alexametrics
25 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Aktivitas Lalu Lintas Diperketat, Pengendara Jalani Pemeriksaan Suhu Tubuh

MEMPAWAH – Tim Gugus Tugas Kabupaten Mempawah memperketat akses keluar masuk orang di wilayahnya. Caranya dengan melakukan pemeriksaan terhadap pengendara yang melintas di Jalan Raya Sungai Pinyuh, Senin (6/4) siang. Puluhan pengendara dilakukan pemeriksaan intensif karena memiliki suhu badan tinggi.

Dari pantauan Pontianak Post, puluhan petugas gabungan dari TNI/Polri, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Kesehatan, Puskesmas Sungai Pinyuh dan lainnya memeriksa kendaaraan yang melintas di depan Puskesmas Rawat Inap Sungai Pinyuh. Baik kendaraan yang datang dari arah Pontianak maupun Singkawang tak luput dari pemeriksaan petugas.

Dalam kegiatan tersebut, seluruh pengendara dilakukan pengecekan suhu badan dengan menggunakan thermometer digital. Bagi pengendara yang terdeteksi memiliki suhu tubuh diatas 37,5 derajat celcius maka akan dilakukan pemeriksaan lanjutdan di Puskesmas Sungai Pinyuh.

“Dari keseluruhan pemeriksaan dilapangan, ada sekitar 50 pengendara yang memiliki suhu tubuh diatas 37,5 derajat celcius. Kemudian, mereka diperiksa ulang untuk memastikan suhu tubuhnya. Ada beberapa orang yang suhu tubuhnya turun, dan ada pula yang tetap tinggi,” terang Kepala Puskesmas Sungai Pinyuh, dr Hj Riska Susanti.

Baca Juga :  Bupati Resmikan Kantor Lurah Sungai Pinyuh

Kemudian, lanjut Riska, pengendara yang suhu tubuhnya dibawah 37,5 celcius maka dimasukan dalam kategori Orang Pelaku Perjalanan (OPP). Sedangkan bagi pengendara yang suhu tubuhnya tinggi dan memiliki riwayat perjalanan dari Kota Pontianak, dikategorikan menjadi Orang Dalam Pengawasan (ODP).

“Kita juga mengecek riwayat kesehatan, apakah ada demam, batuk, pilek atau sesak nafas serta apakah memiliki kontak dengan pasien positif Covid-19. Selanjutnya, mereka kita sarankan untuk pulang kerumah dan mengkarantina diri selama 14 hari kedepan,” tuturnya.

Terkait lanjutan dari kegiatan tersebut, Riska mengaku masih menunggu koordinasi dengan pihak terkait lainnya. Jika memang diputuskan untuk berkelanjutan maka pihaknya siap melakukan rutinitas pemeriksaan suhu tubuh terhadap pengendara yang melintas di wilayah itu.

Baca Juga :  Masalah Lahan, Selesaikan dengan Berunding

“Kami menunggu koordinasi dari TNI/Polri. Jika memang kegiatan ini berlanjut setiap hari, maka kami siap melakukan pemeriksaan dilapangan,” tegasnya.

Lebih jauh, Riska mengatakan, pemeriksaan suhu tubuh menjadi langkah penting dalam upaya mengantisipasi penularan wabah Covid-19 di Kabupaten Mempawah. Mengingat, wilayah Kabupaten Mempawah berada diantara Kota Pontianak dan Singkawang yang saat ini sudah ditemukan kasus positif Covid-19.

“Di Kalbar sudah terjadi transimisi lokal penyebaran Covid-19. Makanya, kewaspadaan tinggi dari Pemerintah Kabupaten Mempawah untuk melakukan skriming untuk semua warga yang sedang melintas di wilayah Kabupaten Mempawah menjadi hal yang sangat penting dan strategis,” pendapatnya.

