alexametrics
31 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Ratusan Ribu Warga Membludak Saksikan Atraksi Tatung   

Semarak Cap Go Meh 2020 Sungai Pinyuh  

MEMPAWAH – Puncak perayaan Cap Go Meh 2020 di Sungai Pinyuh berlangsung semarak, Sabtu siang (8/2). Ribuan masyarakat tumpah ruah menyaksikan pawai yang diikuti 70 tandu tatung hingga barongsai Tri Dharma Mempawah dan Bolang. Dimulai dari Vihara Tri Dharma Bakti, para peserta pawai mengelilingi rute Kawasan Sungai Pinyuh. Warga pun tumpah ruah di jalan menyaksikan momen tersebut. Tak hanya warga lokal, namun juga warga dari luar Sungai Pinyuh rela berpanas-panasan menyaksikan atraksi tahunan tersebut.

Kegiatan Cap Go Meh 2020 di Mempawah dibuka Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Pemerintah Kabupaten Mempawah, Drs Rochmat Effendi. Dihadiri pula jajaran Forkopimda Pemerintah Kabupaten Mempawah, pejabat SKPD, Camat, Muspika hingga tokoh masyarakat tionghoa.
Sejak pagi hari, masyarakat pengunjung tampak tumpah ruah di sepanjang jalan Pasar Sungai Pinyuh.

Petugas pun harus bekerjakeras mengurai keramaian pengunjung untuk menghindari terjadinya kemacetan arus lalu lintas yang melintas di Jalan Raya Sungai Pinyuh. Hingga menjelang siang, pengunjung tampak mengepung Pasar Sungai Pinyuh.

Sementara itu, ratusan tatung dari berbagai daerah di Kabupaten Mempawah terus berdatangan ke lokasi atraksi. Titik kumpulnya di Vihara Tri Dharma Sungai Pinyuh yang menjadi pusat acara. Satu persatu tandu-tandu tatung beserta rombongan memasuki halaman vihara. Tampak pula rombongan barongsai siap menghibur masyarakat pengunjung.

Baca Juga :  YBS Dukung Larangan CGM, Ratusan Turis Batal Datang ke Singkawang

Cap Go Meh 2020 di Sungai Pinyuh semakin semarak dengan partisipasi masyarakat suku Dayak yang tergabung dalam Malino Community. Tak mau kalah, mereka menunjukan sejumlah atraksi yang membuat antusias pengunjung semakin meningkat.

“Aksi para tatung, naga dan barongsai menggambarkan perilaku budaya yang mempunyai nilai jual untuk mendatangkan wisatawan. Maka unsur-unsur ini harus dapat dilaksanakan secara maksimal agar memberikan manfaat positif bagi masyarakat dan lingkungan,” ujar Rochmat Effendi membacakan sambutan Bupati Hj Erlina SH MH.

Menurut mantan Camat Sungai Pinyuh itu, perayaan Imlek dan Cap Go Meh tumbuh dan mengakar menjadi khasanah kekayaan budaya lokal di Mempawah. Kegiatan itu mengandung pengetahuan kebudayaan yang berisikan nilai religi maupun edukasi hingga patut untuk dilestarikan ditiap generasi.

“Mempawah memiliki potensi besar dalam pengembangan paket wisata budaya dan religi. Karena daerah ini memiliki keragaman etnik, serta wisata alam maupun buatan yang memiliki nilai jual tinggi. Untuk itu diperlukan dukungan dan kerja sama seluruh komponen masyarakat untuk pengembangan event budaya dimasa mendatang,” harapnya.

Baca Juga :  1.464 Warga Sadaniang Terima Vaksin Dosis Dua

Sementara itu, Ketua Panitia Cap Go Meh 2020, Kok Siu Min mengucapkan terima kasih kepada donatur, Pemerintah Kabupaten Mempawah dan seluruh elemen masyarakat yang telah mendukung dan berpartisipasi mensukseskan seluruh perayaan imlek 2571 dan cap go meh 2020.

“Mari kita bersama selalu menjaga keharmonisan dan kerukunan di masyarakat yang selama ini sudah terbina dengan baik. Sehingga Kabupaten Mempawah akan semakin tumbuh dan berkembang menjadi daerah yang maju dan sejahtera,” serunya.

Pria yang akrab disapa Amin ini menilai perayaan Cap Go Meh selalu dinantikan masyarakat Kabupaten Mempawah khususnya warga tionghoa. Karenanya, perayaan ini diharapkan dapat menambah nilai seni budaya masyarakat. Disamping itu, dapat menjadi daya tarik wisatawan domestik maupun mancanegara untuk datang dan berkunjung ke Mempawah.

