alexametrics
33.9 C
Pontianak
Monday, August 8, 2022

Guru Wajib Pakai Masker

MEMPAWAH – Kebijakan pendidikan di Kabupaten Mempawah menetapkan Senin (13/7) sebagai hari pertama tahun ajaran baru 2020/2021. Pihak sekolah memulai aktivitasnya dengan mengundang orang tua siswa baru untuk perkenalan sekaligus menyerahkan materi pembelajaran.

Seperti yang dilakukan SDN 09 Mempawah Hilir. Dengan menerapkan prosedur tetap kesehatan Covid-19, para guru memakai masker dan pelindung wajah saat berkomunikasi dengan para orang tua siswa. Sebelum masuk ke ruangan, guru dan orang tua dicek suhu tubuh dan mencuci tangan pakai sabun.

“Untuk hari pertama ini, kita mengundang orang tua siswa baru untuk datang ke sekolah. Tentunya tetap memerhatikan protap kesehatan Covid-19. Pakai masker, cuci tangan dan lainnya,” jelas Kepala SDN 09 Mempawah Hilir, Siti Handarwati.

Siti mengutarakan, tujuannya memanggil orang tua siswa baru untuk perkenalan terhadap guru dan lingkungan sekolah. Sehingga memudahkan komunikasi dan interaksi antara pihak sekolah dan orang tua siswa.

Baca Juga :  Pemda Bantu Mobil Ambulance

“Sekaligus kami menyerahkan masker dan bahan pelajaran untuk siswa. Karena, kita masih akan melaksanakan proses belajar mengajar dengan sistem daring,” terangnya.

Siti memastikan proses belajar mengajar di tahun ajaran baru 2020/2021 masih menggunakan sistem daring. Sebab, wilayah Kabupaten Mempawah belum masuk dalam zona hijau Covid-19 sehingga belum bisa melaksanakan belajar mengajar secara tatap muka.

“Untuk mendukung sistem daring ini, kami telah menyiapkan grup-grup media sosial di masing-masing kelas. Hal ini untuk memudahkan penyampaian komunikasi dan interaksi antara guru dan siswa,” ujarnya.

Tak hanya mengandalkan sistem daring, pihaknya juga akan melakukan kunjungan belajar di rumah-rumah siswa. Sebab, dirinya ingin memastikan seluruh siswa dapat menyerap materi pelajaran dengan baik dan benar.

Baca Juga :  Migor Masih Mahal-Langka Jelang Ramadan

“Semaksimal mungkin kami akan memberikan pembelajaran kepada anak-anak. Selain kita lakukan penyampaian materi melalui online, kami juga akan berkunjung kerumah siswa. Nanti akan kita atur jadwal dan waktunya,” kata Siti.

Karena itu, Siti memastikan mulai hari ini dan seterusnya para guru akan tetap melaksanakan rutinitasnya datang ke sekolah untuk mempersiapkan formula pembelajaran kepada siswa di tahun ajaran baru 2020/2021 ini.

“Khusus untuk tenaga pendidik dan kependidikan tetap akan masuk sekolah seperti biasanya. Kita juga memperketat protap kesehatan di sekolah dengan memakai masker, cuci tangan pakai dan lainnya. Mudah-mudahan semua agenda pendidikan yang disiapkan terlaksana dengan baik dan berjalan lancar,” harapnya.(wah)

MEMPAWAH – Kebijakan pendidikan di Kabupaten Mempawah menetapkan Senin (13/7) sebagai hari pertama tahun ajaran baru 2020/2021. Pihak sekolah memulai aktivitasnya dengan mengundang orang tua siswa baru untuk perkenalan sekaligus menyerahkan materi pembelajaran.

Seperti yang dilakukan SDN 09 Mempawah Hilir. Dengan menerapkan prosedur tetap kesehatan Covid-19, para guru memakai masker dan pelindung wajah saat berkomunikasi dengan para orang tua siswa. Sebelum masuk ke ruangan, guru dan orang tua dicek suhu tubuh dan mencuci tangan pakai sabun.

“Untuk hari pertama ini, kita mengundang orang tua siswa baru untuk datang ke sekolah. Tentunya tetap memerhatikan protap kesehatan Covid-19. Pakai masker, cuci tangan dan lainnya,” jelas Kepala SDN 09 Mempawah Hilir, Siti Handarwati.

Siti mengutarakan, tujuannya memanggil orang tua siswa baru untuk perkenalan terhadap guru dan lingkungan sekolah. Sehingga memudahkan komunikasi dan interaksi antara pihak sekolah dan orang tua siswa.

Baca Juga :  Aliansi Pemuda Mempawah Unjuk Rasa Tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja

“Sekaligus kami menyerahkan masker dan bahan pelajaran untuk siswa. Karena, kita masih akan melaksanakan proses belajar mengajar dengan sistem daring,” terangnya.

Siti memastikan proses belajar mengajar di tahun ajaran baru 2020/2021 masih menggunakan sistem daring. Sebab, wilayah Kabupaten Mempawah belum masuk dalam zona hijau Covid-19 sehingga belum bisa melaksanakan belajar mengajar secara tatap muka.

“Untuk mendukung sistem daring ini, kami telah menyiapkan grup-grup media sosial di masing-masing kelas. Hal ini untuk memudahkan penyampaian komunikasi dan interaksi antara guru dan siswa,” ujarnya.

Tak hanya mengandalkan sistem daring, pihaknya juga akan melakukan kunjungan belajar di rumah-rumah siswa. Sebab, dirinya ingin memastikan seluruh siswa dapat menyerap materi pelajaran dengan baik dan benar.

Baca Juga :  Gereja Patuhi Protap Kesehatan Covid-19, Batasi Jumlah Jemaat

“Semaksimal mungkin kami akan memberikan pembelajaran kepada anak-anak. Selain kita lakukan penyampaian materi melalui online, kami juga akan berkunjung kerumah siswa. Nanti akan kita atur jadwal dan waktunya,” kata Siti.

Karena itu, Siti memastikan mulai hari ini dan seterusnya para guru akan tetap melaksanakan rutinitasnya datang ke sekolah untuk mempersiapkan formula pembelajaran kepada siswa di tahun ajaran baru 2020/2021 ini.

“Khusus untuk tenaga pendidik dan kependidikan tetap akan masuk sekolah seperti biasanya. Kita juga memperketat protap kesehatan di sekolah dengan memakai masker, cuci tangan pakai dan lainnya. Mudah-mudahan semua agenda pendidikan yang disiapkan terlaksana dengan baik dan berjalan lancar,” harapnya.(wah)

Most Read

Artikel Terbaru

/