alexametrics
27 C
Pontianak
Wednesday, June 29, 2022

Ingatkan Masyarakat Tak Gelar Perayaan Seremonial

MEMPAWAH – Polres Mempawah melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Liong Kapuas 2021 di Halaman Mapolres Mempawah, Rabu (10/2) pagi. Diikuti puluhan aparat gabungan TNI/Polri, Dishub dan lainnya. Apel dipimpin Kapolres, AKBP Fauzan Sukmawansyah, S.Ik. Selain aparat gabungan, Apel Gelar Pasukan Ops Liong Kapuas 2021 di Mempawah turut dihadiri Bupati Mempawah, Hj Erlina, SH, MH beserta Muspida Pemerintah Kabupaten Mempawah.

Dalam amanatnya, Kapolres menjelaskan, Apel Gelar Pasukan Ops Liong Kapuas 2021 dilaksanakan dalam rangka pengamanan hari raya Imlek 2572 dan Cap Go Meh (CGM) tahun 2021. “Tujuan gelar pasukan ini, untuk mengecek persiapan seluruh personil pengamanan berikut perlengkapan, sarana dan prasarana pendukung. Serta menciptakan keterpaduan lintas sektoral guna mendukung tercipta suasana yang aman dan kondusif di masyarakat,” terang Fauzan.

Kapolres menyebut, perayaan Imlek dan CGM tahun 2021 ini berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Sebab, pandemi Covid-19 masih belum menunjukan tanda-tanda akan berakhir. Secara nasional, kasus positif Covid-19 terus meningkat. “Guna menekan peningkatan kasus penularan virus corona di Kalbar, maka Gubernur memastikan membuat kebijakan untuk tidak menggelar festival perayaan CGM 2021 nanti. Karena itu, kita patut mendukung langkah strategis Gubernur dalam penanggulangan pandemi di masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Tanam Sepuluh Ribu Pohon

Terkait itu pula, sambung Kapolres, pihaknya melaksanakan Ops Liong Kapuas 2021 dengan sasaran dan cara bertindak menerapkan protokol tetap (protap) kesehatan guna mencegah penyebaran virus corona. “Kita harus bangga, Kalbar dengan berbagai potensinya dapat hidup rukun dan harmonis sebagai bangsa yang beradab. Dinamika politik, keamanan global, regional dan nasional sama-sama dapat diantisipasi,” nilainya.

Maka, imbuh dia, perayaan Imlek dan CGM di Kalbar memerlukan jaminan terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Supaya setiap rangkaian ritual keagamaan dapat berjalan tertib, aman dan lancar. “Peranan TNI/Polri beserta seluruh stakeholder sangat penting dalam mengawal dan mengamankan seluruh prosesi Imlek dan CGM 2021. Sehingga terwujud sinergitas, keterpaduaan dan kebersamaan dalam setiap pengabdian di masyarakat,” harapnya.

Baca Juga :  Polisi Selidiki Kebakaran Rumah Dinas LLKUKM

Sementara itu, Bupati Mempawah, Hj Erlina, SH, MH menghimbau masyarakat yang merayakan Imlek dan CGM 2021 di Kabupaten Mempawah agar mendukung kebijakan pemerintah terkait pandemi Covid-19. “Saya minta agar masyarakat senantiasa menerapkan protap kesehatan di lingkungannya. Karena, saat ini kita masih dihadapkan pada situasi pandemi Covid-19,” katanya.

