alexametrics
26 C
Pontianak
Saturday, June 25, 2022

Bupati Ingatkan Waspadai Kedatangan Warga Baru

MEMPAWAH – Bupati Mempawah, Hj Erlina SH MH mengungkapkan saat ini wilayah Kabupaten Mempawah masuk zona hijau pandemi Covid-19. Meski demikian, seluruh perangkat desa diminta tidak lengah. Melainkan harus mewaspadai setiap warga baru yang masuk dilingkungannya.

“Walau daerah kita masih zona hijau, namun tetap harus waspada terhadap kedatangan warga baru. Terutama mereka yang datang dari zona merah Covid-19. Para Kades, Kadus, RT/RW beserta perangkat desa lainnya mesti aktif mengawasi,” pesan Erlina saat menyalurkan beras bantuan Covid-19 dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat di Kecamatan Toho, Senin (13/4) siang di Kantor Camat Toho.

Erlina menyatakan sangat bersyukur sampai hari ini belum ditemukan adanya pasien positif Covid-19 di Kabupaten Mempawah. Meski demikian masih terdapat tiga Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD dr Rubini Mempawah dan menunggu hasil uji laboratorium di Jakarta.

Baca Juga :  Santunan Kematian Sebesar Rp 42 Juta

“Kemarin sudah diumumkan dua PDP di RSUD dr Rubini Mempawah hasil laboratoriumnya negatif. Masih ada tiga PDP lagi yang menunggu pengumuman hasil pemeriksaan. Mudah-mudahan semuanya negatif,” harapnya.

Karena itu, Erlina berpesan kepada seluruh perangkat desa agar meningkatkan kontrol dan pengawasan terhadap lingkungannya. Terutama pengawasan terhadap kedatangan warga baru harus diperketat. Perangkat desa tidak boleh lengah, dan dapat menjadi celah penyebaran Covid-19 di masyarakat.

“Jika ada warga baru yang datang, harus langsung segera dilaporkan kepada petugas. Apalagi, warga yang baru datang ini berasal dari daerah terjangkit atau zona merah. Harus segera diperiksa tim medis dan lakukan karantina mandiri selama 14 hari,” pesannya.

Terkait penanganan cepat Covid-19, Erlina mengatakan Pemerintah Kabupaten Mempawah telah melakukan berbagai langkah strategis di masyarakat. Salah satunya menyalurkan beras bantuan yang bersumber dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

“Total beras bantuan Covid-19 dari Pemprov Kalbar untuk Rumah Tangga Miskin (RTM) di Kabupaten Mempawah sebanyak 533.780 Kg. Dan penyaluran di Kecamatan Toho sebanyak 30,240 Kg ini merupakan penutup,” sebutnya.

Baca Juga :  Menteri Kelautan Perikanan dan Menteri Desa PDTT Kunjungi Mempawah

Erlina menjelaskan, beras bantuan dari Pemerintah Provinsi Kalbar ini ditujukan kepada RTM yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Karena itu, realisasi penyerahan bantuan di masyarakat harus berpedoman pada data tersebut.

“Apabila mengacu DTKS seharusnya bantuan yang diberikan tepat sasaran. Sebab, data tersebut telah melalui mekanisme verifikasi ditingkat desa, sebelum disampaikan ke pemerintah pusat,” pendapatnya.

Selain Bupati Erlina, penyaluran beras bantuan Covid-19 di Kecamatan Toho dihadiri Camat Toho, Kadis Sosial PPPAPM Pemdes dan seluruh Kepala Desa di Kecamatan Toho. Dalam kesempatan itu, Bupati memberikan secara simbolis beras bantuan Covid-19 kepada Kepala Desa untuk ditindaklanjuti dengan pembagian kepada RTM di wilayahnya masing-masing. (wah)

 

MEMPAWAH – Bupati Mempawah, Hj Erlina SH MH mengungkapkan saat ini wilayah Kabupaten Mempawah masuk zona hijau pandemi Covid-19. Meski demikian, seluruh perangkat desa diminta tidak lengah. Melainkan harus mewaspadai setiap warga baru yang masuk dilingkungannya.

“Walau daerah kita masih zona hijau, namun tetap harus waspada terhadap kedatangan warga baru. Terutama mereka yang datang dari zona merah Covid-19. Para Kades, Kadus, RT/RW beserta perangkat desa lainnya mesti aktif mengawasi,” pesan Erlina saat menyalurkan beras bantuan Covid-19 dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat di Kecamatan Toho, Senin (13/4) siang di Kantor Camat Toho.

Erlina menyatakan sangat bersyukur sampai hari ini belum ditemukan adanya pasien positif Covid-19 di Kabupaten Mempawah. Meski demikian masih terdapat tiga Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD dr Rubini Mempawah dan menunggu hasil uji laboratorium di Jakarta.

Baca Juga :  Satlantas Polres Mempawah Bagi Sembako

“Kemarin sudah diumumkan dua PDP di RSUD dr Rubini Mempawah hasil laboratoriumnya negatif. Masih ada tiga PDP lagi yang menunggu pengumuman hasil pemeriksaan. Mudah-mudahan semuanya negatif,” harapnya.

Karena itu, Erlina berpesan kepada seluruh perangkat desa agar meningkatkan kontrol dan pengawasan terhadap lingkungannya. Terutama pengawasan terhadap kedatangan warga baru harus diperketat. Perangkat desa tidak boleh lengah, dan dapat menjadi celah penyebaran Covid-19 di masyarakat.

“Jika ada warga baru yang datang, harus langsung segera dilaporkan kepada petugas. Apalagi, warga yang baru datang ini berasal dari daerah terjangkit atau zona merah. Harus segera diperiksa tim medis dan lakukan karantina mandiri selama 14 hari,” pesannya.

Terkait penanganan cepat Covid-19, Erlina mengatakan Pemerintah Kabupaten Mempawah telah melakukan berbagai langkah strategis di masyarakat. Salah satunya menyalurkan beras bantuan yang bersumber dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

“Total beras bantuan Covid-19 dari Pemprov Kalbar untuk Rumah Tangga Miskin (RTM) di Kabupaten Mempawah sebanyak 533.780 Kg. Dan penyaluran di Kecamatan Toho sebanyak 30,240 Kg ini merupakan penutup,” sebutnya.

Baca Juga :  Banjir Masih Bertahan, Desa Sejegi Laporkan Ribuan Jiwa Terdampak

Erlina menjelaskan, beras bantuan dari Pemerintah Provinsi Kalbar ini ditujukan kepada RTM yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Karena itu, realisasi penyerahan bantuan di masyarakat harus berpedoman pada data tersebut.

“Apabila mengacu DTKS seharusnya bantuan yang diberikan tepat sasaran. Sebab, data tersebut telah melalui mekanisme verifikasi ditingkat desa, sebelum disampaikan ke pemerintah pusat,” pendapatnya.

Selain Bupati Erlina, penyaluran beras bantuan Covid-19 di Kecamatan Toho dihadiri Camat Toho, Kadis Sosial PPPAPM Pemdes dan seluruh Kepala Desa di Kecamatan Toho. Dalam kesempatan itu, Bupati memberikan secara simbolis beras bantuan Covid-19 kepada Kepala Desa untuk ditindaklanjuti dengan pembagian kepada RTM di wilayahnya masing-masing. (wah)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/