alexametrics
31 C
Pontianak
Saturday, June 25, 2022

Pemkab Mempawah Rapat Bersama Pengurus Pondok Pesantren

MEMPAWAH – Pemerintah Kabupaten Mempawah melakukan berbagai cara untuk mengejar ketertinggalan dan target vaksinasi Covid-19. Salah satu upayanya dengan mengundang pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) untuk mensosialisasikan percepatan program vaksinasi.

Rapat dengan unsur pengurus dan pimpinan Ponpes se-Kabupaten Mempawah itu dipimpin oleh Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi, Kamis (14/10) di Aula Kantor Bupati Mempawah. Rapat turut dihadiri Asisten Ekbangra Setda Kabupaten Mempawah, Rohmat Efendy, Kepala Kemenag Mempawah, H Mi’rad, Kepala Dinas Kesehatan PP-KB, Jamiril, beserta pengurus dan pimpinan Pondok Pasantren se-Kabupaten Mempawah.

“Pemerintah Kabupaten Mempawah memiliki target capaian vaksinasi sebesar 70 persen. Agar, tercipta kekebalan komunal di masyarakat. Saat ini, capaian vaksin baru sebesar 23 persen,” ungkap Muhammad Pagi.

Karena itu, Wabup mengatakan, masih diperlukan kerja keras dan upaya vaksinasi massal secara masif diseluruh lingkungan masyarakat. Agar, program percepatan vaksinasi di Kabupaten Mempawah bisa berjalan lancar dan maksimal.

Baca Juga :  Sampah di Jalan Al Falah 2 Resahkan Warga

“Vaksinasi harus lebih masif di masyarakat. Karena, target yang ingin dicapai masih sangat jauh dibandingkan dengan pencapaian vaksin saat ini. Insya Allah, kita bisa memenuhi target capaian vaksin 70 persen,” tegasnya optimis.

Untuk itu, Wabup mengatakan, Pemerintah Kabupaten Mempawah tidak bisa bekerja sendirian. Melainkan perlunya dukungan dan kerjasama dari seluruh stakeholder di masyarakat. Termasuk lingkungan pondok pesantren.

“Untuk menyukseskan program vaksinasi ini dibutuhkan partisipasi aktif masyarakat Kabupaten Mempawah. Kami berharap peran aktif pesantren dapat memberikan kontribusi maksimal dalam program vaksinasi,” tuturnya.

Wabup minta agar seluruh pengurus pondok pesantren melakukan pendataan terhadap santri dilingkungannya masing-masing. Kemudian, Pemerintah Kabupaten Mempawah akan melaksanakan program vaksinasi terhadap santri dan jajaran pengurus pesantren.

Baca Juga :  Banjir Masih Bertahan, Desa Sejegi Laporkan Ribuan Jiwa Terdampak

“Pemerintah Kabupaten Mempawah akan memfasilitasi dan menyediakan vaksin secara gratis untuk santri. Agar, para santri terlindungi dan dapat melaksanakan aktivitas serta rutinitas dengan baik tanpa khawatir terpapar virus corona,” katanya meyakinkan.

Wabup berharap tidak hanya sebatas dikalangan santri saja. Melainkan seluruh keluarga besar santri dapat berpartisipasi dalam program vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Mempawah. Agar semakin banyak masyarakat yang mendapatkan suntikan vaksin maka semakin baik untuk kesehatan masyarakat dari ancaman penularan virus corona.

“Kami mengajak dan menghimbau masyarakat agar berpartisipasi melaksanakan vaksinasi. Mumpung sekarang vaksinasi masih gratis. Bukan tidak mungkin kedepan vaksin tidak gratis lagi,” tandasnya.(wah)

MEMPAWAH – Pemerintah Kabupaten Mempawah melakukan berbagai cara untuk mengejar ketertinggalan dan target vaksinasi Covid-19. Salah satu upayanya dengan mengundang pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) untuk mensosialisasikan percepatan program vaksinasi.

Rapat dengan unsur pengurus dan pimpinan Ponpes se-Kabupaten Mempawah itu dipimpin oleh Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi, Kamis (14/10) di Aula Kantor Bupati Mempawah. Rapat turut dihadiri Asisten Ekbangra Setda Kabupaten Mempawah, Rohmat Efendy, Kepala Kemenag Mempawah, H Mi’rad, Kepala Dinas Kesehatan PP-KB, Jamiril, beserta pengurus dan pimpinan Pondok Pasantren se-Kabupaten Mempawah.

“Pemerintah Kabupaten Mempawah memiliki target capaian vaksinasi sebesar 70 persen. Agar, tercipta kekebalan komunal di masyarakat. Saat ini, capaian vaksin baru sebesar 23 persen,” ungkap Muhammad Pagi.

Karena itu, Wabup mengatakan, masih diperlukan kerja keras dan upaya vaksinasi massal secara masif diseluruh lingkungan masyarakat. Agar, program percepatan vaksinasi di Kabupaten Mempawah bisa berjalan lancar dan maksimal.

Baca Juga :  Dimediasi Forkopimda Kabupaten Mempawah DAD dan FKOB Sepakat Berdamai

“Vaksinasi harus lebih masif di masyarakat. Karena, target yang ingin dicapai masih sangat jauh dibandingkan dengan pencapaian vaksin saat ini. Insya Allah, kita bisa memenuhi target capaian vaksin 70 persen,” tegasnya optimis.

Untuk itu, Wabup mengatakan, Pemerintah Kabupaten Mempawah tidak bisa bekerja sendirian. Melainkan perlunya dukungan dan kerjasama dari seluruh stakeholder di masyarakat. Termasuk lingkungan pondok pesantren.

“Untuk menyukseskan program vaksinasi ini dibutuhkan partisipasi aktif masyarakat Kabupaten Mempawah. Kami berharap peran aktif pesantren dapat memberikan kontribusi maksimal dalam program vaksinasi,” tuturnya.

Wabup minta agar seluruh pengurus pondok pesantren melakukan pendataan terhadap santri dilingkungannya masing-masing. Kemudian, Pemerintah Kabupaten Mempawah akan melaksanakan program vaksinasi terhadap santri dan jajaran pengurus pesantren.

Baca Juga :  Sampah di Jalan Al Falah 2 Resahkan Warga

“Pemerintah Kabupaten Mempawah akan memfasilitasi dan menyediakan vaksin secara gratis untuk santri. Agar, para santri terlindungi dan dapat melaksanakan aktivitas serta rutinitas dengan baik tanpa khawatir terpapar virus corona,” katanya meyakinkan.

Wabup berharap tidak hanya sebatas dikalangan santri saja. Melainkan seluruh keluarga besar santri dapat berpartisipasi dalam program vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Mempawah. Agar semakin banyak masyarakat yang mendapatkan suntikan vaksin maka semakin baik untuk kesehatan masyarakat dari ancaman penularan virus corona.

“Kami mengajak dan menghimbau masyarakat agar berpartisipasi melaksanakan vaksinasi. Mumpung sekarang vaksinasi masih gratis. Bukan tidak mungkin kedepan vaksin tidak gratis lagi,” tandasnya.(wah)

Most Read

Artikel Terbaru

/