Lebih jauh, Erlina mengimbau masyarakat agar tidak melaksanakan perayaan Imlek dan CGM 2021 dengan menggelar acara-acara seremonial. Melainkan cukup secara sederhana dengan berkumpul bersama keluarga di rumah. “Kegiatan yang tadinya dilakukan dengan perayaan, maka di tahun ini tidak diperbolehkan. Yang diperbolehkan hanya bersifat ritual inti dengan tetap menerapkan protap kesehatan sebagaimana anjuran pemerintah. Jadi kegiatan yang sifatnya berkumpul ditiadakan,” pesannya mengakhiri.(wah)

MEMPAWAH – Polres Mempawah melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Liong Kapuas 2021 di Halaman Mapolres Mempawah, Rabu (10/2) pagi. Diikuti puluhan aparat gabungan TNI/Polri, Dishub dan lainnya. Apel dipimpin Kapolres, AKBP Fauzan Sukmawansyah, S.Ik. Selain aparat gabungan, Apel Gelar Pasukan Ops Liong Kapuas 2021 di Mempawah turut dihadiri Bupati Mempawah, Hj Erlina, SH, MH beserta Muspida Pemerintah Kabupaten Mempawah.

Dalam amanatnya, Kapolres menjelaskan, Apel Gelar Pasukan Ops Liong Kapuas 2021 dilaksanakan dalam rangka pengamanan hari raya Imlek 2572 dan Cap Go Meh (CGM) tahun 2021. “Tujuan gelar pasukan ini, untuk mengecek persiapan seluruh personil pengamanan berikut perlengkapan, sarana dan prasarana pendukung. Serta menciptakan keterpaduan lintas sektoral guna mendukung tercipta suasana yang aman dan kondusif di masyarakat,” terang Fauzan.

Kapolres menyebut, perayaan Imlek dan CGM tahun 2021 ini berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Sebab, pandemi Covid-19 masih belum menunjukan tanda-tanda akan berakhir. Secara nasional, kasus positif Covid-19 terus meningkat. “Guna menekan peningkatan kasus penularan virus corona di Kalbar, maka Gubernur memastikan membuat kebijakan untuk tidak menggelar festival perayaan CGM 2021 nanti. Karena itu, kita patut mendukung langkah strategis Gubernur dalam penanggulangan pandemi di masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Salurkan Sepuluh Ton Beras dan Paket Sembako

Terkait itu pula, sambung Kapolres, pihaknya melaksanakan Ops Liong Kapuas 2021 dengan sasaran dan cara bertindak menerapkan protokol tetap (protap) kesehatan guna mencegah penyebaran virus corona. “Kita harus bangga, Kalbar dengan berbagai potensinya dapat hidup rukun dan harmonis sebagai bangsa yang beradab. Dinamika politik, keamanan global, regional dan nasional sama-sama dapat diantisipasi,” nilainya.

Maka, imbuh dia, perayaan Imlek dan CGM di Kalbar memerlukan jaminan terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Supaya setiap rangkaian ritual keagamaan dapat berjalan tertib, aman dan lancar. “Peranan TNI/Polri beserta seluruh stakeholder sangat penting dalam mengawal dan mengamankan seluruh prosesi Imlek dan CGM 2021. Sehingga terwujud sinergitas, keterpaduaan dan kebersamaan dalam setiap pengabdian di masyarakat,” harapnya.

Baca Juga :  Warga Keluhkan Sampah di Jalan Bawal Mempawah

Sementara itu, Bupati Mempawah, Hj Erlina, SH, MH menghimbau masyarakat yang merayakan Imlek dan CGM 2021 di Kabupaten Mempawah agar mendukung kebijakan pemerintah terkait pandemi Covid-19. “Saya minta agar masyarakat senantiasa menerapkan protap kesehatan di lingkungannya. Karena, saat ini kita masih dihadapkan pada situasi pandemi Covid-19,” katanya.

Lebih jauh, Erlina mengimbau masyarakat agar tidak melaksanakan perayaan Imlek dan CGM 2021 dengan menggelar acara-acara seremonial. Melainkan cukup secara sederhana dengan berkumpul bersama keluarga di rumah. “Kegiatan yang tadinya dilakukan dengan perayaan, maka di tahun ini tidak diperbolehkan. Yang diperbolehkan hanya bersifat ritual inti dengan tetap menerapkan protap kesehatan sebagaimana anjuran pemerintah. Jadi kegiatan yang sifatnya berkumpul ditiadakan,” pesannya mengakhiri.(wah)

Most Read

Artikel Terbaru

/