alexametrics
24 C
Pontianak
Monday, June 27, 2022

Pemkab Fasilitasi Jenazah Korban SJ-182

MEMPAWAH – Pemerintah Kabupaten Mempawah memastikan pihaknya akan memfasilitasi pemulangan jenazah korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air JS 182. Pihaknya akan mengawal dan mengantarkan jenazah hingga kerumah duka.

Pesawat Sriwijaya Air JS 182 rute Jakarta-Pontianak jatuh pada Sabtu (9/1) di Peraitan Kepulauan Seribu. Pesawat naas ini mengangkut 62 orang termasuk kru dan penumpang. Termasuk dua orang penumpang warga Komplek Pondok Pesantren Darussalam, Desa Sengkubang, Kecamatan Mempawah Hilir, bernama HM Nur Kholifatul Amin dan istrinya, Hj Agus Minarni.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Mempawah dan pribadi, saya mengucapkan terut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah jatuhnya pesawat Sriwijaya Air JS 182. Kecelakaan ini menjadi duka seluruh masyarakat Indonesia umumnya dn Kabupaten Mempawah khususnya,” ucap Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi usai mengikuti pelaksanaan salat ghaib di Masjid Aminuddin, Desa Sengkubang, Selasa (12/1) sore.

Baca Juga :  Persit Kartika Candra Kirana Yonzipur 6/SD Laksanakan Vaksinasi

Wabup mengatakan, saat ini petugas gabungan sedang melakukan pencarian korban hilang jatuhnya pesawat Sriwijaya Air JS 182. Termasuk keberadaan dua warga Kabupaten Mempawah penumpang pesawat Sriwijaya Air JS 182 yang sampai kini belum diketahui nasibnya.

“Tadi, saya dapat informasi dari keluarganya jika sudah ada tanda-tanda salah seorang penumpang dari Mempawah sudah ditemukan berdasarakan hasil identifikasi. Jika memang benar sudah ditemukan, maka kami siap memfasilitasi kepulangan jenazahnya,” tegas Pagi.

Wabup menyebut, Pemerintah Kabupaten Mempawah akan menyiapkan sarana mobil ambulance yang akan mengangkut jenazah korban pesawat Sriwijaya Air JS 182 dari Bandara Supadio Pontianak ke rumah duka di Komplek Ponpes Darussalam, Desa Sengkubang.

Baca Juga :  MEMPAWAH; Harus Jadi Kota Kunjungan, Bukan Perlintasan

“Rencana pihak keluarga, jenazah korban akan dikebumikan di Mempawah. Nanti semua kebutuhan dan keperluan pemulangannya akan kita fasilitasi secara maksimal,” tegas Wabup memastikan.

Bahkan, sambung Wabup, jika memungkinkan maka dirinya akan datang langsung ke Supadio Pontianak untuk menjemput jenazah korban, kemudian dibawa ke rumah duka di Mempawah.

“Insya Allah jika tidak ada jadwal atau kegiatan yang mendesak, kemungkinan saya juga akan ikut menjemput di Supadio. Kita ingin pastikan semua proses penjemputan dan pemulangan jenazah berjalan lancar,” tutupnya.(wah)

MEMPAWAH – Pemerintah Kabupaten Mempawah memastikan pihaknya akan memfasilitasi pemulangan jenazah korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air JS 182. Pihaknya akan mengawal dan mengantarkan jenazah hingga kerumah duka.

Pesawat Sriwijaya Air JS 182 rute Jakarta-Pontianak jatuh pada Sabtu (9/1) di Peraitan Kepulauan Seribu. Pesawat naas ini mengangkut 62 orang termasuk kru dan penumpang. Termasuk dua orang penumpang warga Komplek Pondok Pesantren Darussalam, Desa Sengkubang, Kecamatan Mempawah Hilir, bernama HM Nur Kholifatul Amin dan istrinya, Hj Agus Minarni.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Mempawah dan pribadi, saya mengucapkan terut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah jatuhnya pesawat Sriwijaya Air JS 182. Kecelakaan ini menjadi duka seluruh masyarakat Indonesia umumnya dn Kabupaten Mempawah khususnya,” ucap Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi usai mengikuti pelaksanaan salat ghaib di Masjid Aminuddin, Desa Sengkubang, Selasa (12/1) sore.

Baca Juga :  Mempawah Hilir Juara Umum

Wabup mengatakan, saat ini petugas gabungan sedang melakukan pencarian korban hilang jatuhnya pesawat Sriwijaya Air JS 182. Termasuk keberadaan dua warga Kabupaten Mempawah penumpang pesawat Sriwijaya Air JS 182 yang sampai kini belum diketahui nasibnya.

“Tadi, saya dapat informasi dari keluarganya jika sudah ada tanda-tanda salah seorang penumpang dari Mempawah sudah ditemukan berdasarakan hasil identifikasi. Jika memang benar sudah ditemukan, maka kami siap memfasilitasi kepulangan jenazahnya,” tegas Pagi.

Wabup menyebut, Pemerintah Kabupaten Mempawah akan menyiapkan sarana mobil ambulance yang akan mengangkut jenazah korban pesawat Sriwijaya Air JS 182 dari Bandara Supadio Pontianak ke rumah duka di Komplek Ponpes Darussalam, Desa Sengkubang.

Baca Juga :  Penganiayaan di Mempawah, Korban Dilempar Tombak Nibung

“Rencana pihak keluarga, jenazah korban akan dikebumikan di Mempawah. Nanti semua kebutuhan dan keperluan pemulangannya akan kita fasilitasi secara maksimal,” tegas Wabup memastikan.

Bahkan, sambung Wabup, jika memungkinkan maka dirinya akan datang langsung ke Supadio Pontianak untuk menjemput jenazah korban, kemudian dibawa ke rumah duka di Mempawah.

“Insya Allah jika tidak ada jadwal atau kegiatan yang mendesak, kemungkinan saya juga akan ikut menjemput di Supadio. Kita ingin pastikan semua proses penjemputan dan pemulangan jenazah berjalan lancar,” tutupnya.(wah)

Most Read

Artikel Terbaru

/