alexametrics
26.7 C
Pontianak
Thursday, August 18, 2022

Guru Harus Jadi Teladan

PARA guru harus selalu menjadi teladan yang baik bagi siswi atau anak didiknya. Tunjukan etika dan perilaku layaknya seorang pendidik yang profesional. Sebab, jika pendidik dapat mencontohkan nilai-nilai kebaikan, maka anak didik akan terbentuk menjadi pribadi yang baik pula.

Pesan itu disampaikan Bupati Mempawah, Hj Erlina, SH, MH saat menghadiri kegiatan perayaan natal bersama KKG-MGMP Pendidikan Agama Kristen se-Kabupaten Mempawah di Gereja Kristen Kalimantan Barat (GKKB) Segedong, akhir pekan lalu.

Bupati Erlina mengatakan, Pemerintah Kabupaten Mempawah memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan dunia pendidikan.

Termasuk pada bidang pendidikan keagamaan yang dinilai sangat strategis dalam upaya mencetak generasi yang berkualitas dan berakhlak mulia.

“Makanya, saya menekan kepada para pendidik kristiani, agar mentransferkan ilmu secara optimal agar melahirkan generasi yang relegius dan berakhlak mulia,” harapnya.

Lebih jauh, Erlina mengharapkan dukungan dan kerjasama dari seluruh umat kristiani di Kabupaten Mempawah agar membantu pemerintah daerah dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya melayani masyarakat dan merealisasikan program pembangunan secara maksimal.

Baca Juga :  26.689 KK Miskin Terima Bantuan Beras 10 Kg

“Melalui APBD 2020 ini, kami akan memberangkatkan 4 pendeta dan pastor untuk melakukan kunjungan ibadah di Jerusalem atau Vatikan. Kegiatan keagamaan ini akan konsisten kita anggarkan dan semoga bisa ditambah anggarannya dimasa mendatang,” ungkap Erlina disambut aplus peserta perayaan natal bersama.

Terakhir, Erlina mengajak seluruh elemen umat kristiani di Kabupaten Mempawah untuk menjadikan momentum natal bersama sebagai wadah untuk menjaga kebersamaan dan harmonisasi kerukunan umat beragama serta menjadi refleksi bagi pribadi individu.

“Selamat natal 2019 dan tahun baru 2020. Semoga perayaan ini menjadi renungan untuk melakukan intropeksi diri. Sehingga, kedepan kita bisa meningkatkan kebaikan-kebaikan untuk diri sendiri, keluarga dan lingkungan masyarakat sekitar,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Natal Bersama, Ajim, S.Th, MM menerangkan, kegiatan tersebut dikhususnya bagi KKG-MGMP Pendidikan Agama Kristen se-Kabupaten Mempawah. Kegiatan itu sendiri secara konsisten terus dilaksanakan setiap tahunnya sejak 2017 lalu.

Baca Juga :  Satlantas Polres Mempawah Bagi Sembako

“Pada tahun 2017, natal bersama kami laksanakan di Toho, kemudian pada tahun 2018 di Anjongan dan tahun 2019 ini kita laksanakan di Segedong. Artinya kegiatan ini kita laksanakan merata di setiap kecamatan,” ucapnya.

Ajim menjelaskan, maksud dan tujuan dilaksanakannya kegiatan natal bersama semata-mata untuk pelaksanaan ibadah bersama sebagai anggota guru KKG-MGMP Pendidikan Agama Kristen di Kabupaten Mempawah.

“Untuk menjalin silaturahmi dan menciptakan kebersamaan sehingga tumbuh semangat melaksanakan pengabdian sebagai guru,” pendapatnya.

Berkaitan dengan tema natal 2019, Ajim mengatakan, hiduplah sebagai sahabat dengan semua orang. Maknanya, hidup adalah orang yang beraktivitas, sedangkan sahabat adalah orang yang dekat dan selalu ada, tanpa membedakan ras, suku maupun agama.