Selain melakukan pemeriksaan suhu tubuh, petugas juga memberikan sosialisasi kepada pengendara agar menggunakan masker saat berada diluar rumah serta disiplin mencuci tangan pakai sabun dan menerapkan sosial distancing dilingkungannya masing-masing.(wah)

 

MEMPAWAH – Tim Gugus Tugas Kabupaten Mempawah memperketat akses keluar masuk orang di wilayahnya. Caranya dengan melakukan pemeriksaan terhadap pengendara yang melintas di Jalan Raya Sungai Pinyuh, Senin (6/4) siang. Puluhan pengendara dilakukan pemeriksaan intensif karena memiliki suhu badan tinggi.

Dari pantauan Pontianak Post, puluhan petugas gabungan dari TNI/Polri, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Kesehatan, Puskesmas Sungai Pinyuh dan lainnya memeriksa kendaaraan yang melintas di depan Puskesmas Rawat Inap Sungai Pinyuh. Baik kendaraan yang datang dari arah Pontianak maupun Singkawang tak luput dari pemeriksaan petugas.

Dalam kegiatan tersebut, seluruh pengendara dilakukan pengecekan suhu badan dengan menggunakan thermometer digital. Bagi pengendara yang terdeteksi memiliki suhu tubuh diatas 37,5 derajat celcius maka akan dilakukan pemeriksaan lanjutdan di Puskesmas Sungai Pinyuh.

“Dari keseluruhan pemeriksaan dilapangan, ada sekitar 50 pengendara yang memiliki suhu tubuh diatas 37,5 derajat celcius. Kemudian, mereka diperiksa ulang untuk memastikan suhu tubuhnya. Ada beberapa orang yang suhu tubuhnya turun, dan ada pula yang tetap tinggi,” terang Kepala Puskesmas Sungai Pinyuh, dr Hj Riska Susanti.

Baca Juga :  Kafilah Desa Sengkubang Juara Umum

Kemudian, lanjut Riska, pengendara yang suhu tubuhnya dibawah 37,5 celcius maka dimasukan dalam kategori Orang Pelaku Perjalanan (OPP). Sedangkan bagi pengendara yang suhu tubuhnya tinggi dan memiliki riwayat perjalanan dari Kota Pontianak, dikategorikan menjadi Orang Dalam Pengawasan (ODP).

“Kita juga mengecek riwayat kesehatan, apakah ada demam, batuk, pilek atau sesak nafas serta apakah memiliki kontak dengan pasien positif Covid-19. Selanjutnya, mereka kita sarankan untuk pulang kerumah dan mengkarantina diri selama 14 hari kedepan,” tuturnya.

Terkait lanjutan dari kegiatan tersebut, Riska mengaku masih menunggu koordinasi dengan pihak terkait lainnya. Jika memang diputuskan untuk berkelanjutan maka pihaknya siap melakukan rutinitas pemeriksaan suhu tubuh terhadap pengendara yang melintas di wilayah itu.

Baca Juga :  Sungai Mempawah Tercemar, Ribuan Ekor Ikan Mati

“Kami menunggu koordinasi dari TNI/Polri. Jika memang kegiatan ini berlanjut setiap hari, maka kami siap melakukan pemeriksaan dilapangan,” tegasnya.

Lebih jauh, Riska mengatakan, pemeriksaan suhu tubuh menjadi langkah penting dalam upaya mengantisipasi penularan wabah Covid-19 di Kabupaten Mempawah. Mengingat, wilayah Kabupaten Mempawah berada diantara Kota Pontianak dan Singkawang yang saat ini sudah ditemukan kasus positif Covid-19.

“Di Kalbar sudah terjadi transimisi lokal penyebaran Covid-19. Makanya, kewaspadaan tinggi dari Pemerintah Kabupaten Mempawah untuk melakukan skriming untuk semua warga yang sedang melintas di wilayah Kabupaten Mempawah menjadi hal yang sangat penting dan strategis,” pendapatnya.

Selain melakukan pemeriksaan suhu tubuh, petugas juga memberikan sosialisasi kepada pengendara agar menggunakan masker saat berada diluar rumah serta disiplin mencuci tangan pakai sabun dan menerapkan sosial distancing dilingkungannya masing-masing.(wah)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/