alexametrics
27 C
Pontianak
Sunday, June 26, 2022

Peringatan HAB ke-75 di Mempawah, Tingkatkan Pelayanan dan Tata Kelola Birokrasi

MEMPAWAH – Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-75 tahun 2021 di Kabupaten Mempawah berlangsung hikmad dan sederhana. Peringatan ditandai  upacara bendera di Halaman Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Mempawah, Selasa (5/1) pagi.

Dengan menerapkan prosedur tetap (protap) kesehatan Covid-19 dengan ketat, upacara dipimpin Kepala Kantor (Kakan) Kemenag Mempawah, H Mi’rad. Sementara itu, upacara turut diikuti puluhan peserta dari kalangan Muspida dan pegawai Kemenag Mempawah.

Membacakan sambutan tertulis Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas, H Mi’rad menjelaskan histori beridirinya Kementrian Agama pada tanggal 3 Januari 1946 yang diusulkan melalui sidang Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP).

“Selayaknya kita berterima kasih dan mendoakan semoga amal bakti para pendiri, perintis dan pembangun Kementrian Agama senantiasa mendapatkan balasan pahala disisi Allah Ta’ala,” ucapnya.

Diusianya ke-75 tahun, Mi’rad mengajak seluruh aparatur Kemenag Mempawah agar memaknai segala prestasi dan pencapaian kerja sebagai bahan evaluasi dan renungan untuk meningkatkan kinerja serta pengabdian kepada umat beragama di Indonesia.

Baca Juga :  Persiapkan SDM Lokal Majukan Sektor Industri

“Karena itu, Kementrian Agama memberikan anugerah penghargaan dan apresiasi kepada seluruh elemen umat beragama tanpa membedakan satu dengan lainnya,” tegasnya.

Lebih jauh, Mi’rad mengungkapkan, peringatan HAB ke-75 tahun 2021 mengangkat tema ‘Indonesia Rukun’. Menurut dia, tema ini sejalan dengan semangat nasional yang menempatkan kerukunan umat beragama sebagai modal utama bagi bangsa untuk meraih kemajuan.

“Tanpa kerukunan, sulit menggapai cita-cita besar bangsa Indonesia agar sejajar dengan bangsa-bangsa lainnya di belahan dunia,” ujarnya.

Masih dalam kesempatan itu, Mi’rad mengutarakan beberapa semangat baru yang diusung Kementrian Agama RI dalam bekerja melaksanakan tugas pengabdian kepada umat, bangsa dan negara.

“Pertama, manajemen pelayanan dan tata kelola birokrasi harus semakin baik. Termasuk pelayanan penyelenggaraan haji, umrah, pendidikan agama, keagamaan serta pusat pelayanan keagamaan,” pesannya.

Baca Juga :  Delapan Rumah Tertimpa Longsor di Peniraman

Kedua, sambung dia, penguatan moderasi beragama. Salah satunya penekanan moderasi beragama yakni penguatan literasi keagamaan, budaya toleransi dan nilai-nilai kebangsaan.

“Terakhir, pentingnya menjaga dan memupuk persaudaraan. Upaya ini meliputi merawat persaudaraan seagama, persaudaraan sebangsa dan setanah air serta pengembangan persaudaraan kemanusiaan,” paparnya.

Usai memimpin upacara, Kakan Kemenag Mempawah, Mi’rad menyerahkan Penghargaan Satyalancana Karya Satya kepada 25 ASN dilingkungan kerja Kemenag Mempawah.

“Para penerima penghargaan ini merupakan pegawai yang dinilai memiliki dedikasi dan pengabdian yang tinggi terhadap Kemenag Mempawah,” ucapnya.

Penghargaan yang telah diputuskan melalui Presiden RI, Nomor 123/TK/Tahun 2020 tentang penganugerahan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya itu diberikan kepada kepada pegawai yang telah mengabdikan dirinya selama 10, 20, dan 30 tahun.(wah)

MEMPAWAH – Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-75 tahun 2021 di Kabupaten Mempawah berlangsung hikmad dan sederhana. Peringatan ditandai  upacara bendera di Halaman Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Mempawah, Selasa (5/1) pagi.

Dengan menerapkan prosedur tetap (protap) kesehatan Covid-19 dengan ketat, upacara dipimpin Kepala Kantor (Kakan) Kemenag Mempawah, H Mi’rad. Sementara itu, upacara turut diikuti puluhan peserta dari kalangan Muspida dan pegawai Kemenag Mempawah.

Membacakan sambutan tertulis Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas, H Mi’rad menjelaskan histori beridirinya Kementrian Agama pada tanggal 3 Januari 1946 yang diusulkan melalui sidang Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP).

“Selayaknya kita berterima kasih dan mendoakan semoga amal bakti para pendiri, perintis dan pembangun Kementrian Agama senantiasa mendapatkan balasan pahala disisi Allah Ta’ala,” ucapnya.

Diusianya ke-75 tahun, Mi’rad mengajak seluruh aparatur Kemenag Mempawah agar memaknai segala prestasi dan pencapaian kerja sebagai bahan evaluasi dan renungan untuk meningkatkan kinerja serta pengabdian kepada umat beragama di Indonesia.

Baca Juga :  Banjir Masih Bertahan, Desa Sejegi Laporkan Ribuan Jiwa Terdampak

“Karena itu, Kementrian Agama memberikan anugerah penghargaan dan apresiasi kepada seluruh elemen umat beragama tanpa membedakan satu dengan lainnya,” tegasnya.

Lebih jauh, Mi’rad mengungkapkan, peringatan HAB ke-75 tahun 2021 mengangkat tema ‘Indonesia Rukun’. Menurut dia, tema ini sejalan dengan semangat nasional yang menempatkan kerukunan umat beragama sebagai modal utama bagi bangsa untuk meraih kemajuan.

“Tanpa kerukunan, sulit menggapai cita-cita besar bangsa Indonesia agar sejajar dengan bangsa-bangsa lainnya di belahan dunia,” ujarnya.

Masih dalam kesempatan itu, Mi’rad mengutarakan beberapa semangat baru yang diusung Kementrian Agama RI dalam bekerja melaksanakan tugas pengabdian kepada umat, bangsa dan negara.

“Pertama, manajemen pelayanan dan tata kelola birokrasi harus semakin baik. Termasuk pelayanan penyelenggaraan haji, umrah, pendidikan agama, keagamaan serta pusat pelayanan keagamaan,” pesannya.

Baca Juga :  Kapolda Ingatkan Anggota Kebersihan Markas

Kedua, sambung dia, penguatan moderasi beragama. Salah satunya penekanan moderasi beragama yakni penguatan literasi keagamaan, budaya toleransi dan nilai-nilai kebangsaan.

“Terakhir, pentingnya menjaga dan memupuk persaudaraan. Upaya ini meliputi merawat persaudaraan seagama, persaudaraan sebangsa dan setanah air serta pengembangan persaudaraan kemanusiaan,” paparnya.

Usai memimpin upacara, Kakan Kemenag Mempawah, Mi’rad menyerahkan Penghargaan Satyalancana Karya Satya kepada 25 ASN dilingkungan kerja Kemenag Mempawah.

“Para penerima penghargaan ini merupakan pegawai yang dinilai memiliki dedikasi dan pengabdian yang tinggi terhadap Kemenag Mempawah,” ucapnya.

Penghargaan yang telah diputuskan melalui Presiden RI, Nomor 123/TK/Tahun 2020 tentang penganugerahan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya itu diberikan kepada kepada pegawai yang telah mengabdikan dirinya selama 10, 20, dan 30 tahun.(wah)

Most Read

Artikel Terbaru

/