“Mudah-mudahan melalui momentum Imlek dan Cap Go Meh ini semakin meningkatkan persatuan dan kesatuan dalam bingkai kesamaan umat beragama di Kabupaten Mempawah,” tukasnya. (*)

Semarak Cap Go Meh 2020 Sungai Pinyuh  

MEMPAWAH – Puncak perayaan Cap Go Meh 2020 di Sungai Pinyuh berlangsung semarak, Sabtu siang (8/2). Ribuan masyarakat tumpah ruah menyaksikan pawai yang diikuti 70 tandu tatung hingga barongsai Tri Dharma Mempawah dan Bolang. Dimulai dari Vihara Tri Dharma Bakti, para peserta pawai mengelilingi rute Kawasan Sungai Pinyuh. Warga pun tumpah ruah di jalan menyaksikan momen tersebut. Tak hanya warga lokal, namun juga warga dari luar Sungai Pinyuh rela berpanas-panasan menyaksikan atraksi tahunan tersebut.

Kegiatan Cap Go Meh 2020 di Mempawah dibuka Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Pemerintah Kabupaten Mempawah, Drs Rochmat Effendi. Dihadiri pula jajaran Forkopimda Pemerintah Kabupaten Mempawah, pejabat SKPD, Camat, Muspika hingga tokoh masyarakat tionghoa.
Sejak pagi hari, masyarakat pengunjung tampak tumpah ruah di sepanjang jalan Pasar Sungai Pinyuh.

Petugas pun harus bekerjakeras mengurai keramaian pengunjung untuk menghindari terjadinya kemacetan arus lalu lintas yang melintas di Jalan Raya Sungai Pinyuh. Hingga menjelang siang, pengunjung tampak mengepung Pasar Sungai Pinyuh.

Sementara itu, ratusan tatung dari berbagai daerah di Kabupaten Mempawah terus berdatangan ke lokasi atraksi. Titik kumpulnya di Vihara Tri Dharma Sungai Pinyuh yang menjadi pusat acara. Satu persatu tandu-tandu tatung beserta rombongan memasuki halaman vihara. Tampak pula rombongan barongsai siap menghibur masyarakat pengunjung.

Baca Juga :  Bantu Relawan Covid-19 Sungai Pinyuh

Cap Go Meh 2020 di Sungai Pinyuh semakin semarak dengan partisipasi masyarakat suku Dayak yang tergabung dalam Malino Community. Tak mau kalah, mereka menunjukan sejumlah atraksi yang membuat antusias pengunjung semakin meningkat.

“Aksi para tatung, naga dan barongsai menggambarkan perilaku budaya yang mempunyai nilai jual untuk mendatangkan wisatawan. Maka unsur-unsur ini harus dapat dilaksanakan secara maksimal agar memberikan manfaat positif bagi masyarakat dan lingkungan,” ujar Rochmat Effendi membacakan sambutan Bupati Hj Erlina SH MH.

Menurut mantan Camat Sungai Pinyuh itu, perayaan Imlek dan Cap Go Meh tumbuh dan mengakar menjadi khasanah kekayaan budaya lokal di Mempawah. Kegiatan itu mengandung pengetahuan kebudayaan yang berisikan nilai religi maupun edukasi hingga patut untuk dilestarikan ditiap generasi.

“Mempawah memiliki potensi besar dalam pengembangan paket wisata budaya dan religi. Karena daerah ini memiliki keragaman etnik, serta wisata alam maupun buatan yang memiliki nilai jual tinggi. Untuk itu diperlukan dukungan dan kerja sama seluruh komponen masyarakat untuk pengembangan event budaya dimasa mendatang,” harapnya.

Baca Juga :  YBS Dukung Larangan CGM, Ratusan Turis Batal Datang ke Singkawang

Sementara itu, Ketua Panitia Cap Go Meh 2020, Kok Siu Min mengucapkan terima kasih kepada donatur, Pemerintah Kabupaten Mempawah dan seluruh elemen masyarakat yang telah mendukung dan berpartisipasi mensukseskan seluruh perayaan imlek 2571 dan cap go meh 2020.

“Mari kita bersama selalu menjaga keharmonisan dan kerukunan di masyarakat yang selama ini sudah terbina dengan baik. Sehingga Kabupaten Mempawah akan semakin tumbuh dan berkembang menjadi daerah yang maju dan sejahtera,” serunya.

Pria yang akrab disapa Amin ini menilai perayaan Cap Go Meh selalu dinantikan masyarakat Kabupaten Mempawah khususnya warga tionghoa. Karenanya, perayaan ini diharapkan dapat menambah nilai seni budaya masyarakat. Disamping itu, dapat menjadi daya tarik wisatawan domestik maupun mancanegara untuk datang dan berkunjung ke Mempawah.

“Mudah-mudahan melalui momentum Imlek dan Cap Go Meh ini semakin meningkatkan persatuan dan kesatuan dalam bingkai kesamaan umat beragama di Kabupaten Mempawah,” tukasnya. (*)

Most Read

DPRD Landak Perhatikan Stunting

Sembelih Hewan Kurban Wajib Prokes

TMMD Desa Tolok Capai 70 Persen

Artikel Terbaru

/