alexametrics
31.7 C
Pontianak
Wednesday, August 10, 2022

Gerakan Bersepeda ke Sekolah

Kerjasama SMAN 1 dan Polsek Pinyuh

MEMPAWAH– Prihatin dengan tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar, SMAN 1 bekerjasama dengan Polsek Sungai Pinyuh menggagas gerakan bersepeda ke sekolah. Launching gerakan bersepeda itu dipimpin langsung Kapolsek Sungai Pinyuh, AKP Sandhy WG Suawa, SP, S.Ik, Jumat (14/2) pagi.

Dalam kegiatan launching dan kampanye gerakan bersepeda ke sekolah itu, Kapolsek bersama Kepala SMAN 1 Sungai Pinyuh, H Sunarto, dewan guru dan ratusan siswa bersepeda dari lingkungan SMAN 1 Sungai Pinyuh, mengelilingi Pasar Sungai Pinyuh dan kembali ke lokasi semula.

“Tujuan program ini, untuk meminimalisir atau menekan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan siswa atau pelajar. Program ini muncul dari hasil evaluasi, terkait angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya,” terang Kapolsek.

Karena itu, Kapolsek menyebut pihaknya membuat langkah inovasi dengan menjadikan SMAN 1 Sungai Pinyuh sebagai sekolah percontohan. Kapolsek bersyukur pihak sekolah menyambut baik dan antusias mendukung realiasi gerakan tersebut.

Baca Juga :  Masjid Al Wasilah Gelar Salat Kusuf

“Respon yang ditunjukan sekolah dengan membuat aturan, sosialisasi kepada siswa dan orang tua. Bahkan, kami juga ikut membantu sosialisasi kepada kurang lebih 700 orang tua untuk memberikan pemahaman tentang program ini,” terangnya.

Tak hanya sosialisasi, sambung Kapolsek, para orang tua pun diminta untuk memiliki komitmen medukung gerakan bersepeda ke sekolah. Komitmen itu dituangkan dalam bentuk kesepakatan antara sekolah dan orang tua siswa.

“Mudah-mudahan program atau gerakan ini dapat diaplikasikan di seluruh sekolah di wilayah Polsek Sungai Pinyuh. Dan bagi siswa yang bertempat tinggal jauh dari lingkungan sekolah, maka kewajiban orang tua untuk mengantar anak ke sekolah. Sebab, anak yang dibawah umur tidak mendapatkan Surat Izin Mengemudi (SIM). Maka, alternatifnya menggunakan sepeda atau diantar orang tua,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Sungai Pinyuh, H Sunarto menilai gerakan bersepeda ke sekolah untuk membiasakan siswa agar taat dan patuh terhadap aturan berlalu lintas. Mengingat, para pelajar masih dibawah umur dan belum boleh mengendarai sepeda motor.

Baca Juga :  Wabup Hadiri Wisuda STT ATI

“Disamping itu, gerkaan bersepeda ke sekolah dapat menyehatkan seluruh warga sekolah. Tidak hanya siswa, melainkan juga para guru yang tempat tinggalnya tidak terlalu jauh bisa menggunakan sepeda untuk menjangkau lingkungan sekolah,” pendapatnya.

Sunarto berharap melalui program tersebut dapat mengurangi angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar di Kecamatan Sungai Pinyuh. Untuk itu, dirinya mengharapkan dukungan dan kerjasama para orang tua dan elemen masyarakat agar bersama-sama mensukseskan gerakan bersepeda ke sekolah.

“Kami menghimbau para orang tua agar tidak membiarkan anak-anaknya mengendarai sepeda motor ke sekolah. Lebih baik anak-anak diberikan sepeda atau diantar langsung oleh orang tua. Untuk memastikan anak-anak selamat dan aman sampai di sekolah,” tukasnya. (wah)

Kerjasama SMAN 1 dan Polsek Pinyuh

MEMPAWAH– Prihatin dengan tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar, SMAN 1 bekerjasama dengan Polsek Sungai Pinyuh menggagas gerakan bersepeda ke sekolah. Launching gerakan bersepeda itu dipimpin langsung Kapolsek Sungai Pinyuh, AKP Sandhy WG Suawa, SP, S.Ik, Jumat (14/2) pagi.

Dalam kegiatan launching dan kampanye gerakan bersepeda ke sekolah itu, Kapolsek bersama Kepala SMAN 1 Sungai Pinyuh, H Sunarto, dewan guru dan ratusan siswa bersepeda dari lingkungan SMAN 1 Sungai Pinyuh, mengelilingi Pasar Sungai Pinyuh dan kembali ke lokasi semula.

“Tujuan program ini, untuk meminimalisir atau menekan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan siswa atau pelajar. Program ini muncul dari hasil evaluasi, terkait angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya,” terang Kapolsek.

Karena itu, Kapolsek menyebut pihaknya membuat langkah inovasi dengan menjadikan SMAN 1 Sungai Pinyuh sebagai sekolah percontohan. Kapolsek bersyukur pihak sekolah menyambut baik dan antusias mendukung realiasi gerakan tersebut.

Baca Juga :  DPRD Bentuk Pansus

“Respon yang ditunjukan sekolah dengan membuat aturan, sosialisasi kepada siswa dan orang tua. Bahkan, kami juga ikut membantu sosialisasi kepada kurang lebih 700 orang tua untuk memberikan pemahaman tentang program ini,” terangnya.

Tak hanya sosialisasi, sambung Kapolsek, para orang tua pun diminta untuk memiliki komitmen medukung gerakan bersepeda ke sekolah. Komitmen itu dituangkan dalam bentuk kesepakatan antara sekolah dan orang tua siswa.

“Mudah-mudahan program atau gerakan ini dapat diaplikasikan di seluruh sekolah di wilayah Polsek Sungai Pinyuh. Dan bagi siswa yang bertempat tinggal jauh dari lingkungan sekolah, maka kewajiban orang tua untuk mengantar anak ke sekolah. Sebab, anak yang dibawah umur tidak mendapatkan Surat Izin Mengemudi (SIM). Maka, alternatifnya menggunakan sepeda atau diantar orang tua,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Sungai Pinyuh, H Sunarto menilai gerakan bersepeda ke sekolah untuk membiasakan siswa agar taat dan patuh terhadap aturan berlalu lintas. Mengingat, para pelajar masih dibawah umur dan belum boleh mengendarai sepeda motor.

Baca Juga :  Bupati Beri 12 Jawaban

“Disamping itu, gerkaan bersepeda ke sekolah dapat menyehatkan seluruh warga sekolah. Tidak hanya siswa, melainkan juga para guru yang tempat tinggalnya tidak terlalu jauh bisa menggunakan sepeda untuk menjangkau lingkungan sekolah,” pendapatnya.

Sunarto berharap melalui program tersebut dapat mengurangi angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar di Kecamatan Sungai Pinyuh. Untuk itu, dirinya mengharapkan dukungan dan kerjasama para orang tua dan elemen masyarakat agar bersama-sama mensukseskan gerakan bersepeda ke sekolah.

“Kami menghimbau para orang tua agar tidak membiarkan anak-anaknya mengendarai sepeda motor ke sekolah. Lebih baik anak-anak diberikan sepeda atau diantar langsung oleh orang tua. Untuk memastikan anak-anak selamat dan aman sampai di sekolah,” tukasnya. (wah)

Most Read

Artikel Terbaru

/