“Tema ini mengingatkan kita sebagai umat manusia agar kembali pada nasehat Tuhan. Kita dituntut untuk mempraktekan nasehat ini dalam setiap waktu, supaya tercipta kehidupan yang damai, penuh kasih, bersahabat tulus iklas, cinta kasih dan toleransi,” pungkasnya.(wah)

PARA guru harus selalu menjadi teladan yang baik bagi siswi atau anak didiknya. Tunjukan etika dan perilaku layaknya seorang pendidik yang profesional. Sebab, jika pendidik dapat mencontohkan nilai-nilai kebaikan, maka anak didik akan terbentuk menjadi pribadi yang baik pula.

Pesan itu disampaikan Bupati Mempawah, Hj Erlina, SH, MH saat menghadiri kegiatan perayaan natal bersama KKG-MGMP Pendidikan Agama Kristen se-Kabupaten Mempawah di Gereja Kristen Kalimantan Barat (GKKB) Segedong, akhir pekan lalu.

Bupati Erlina mengatakan, Pemerintah Kabupaten Mempawah memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan dunia pendidikan.

Termasuk pada bidang pendidikan keagamaan yang dinilai sangat strategis dalam upaya mencetak generasi yang berkualitas dan berakhlak mulia.

“Makanya, saya menekan kepada para pendidik kristiani, agar mentransferkan ilmu secara optimal agar melahirkan generasi yang relegius dan berakhlak mulia,” harapnya.

Lebih jauh, Erlina mengharapkan dukungan dan kerjasama dari seluruh umat kristiani di Kabupaten Mempawah agar membantu pemerintah daerah dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya melayani masyarakat dan merealisasikan program pembangunan secara maksimal.

Baca Juga :  Target Indeks Infrastruktur 70,47 Persen

“Melalui APBD 2020 ini, kami akan memberangkatkan 4 pendeta dan pastor untuk melakukan kunjungan ibadah di Jerusalem atau Vatikan. Kegiatan keagamaan ini akan konsisten kita anggarkan dan semoga bisa ditambah anggarannya dimasa mendatang,” ungkap Erlina disambut aplus peserta perayaan natal bersama.

Terakhir, Erlina mengajak seluruh elemen umat kristiani di Kabupaten Mempawah untuk menjadikan momentum natal bersama sebagai wadah untuk menjaga kebersamaan dan harmonisasi kerukunan umat beragama serta menjadi refleksi bagi pribadi individu.

“Selamat natal 2019 dan tahun baru 2020. Semoga perayaan ini menjadi renungan untuk melakukan intropeksi diri. Sehingga, kedepan kita bisa meningkatkan kebaikan-kebaikan untuk diri sendiri, keluarga dan lingkungan masyarakat sekitar,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Natal Bersama, Ajim, S.Th, MM menerangkan, kegiatan tersebut dikhususnya bagi KKG-MGMP Pendidikan Agama Kristen se-Kabupaten Mempawah. Kegiatan itu sendiri secara konsisten terus dilaksanakan setiap tahunnya sejak 2017 lalu.

Baca Juga :  Lantik TP PKK, Bupati Harapkan Tingkatkan Prestasi

“Pada tahun 2017, natal bersama kami laksanakan di Toho, kemudian pada tahun 2018 di Anjongan dan tahun 2019 ini kita laksanakan di Segedong. Artinya kegiatan ini kita laksanakan merata di setiap kecamatan,” ucapnya.

Ajim menjelaskan, maksud dan tujuan dilaksanakannya kegiatan natal bersama semata-mata untuk pelaksanaan ibadah bersama sebagai anggota guru KKG-MGMP Pendidikan Agama Kristen di Kabupaten Mempawah.

“Untuk menjalin silaturahmi dan menciptakan kebersamaan sehingga tumbuh semangat melaksanakan pengabdian sebagai guru,” pendapatnya.

Berkaitan dengan tema natal 2019, Ajim mengatakan, hiduplah sebagai sahabat dengan semua orang. Maknanya, hidup adalah orang yang beraktivitas, sedangkan sahabat adalah orang yang dekat dan selalu ada, tanpa membedakan ras, suku maupun agama.

“Tema ini mengingatkan kita sebagai umat manusia agar kembali pada nasehat Tuhan. Kita dituntut untuk mempraktekan nasehat ini dalam setiap waktu, supaya tercipta kehidupan yang damai, penuh kasih, bersahabat tulus iklas, cinta kasih dan toleransi,” pungkasnya.(wah)

Most Read

Artikel Terbaru

/