alexametrics
33.9 C
Pontianak
Monday, August 8, 2022

Pemkab Tiadakan Acara Seremonial

MEMPAWAH – Puncak peringatan robo-robo tahun 2020 di Kota Mempawah berlangsung sederhana, Rabu (13/10) pagi. Berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, peringatan kali ini hanya dilaksanakan oleh pihak Keraton Amantubillah Mempawah. Sementara Pemerintah Kabupaten Mempawah membatalkan acara seremonial dengan pertimbangan pandemi Covid-19.

Peringatan dipimpin oleh Raja Mempawah ke-XIII, Pangeran Ratu Mulawangsa Mardan Adijaya Kesuma Ibrahim.  Meski sederhana, namun suasana tetap meriah. Sebab, ratusan masyarakat sejak pagi menunggu kedatangan Raja Mempawah. Dengan menggunakan puluhan sampan dan perahu, ratusan masyarakat mengikuti iring-iringan Raja Mempawah menuju ke Muara Sungai Kuala.

Setelah kurang lebih 30 menit, Raja Mempawah dan rombongan menuju ke Dermaga  Pelabuhan Kuala Mempawah. Pasukan Laskar Kerajaan Amantubillah Mempawah beserta ratusan warga tampak antusias menyambut Raja Mempawah. Masyarakat berusaha bersalaman dengan Raja Mempawah sekaligus mengabadikan momen tahunan itu dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga :  Lansia Terima Progres LU, Bupati Mempawah Tambah Rp100 Ribu/Orang

Setelah menyapa masyarakat, Raja Mempawah beserta rombongan bertolak menuju ke Keraton Amantubillah Mempawah di Pulau Pedalaman, Kecamatan Mempawah Timur dengan menggunakan kendaraan roda empat. Sementara itu, masyarakat turut membubarkan diri meninggalkan lokasi Dermaga Pelabuhan Kuala Mempawah. “Pada tahun-tahun sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Mempawah menggelar acara seremonial di Komplek Pelabuhan Kuala Mempawah,,” terang Kepala Bidang Pariwisata, Disdikporapar Kabupaten Mempawah, Raja Fajar Azansyah.

Namun, imbuh Fajar, pada perayaan tahun ini Pemerintah Kabupaten Mempawah memutuskan tidak melaksanakan acara seremonial. Pertimbangan utamanya adalah situasi pandemi Covid-19 yang belum terkendali. “Dari hasil rapat koordinasi beberapa waktu lalu, diputuskan tidak dilaksanakan acara seremonial. Sebab, kita mengikuti protokol kesehatan Covid-19 yakni tidak membuat keramaian dan berkumpul di masa pandemi Covid-19,” ujarnya. Karena itu, Fajar minta agar seluruh elemen masyarakat Kabupaten Mempawah dapat memahami dan memaklumi situasi tersebut. Kebijakan pemerintah dengan tidak melaksanakan acara seremonial demi kebaikan masyarakat di masa pandemi Covid-19.(wah)

 

Baca Juga :  Pemkab Siapkan Opsi Isolasi Khusus dan Mandiri

 

MEMPAWAH – Puncak peringatan robo-robo tahun 2020 di Kota Mempawah berlangsung sederhana, Rabu (13/10) pagi. Berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, peringatan kali ini hanya dilaksanakan oleh pihak Keraton Amantubillah Mempawah. Sementara Pemerintah Kabupaten Mempawah membatalkan acara seremonial dengan pertimbangan pandemi Covid-19.

Peringatan dipimpin oleh Raja Mempawah ke-XIII, Pangeran Ratu Mulawangsa Mardan Adijaya Kesuma Ibrahim.  Meski sederhana, namun suasana tetap meriah. Sebab, ratusan masyarakat sejak pagi menunggu kedatangan Raja Mempawah. Dengan menggunakan puluhan sampan dan perahu, ratusan masyarakat mengikuti iring-iringan Raja Mempawah menuju ke Muara Sungai Kuala.

Setelah kurang lebih 30 menit, Raja Mempawah dan rombongan menuju ke Dermaga  Pelabuhan Kuala Mempawah. Pasukan Laskar Kerajaan Amantubillah Mempawah beserta ratusan warga tampak antusias menyambut Raja Mempawah. Masyarakat berusaha bersalaman dengan Raja Mempawah sekaligus mengabadikan momen tahunan itu dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga :  Kampanye Masker di Sungai Pinyuh, Polisi Gunakan Mobil Hias

Setelah menyapa masyarakat, Raja Mempawah beserta rombongan bertolak menuju ke Keraton Amantubillah Mempawah di Pulau Pedalaman, Kecamatan Mempawah Timur dengan menggunakan kendaraan roda empat. Sementara itu, masyarakat turut membubarkan diri meninggalkan lokasi Dermaga Pelabuhan Kuala Mempawah. “Pada tahun-tahun sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Mempawah menggelar acara seremonial di Komplek Pelabuhan Kuala Mempawah,,” terang Kepala Bidang Pariwisata, Disdikporapar Kabupaten Mempawah, Raja Fajar Azansyah.

Namun, imbuh Fajar, pada perayaan tahun ini Pemerintah Kabupaten Mempawah memutuskan tidak melaksanakan acara seremonial. Pertimbangan utamanya adalah situasi pandemi Covid-19 yang belum terkendali. “Dari hasil rapat koordinasi beberapa waktu lalu, diputuskan tidak dilaksanakan acara seremonial. Sebab, kita mengikuti protokol kesehatan Covid-19 yakni tidak membuat keramaian dan berkumpul di masa pandemi Covid-19,” ujarnya. Karena itu, Fajar minta agar seluruh elemen masyarakat Kabupaten Mempawah dapat memahami dan memaklumi situasi tersebut. Kebijakan pemerintah dengan tidak melaksanakan acara seremonial demi kebaikan masyarakat di masa pandemi Covid-19.(wah)

 

Baca Juga :  Karyawan PLN Mempawah Terjerat Tali Layangan

 

Most Read

Artikel Terbaru

/