindagnaker, Johana Sari Margiani dan pihak terkait lainnya.

Sementara itu, tiga ahli waris penerima program BPJS Ketenagakerjaan yakni, keluarga almarhum Zainal selaku perangkat Desa Pasir dengan total santunan sebesar Rp 42 juta. Kemudian, ahli waris almarhum Diwan perangkat Desa Mendalok berhak atas santunan Rp 42 juta, serta ahli waris Bayu Kurnia, nelayan yang menjadi korban kecelakaan laut dengan besaran santunan Rp 70 juta.  “Pemerintah Kabupaten Mempawah turut berduka cita atas meninggalnya almarhum perangkat desa dan nelayan korban kecelakaan laut. Mudah-mudahan almarhum mendapatkan tempat terbaik disisi Allah Ta’ala,” ucap Muhammad Pagi mendoakan.

Baca Juga :  Karhutla Hanguskan SDN 19 Telayar

Wabup juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan yang telah merealisasikan santunan kepada ahli waris. Wabup menilai, BPJS Ketenagakerjaan Pontianak bekerja cepat dan tanggap dalam menyalurkan santunan tersebut. “Mudah-mudahan bantuan ini bisa dimaksimalkan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga almarhum. Baik itu kebutuhan hidup, sekolah dan lainnya. Tolong dimanfaatkan untuk keperluan yang urgent, jangan dipakai untuk hal-hal yang kurang bermanfaat,” pesan Wabup.

Lebih jauh, Wabup memberikan apresiasi kepada BPJS Ketenagakerjaan yang telah memberikan santunan tersebut. Dengan penyaluran ini, BPJS Ketenagakerjaan telah membuktikan komitmen dan tanggungjawab BPJS Ketenagakerjaan terhadap masyarakat peserta program santunan. “Kedepan, Pemerintah Kabupaten Mempawah melalui instansi terkait akan ikut mensosialisasikan agar masyarakat nelayan dapat terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Karena, program ini sangat besar manfaatnya. Terutama membantu keluarga nelayan yang mengalami musibah kecelakaan laut,” pendapatnya.

Baca Juga :  Polisi Gerebek Arena Sabung Ayam, Ratusan Warga Kocar Kacir

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Pontianak, Ramadan Sayo menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Mempawah yang telah memfasilitasi kegiatan penyaluran santunan. “Terima kasih atas sinergitas dan optimalisasi agar masyarakat bukan penerima upah dibawah perlindungan Dinas Perikanan dan Pemerintah Desa dapat terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan,” harapnya.

Ramadan berharap semua warga nelayan baik itu nelayan tangkap, home industri dan aparatur desa yang sifatnya perorangan agar terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Sebab, BPJS Ketenagakerjaan memberikan keringanan dan kemudahan bgi peserta program santunan tersebut.  “Hanya dengan Rp 16.500 sudah bisa terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Paling tidak, program ini dapat membantu masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan dimasa mendatang,” pungkasnya.(wah)

MEMPAWAH – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pontianak merealisasikan santunan kematian untuk tiga keluarga ahli waris program BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Mempawah. Secara simbolis, santunan diserahkan oleh Wakil Bupati, H Muhammad Pagi, Rabu (4/8) di Kantor Bupati Mempawah. Penyerahan santunan kematian tersebut disaksikan oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Pontianak, Ramadan Sayo, Kepala Dinas Sosial, Burhan, Kepala Dinas Perindagnaker, Johana Sari Margiani dan pihak terkait lainnya.

Sementara itu, tiga ahli waris penerima program BPJS Ketenagakerjaan yakni, keluarga almarhum Zainal selaku perangkat Desa Pasir dengan total santunan sebesar Rp 42 juta. Kemudian, ahli waris almarhum Diwan perangkat Desa Mendalok berhak atas santunan Rp 42 juta, serta ahli waris Bayu Kurnia, nelayan yang menjadi korban kecelakaan laut dengan besaran santunan Rp 70 juta.  “Pemerintah Kabupaten Mempawah turut berduka cita atas meninggalnya almarhum perangkat desa dan nelayan korban kecelakaan laut. Mudah-mudahan almarhum mendapatkan tempat terbaik disisi Allah Ta’ala,” ucap Muhammad Pagi mendoakan.

Baca Juga :  Tegur Disdukcapil Tolak Cetak KTP-el Luar Domisili

Wabup juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan yang telah merealisasikan santunan kepada ahli waris. Wabup menilai, BPJS Ketenagakerjaan Pontianak bekerja cepat dan tanggap dalam menyalurkan santunan tersebut. “Mudah-mudahan bantuan ini bisa dimaksimalkan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga almarhum. Baik itu kebutuhan hidup, sekolah dan lainnya. Tolong dimanfaatkan untuk keperluan yang urgent, jangan dipakai untuk hal-hal yang kurang bermanfaat,” pesan Wabup.

Lebih jauh, Wabup memberikan apresiasi kepada BPJS Ketenagakerjaan yang telah memberikan santunan tersebut. Dengan penyaluran ini, BPJS Ketenagakerjaan telah membuktikan komitmen dan tanggungjawab BPJS Ketenagakerjaan terhadap masyarakat peserta program santunan. “Kedepan, Pemerintah Kabupaten Mempawah melalui instansi terkait akan ikut mensosialisasikan agar masyarakat nelayan dapat terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Karena, program ini sangat besar manfaatnya. Terutama membantu keluarga nelayan yang mengalami musibah kecelakaan laut,” pendapatnya.

Baca Juga :  Karhutla Hanguskan SDN 19 Telayar

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Pontianak, Ramadan Sayo menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Mempawah yang telah memfasilitasi kegiatan penyaluran santunan. “Terima kasih atas sinergitas dan optimalisasi agar masyarakat bukan penerima upah dibawah perlindungan Dinas Perikanan dan Pemerintah Desa dapat terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan,” harapnya.

Ramadan berharap semua warga nelayan baik itu nelayan tangkap, home industri dan aparatur desa yang sifatnya perorangan agar terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Sebab, BPJS Ketenagakerjaan memberikan keringanan dan kemudahan bgi peserta program santunan tersebut.  “Hanya dengan Rp 16.500 sudah bisa terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Paling tidak, program ini dapat membantu masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan dimasa mendatang,” pungkasnya.(wah)

Most Read

Artikel Terbaru

/