alexametrics
31 C
Pontianak
Friday, May 27, 2022

Wabup Panen Perdana Semangka di Lahan Gambut

MEMPAWAH – Kelompok Tani Lembah Hijau Satu, Desa Parit Banjar, Kecamatan Mempawah Timur berhasil mengelola gambut menjadi lahan produktif. Dibawah bimbingan Badan Restorasi Gambut (BRG) dan Dinas Pertanian, petani berhasil memproduksi 5 ton semangka diatas lahan gambut seluas setengah hektar. Panen perdana buah semangka Poktan Lembah Hijau Satu, Desa Parit Banjar, Kecamatan Mempawah Timur dihadiri langsung Wakil Bupati, H Muhammad Pagi beserta jajaran OPD Pemerintah Kabupaten Mempawah, Perawakilan BRG Kalbar, Muspika Mempawah  Timur dan perangkat Desa Parit Banjar.

“Pemerintah Kabupaten Mempawah mengapresiasi keterlibatan seluruh stakeholder yang telah melaksanakan bimbingan dan pembinaan terhadap petani Poktan Lembah Hijau Satu sehingga berhasil melaksanakan panen buah semangka ini,” kata Muhammad Pagi. Menurut Wabup, keberhasilan petani Poktan Lembah Hijau Satu mengelola lahan gambut menjadi produktif merupakan inovasi. Sebab, selama ini gambut kerap dianggap lahan yang kurang manfaatnya.

Baca Juga :  Heboh! Bayi dalam Dus Air Mineral di Kuburan

“Program pembinaan seperti yang dilakukan BRG harus lebih ditingkatkan lagi. Mengingat, sebagian besar wilayah di Kabupaten Mempawah merupakan lahan gambut. Jika pemanfaatannya bisa dioptimalkan maka berdampak positif untuk meningkatkan perekonomian masyarakat,” tuturnya.

Untuk itu, sambung Wabup, dirinya minta seluruh camat agar dapat mengolah gambut menjadi lahan produktif. Yakni melalui pengembangan tanaman pepaya, jahe, ubi, jagung, nenas dan lainnya. “Tinggal bagaimana pola dan metodenya harus tepat sehingga menghasilkan produksi panen yang optimal,” ujar Wabup.

Lebih jauh, Wabup juga mengingatkan Dinas Pertanian agar terus melaksanakan kegiatan pembinaan terhadap masyarakat petani di Kabupaten Mempawah. Terlebih ditengah situasi pandemi Covid-19, petani mesti diberdayakan agar dapat mendongkrak dan membangkitkan perekonomian.  “Mari kita berkolaborasi antara pemerintah daerah, petani, BRG dan dinas pertanian. Sehingga, berbagai potensi yang ada di Kabupaten Mempawah bisa dimaksimalkan dan menghasilkan nilai jual yang tinggi di masyarakat,” serunya.

Baca Juga :  Bupati Minta Warga Disiplin Terapkan Protap Kesehatan

Kedepan, Muhammad Pagi berharap panen semangka yang dilaksanakan Poktan Lembah Hijau Satu Desa Parit Banjar terus berlanjut dan lebih ditingkatkan lagi dimasa mendatang. Sebab, dia melihat potensi tanaman yang dikembangkan sangat menjanjikan. Seperti, jahe, jagung, pepaya, semangka, terong, kacang panjang dan lainnya.  “Kalau ada hal-hal atau permasalahan di lapangan silahkan sampaikan kepada pemerintah daerah melalui instansi terkait. Nanti akan kita carikan solusinya agar masyarakat dapat terus berproduksi di lapangan,” janji Wabup mengakhiri.(wah)

MEMPAWAH – Kelompok Tani Lembah Hijau Satu, Desa Parit Banjar, Kecamatan Mempawah Timur berhasil mengelola gambut menjadi lahan produktif. Dibawah bimbingan Badan Restorasi Gambut (BRG) dan Dinas Pertanian, petani berhasil memproduksi 5 ton semangka diatas lahan gambut seluas setengah hektar. Panen perdana buah semangka Poktan Lembah Hijau Satu, Desa Parit Banjar, Kecamatan Mempawah Timur dihadiri langsung Wakil Bupati, H Muhammad Pagi beserta jajaran OPD Pemerintah Kabupaten Mempawah, Perawakilan BRG Kalbar, Muspika Mempawah  Timur dan perangkat Desa Parit Banjar.

“Pemerintah Kabupaten Mempawah mengapresiasi keterlibatan seluruh stakeholder yang telah melaksanakan bimbingan dan pembinaan terhadap petani Poktan Lembah Hijau Satu sehingga berhasil melaksanakan panen buah semangka ini,” kata Muhammad Pagi. Menurut Wabup, keberhasilan petani Poktan Lembah Hijau Satu mengelola lahan gambut menjadi produktif merupakan inovasi. Sebab, selama ini gambut kerap dianggap lahan yang kurang manfaatnya.

Baca Juga :  Aksi Protes Buruh di PT Wika Ricuh

“Program pembinaan seperti yang dilakukan BRG harus lebih ditingkatkan lagi. Mengingat, sebagian besar wilayah di Kabupaten Mempawah merupakan lahan gambut. Jika pemanfaatannya bisa dioptimalkan maka berdampak positif untuk meningkatkan perekonomian masyarakat,” tuturnya.

Untuk itu, sambung Wabup, dirinya minta seluruh camat agar dapat mengolah gambut menjadi lahan produktif. Yakni melalui pengembangan tanaman pepaya, jahe, ubi, jagung, nenas dan lainnya. “Tinggal bagaimana pola dan metodenya harus tepat sehingga menghasilkan produksi panen yang optimal,” ujar Wabup.

Lebih jauh, Wabup juga mengingatkan Dinas Pertanian agar terus melaksanakan kegiatan pembinaan terhadap masyarakat petani di Kabupaten Mempawah. Terlebih ditengah situasi pandemi Covid-19, petani mesti diberdayakan agar dapat mendongkrak dan membangkitkan perekonomian.  “Mari kita berkolaborasi antara pemerintah daerah, petani, BRG dan dinas pertanian. Sehingga, berbagai potensi yang ada di Kabupaten Mempawah bisa dimaksimalkan dan menghasilkan nilai jual yang tinggi di masyarakat,” serunya.

Baca Juga :  AMPG Mempawah Usulkan Figur Millenial

Kedepan, Muhammad Pagi berharap panen semangka yang dilaksanakan Poktan Lembah Hijau Satu Desa Parit Banjar terus berlanjut dan lebih ditingkatkan lagi dimasa mendatang. Sebab, dia melihat potensi tanaman yang dikembangkan sangat menjanjikan. Seperti, jahe, jagung, pepaya, semangka, terong, kacang panjang dan lainnya.  “Kalau ada hal-hal atau permasalahan di lapangan silahkan sampaikan kepada pemerintah daerah melalui instansi terkait. Nanti akan kita carikan solusinya agar masyarakat dapat terus berproduksi di lapangan,” janji Wabup mengakhiri.(wah)

Most Read

Artikel Terbaru

/