alexametrics
31 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Bupati Bagikan Gula Pasir

MEMPAWAH – Pemerintah Kabupaten Mempawah menyalurkan pendistribuan bantuan gula pasir. Sebanyak 6 ton gula pasir yang berasal dari hibah Kantor Bea Cukai Pontianak itu diserahkan secara simbolis oleh Bupati Mempawah, Erlina kepada Camat dan pihak terkait lainnya, Selasa (12/1) di Posko Gedung Covid-19 Kabupaten Mempawah.

Gula pasir sebanyak 120 karung itu akan disalurkan untuk lingkungan pondok pesantren sebanyak 78 karung, masyarakat di Kelurahan Terusan sebanyak 3 karung, seluruh kecamatan di Kabupaten Mempawah dengan total 36 karung serta petugas cleaning servis dan penjaga malam di OPD Pemerintah Kabupaten Mempawah juga mendapatkan bagian gula pasir.

“Tujuan utama penyaluran bantuan gula pasir ini semata-mata untuk membantu meringankan beban hidup masyarakat ekonomi rendah yang terdampak pandemi Covid-19,” terang Erlina.

Melalui penyaluran bantuan tersebut dia berharap dapat memberikan kesenangan dan kebahagiaan bagi masyarakat penerima. Terutama dapat sedikit meringankan beban kebutuhan rumah tangga.

Baca Juga :  Mantan Kapolsek Tewas Dibacok Parang Seleng, Pelaku Juga Terkapar

“Walau bukan kebutuhan pokok, tapi komoditi gula juga penting untuk kebutuhan rumah tangga. Mudah-mudahan dengan bantuan ini, dapat sedikit meringankan beban hidup masyarakat yang sampai hari ini masih terdampak pandemi Covid-19,” ujarnya.

Erlina menerangkan penyaluran bantuan gula pasir dilakukan pada lingkungan pondok pesantren hingga masyarakat di seluruh kecamatan di Kabupaten Mempawah melalui peran Camat setempat.

“Kami ingatkan agar para Camat selektif dalam menentukan masyarakat penerima bantuan ini. Prioritaskan bagi masyarakat yang benar-benar mengalami kesulitan ekonomi dan membutuhkan bantuan. Agar tidak terjadi kecemburuan sosial,” pesannya.

Masih dalam kesempatan itu, tak lupa Erlina mengingatkan seluruh stakeholder masyarakat agar senantiasa mendukung upaya pemerintah untuk memutus mata rantai penuluaran virus corona. Sebab, sampai saat ini pandemi masih berlangsung dan trend penuluran dibeberapa daerah di Indonesia relatif meningkat.

Baca Juga :  BPBD Mempawah Evakuasi Korban Banjir

“Kita jangan lengah dan beranggapan pandemi sudah berakhir. Sikap seperti itu justru akan memperburuk situasi. Masyarakat harus senantiasa mematuhi protap kesehatan sesuai anjuran pemerintah,” tegasnya.

Untuk itu, Erlina minta kepada seluruh masyarakat Kabupaten Mempawah agar selalu melaksanakan protap kesehatan. Yakni dengan memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak serta menghindari kerumunan.

“Apapun upaya yang dilakukan pemerintah untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 tidak akan berhasil tanpa dukugan dan kerjasama dari masyarakat itu sendiri. Karenanya, kami minta agar masyarakat Kabupaten Mempawah lebih patuh dan disiplin mentaati anjuran pemerintah,” tutupnya.(wah)

MEMPAWAH – Pemerintah Kabupaten Mempawah menyalurkan pendistribuan bantuan gula pasir. Sebanyak 6 ton gula pasir yang berasal dari hibah Kantor Bea Cukai Pontianak itu diserahkan secara simbolis oleh Bupati Mempawah, Erlina kepada Camat dan pihak terkait lainnya, Selasa (12/1) di Posko Gedung Covid-19 Kabupaten Mempawah.

Gula pasir sebanyak 120 karung itu akan disalurkan untuk lingkungan pondok pesantren sebanyak 78 karung, masyarakat di Kelurahan Terusan sebanyak 3 karung, seluruh kecamatan di Kabupaten Mempawah dengan total 36 karung serta petugas cleaning servis dan penjaga malam di OPD Pemerintah Kabupaten Mempawah juga mendapatkan bagian gula pasir.

“Tujuan utama penyaluran bantuan gula pasir ini semata-mata untuk membantu meringankan beban hidup masyarakat ekonomi rendah yang terdampak pandemi Covid-19,” terang Erlina.

Melalui penyaluran bantuan tersebut dia berharap dapat memberikan kesenangan dan kebahagiaan bagi masyarakat penerima. Terutama dapat sedikit meringankan beban kebutuhan rumah tangga.

Baca Juga :  Diduga Cemarkan Lingkungan, Warga Kelurahan Sungai Pinyuh Desak Tutup Peternakan Babi

“Walau bukan kebutuhan pokok, tapi komoditi gula juga penting untuk kebutuhan rumah tangga. Mudah-mudahan dengan bantuan ini, dapat sedikit meringankan beban hidup masyarakat yang sampai hari ini masih terdampak pandemi Covid-19,” ujarnya.

Erlina menerangkan penyaluran bantuan gula pasir dilakukan pada lingkungan pondok pesantren hingga masyarakat di seluruh kecamatan di Kabupaten Mempawah melalui peran Camat setempat.

“Kami ingatkan agar para Camat selektif dalam menentukan masyarakat penerima bantuan ini. Prioritaskan bagi masyarakat yang benar-benar mengalami kesulitan ekonomi dan membutuhkan bantuan. Agar tidak terjadi kecemburuan sosial,” pesannya.

Masih dalam kesempatan itu, tak lupa Erlina mengingatkan seluruh stakeholder masyarakat agar senantiasa mendukung upaya pemerintah untuk memutus mata rantai penuluaran virus corona. Sebab, sampai saat ini pandemi masih berlangsung dan trend penuluran dibeberapa daerah di Indonesia relatif meningkat.

Baca Juga :  Hari Ini Puncak Ritual Robo-Robo

“Kita jangan lengah dan beranggapan pandemi sudah berakhir. Sikap seperti itu justru akan memperburuk situasi. Masyarakat harus senantiasa mematuhi protap kesehatan sesuai anjuran pemerintah,” tegasnya.

Untuk itu, Erlina minta kepada seluruh masyarakat Kabupaten Mempawah agar selalu melaksanakan protap kesehatan. Yakni dengan memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak serta menghindari kerumunan.

“Apapun upaya yang dilakukan pemerintah untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 tidak akan berhasil tanpa dukugan dan kerjasama dari masyarakat itu sendiri. Karenanya, kami minta agar masyarakat Kabupaten Mempawah lebih patuh dan disiplin mentaati anjuran pemerintah,” tutupnya.(wah)

Most Read

Artikel Terbaru

/