alexametrics
30 C
Pontianak
Sunday, August 14, 2022

Riska Oktaviana Raih Medali Perak di Tanah Papua

MEMPAWAH – Lifter andalan Kabupaten Mempawah, Riska Oktaviana yang bertanding di kelas 87+ kilogram, harus puas dengan medali perak di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua, Sabtu (9/10) di Auditorium Universitas Cenderawasih. Riska hanya mampu mencatatkan total angkatan seberat 223 kilogram (kg).

Total angkatan yang dibukukan Riska kalah jauh dibandingkan lifter asal Aceh, Nurul Akmal, yang berhasil mencatatkan total angkatan 258 kg, terdiri dari 116 kg snatch dan 142 kg clean and jerk. Torehan itu menasbihkan atlet Pelatnas Olimpiade Tokyo tersebut sebagai peraih medali emas.

Meski belum berhasil menyumbangkan emas, prestasi yang dicatatkan Riska Oktaviana di PON Papua sudah maksimal. Keberhasilannya meraih medali perak di PON Papua mensejajarkan namanya dideretan atas lifter nasional putri kelas 87+ kg.

“Kita semua patut bangga dengan capaian prestasi Riska di PON Papua. Berhasil mendapatkan medali perak merupakan capaian yang baik,” pendapat Ketua KONI Kabupaten Mempawah, Rubijanto.

Baca Juga :  Ratusan Ikan Cupang Ikut Kontes di Sui Pinyuh

Mantan Wakil Bupati Mempawah ini berharap medali perak tersebut dapat menjadi motivasi bagi Riska untuk terus meningkatkan skill dan kemampuannya. Sebab, diyakini dia, Riska masih dapat berkembang dan menorehkan prestasi diajang nasional bahkan dunia.

“Riska harus terus semangat dan berlatih keras. Saat ini sudah berada di jalur yang tepat dan kedepan bisa lebih meningkat lagi,” ujarnya.

Untuk itu, Rubijanto mengucapkan selamat atas prestasi medali perak yang diraih Riska. Ke depan, dia berharap Riska bisa meraih prestasi lainnya hingga mengharumkan nama daerah dan masyarakat Kabupaten Mempawah.

“Terima kasih atas kerja keras dan perjuangan Riska di PON Papua. Insyaallah, ke depannya akan lebih banyak lagi prestasi yang akan diraih Riska,” harapnya penuh optimistis.

Sementara itu, sumbangan medali perak juga berhasil ditorehkan atlet anggar Kabupaten Mempawah, Mery Ananda yang turun pada nomor sabel beregu puteri. Mery yang menggantikan kompatriotnya, Indah Nursafarin yang mengalami cedera turun beregu bersama Masihta (Pontianak) dan Hasma Najuda (Singkawang).

Baca Juga :  OPD Harus Pro Aktif Dukung Program P4GN

Tampil solid, Mery dan kawan-kawan berhasil menembus babak semi final. Meski belum mampu membawa pulang emas, setidaknya Mery dan kawan-kawan berhasil menambah perbendaharaan medali perunggu bagi kontingen Kalimantan Barat di PON XX di Papua.

Dengan tambahan perunggu di nomor sabel beregu putri itu, Mery berhasil membawa pulang dua medali perunggu di ajang PON XX Papua. Sebelumnya, Mery lebih dulu mengamankan medali perunggu di nomor floret putri.

“Alhamdulillah, Mery berhasil menyumbangkan dua medali perunggu untuk kontingen Kalbar di PON Papua. Mudah-mudahan ke depan Mery bisa terus mengasah kemampuannya hingga bisa meraih prestasi yang lebih maksimal,” harap pelatih Anggar Mempawah, Verdiana Rihandini. (wah)

MEMPAWAH – Lifter andalan Kabupaten Mempawah, Riska Oktaviana yang bertanding di kelas 87+ kilogram, harus puas dengan medali perak di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua, Sabtu (9/10) di Auditorium Universitas Cenderawasih. Riska hanya mampu mencatatkan total angkatan seberat 223 kilogram (kg).

Total angkatan yang dibukukan Riska kalah jauh dibandingkan lifter asal Aceh, Nurul Akmal, yang berhasil mencatatkan total angkatan 258 kg, terdiri dari 116 kg snatch dan 142 kg clean and jerk. Torehan itu menasbihkan atlet Pelatnas Olimpiade Tokyo tersebut sebagai peraih medali emas.

Meski belum berhasil menyumbangkan emas, prestasi yang dicatatkan Riska Oktaviana di PON Papua sudah maksimal. Keberhasilannya meraih medali perak di PON Papua mensejajarkan namanya dideretan atas lifter nasional putri kelas 87+ kg.

“Kita semua patut bangga dengan capaian prestasi Riska di PON Papua. Berhasil mendapatkan medali perak merupakan capaian yang baik,” pendapat Ketua KONI Kabupaten Mempawah, Rubijanto.

Baca Juga :  Satgas Mempawah Masifkan Sosialisasi Vaksin Covid-19

Mantan Wakil Bupati Mempawah ini berharap medali perak tersebut dapat menjadi motivasi bagi Riska untuk terus meningkatkan skill dan kemampuannya. Sebab, diyakini dia, Riska masih dapat berkembang dan menorehkan prestasi diajang nasional bahkan dunia.

“Riska harus terus semangat dan berlatih keras. Saat ini sudah berada di jalur yang tepat dan kedepan bisa lebih meningkat lagi,” ujarnya.

Untuk itu, Rubijanto mengucapkan selamat atas prestasi medali perak yang diraih Riska. Ke depan, dia berharap Riska bisa meraih prestasi lainnya hingga mengharumkan nama daerah dan masyarakat Kabupaten Mempawah.

“Terima kasih atas kerja keras dan perjuangan Riska di PON Papua. Insyaallah, ke depannya akan lebih banyak lagi prestasi yang akan diraih Riska,” harapnya penuh optimistis.

Sementara itu, sumbangan medali perak juga berhasil ditorehkan atlet anggar Kabupaten Mempawah, Mery Ananda yang turun pada nomor sabel beregu puteri. Mery yang menggantikan kompatriotnya, Indah Nursafarin yang mengalami cedera turun beregu bersama Masihta (Pontianak) dan Hasma Najuda (Singkawang).

Baca Juga :  Kejari Mempawah Musnahkan BB 168 Perkara

Tampil solid, Mery dan kawan-kawan berhasil menembus babak semi final. Meski belum mampu membawa pulang emas, setidaknya Mery dan kawan-kawan berhasil menambah perbendaharaan medali perunggu bagi kontingen Kalimantan Barat di PON XX di Papua.

Dengan tambahan perunggu di nomor sabel beregu putri itu, Mery berhasil membawa pulang dua medali perunggu di ajang PON XX Papua. Sebelumnya, Mery lebih dulu mengamankan medali perunggu di nomor floret putri.

“Alhamdulillah, Mery berhasil menyumbangkan dua medali perunggu untuk kontingen Kalbar di PON Papua. Mudah-mudahan ke depan Mery bisa terus mengasah kemampuannya hingga bisa meraih prestasi yang lebih maksimal,” harap pelatih Anggar Mempawah, Verdiana Rihandini. (wah)

Most Read

Artikel Terbaru

/