alexametrics
23 C
Pontianak
Wednesday, June 29, 2022

Harga Bahan Pokok Sungai Pinyuh Masih Normal

MEMPAWAH – Petugas Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Tenaga Kerja terus meningkatkan sosialisasi wajib masker bagi konsumen dan pedagang di Kabupaten Mempawah. Jumat (15/5) pagi, sosialisasikan dilaksanakan di Pasar Usaha Bersama Sui Pinyuh. Dalam kegiatan itu, petugas masih menemukan sejumlah konsumen dan pedagang yang belum disiplin memakai masker.

“Kami masih menemukan ada pedagang maupun konsumen yang belum pakai masker. Maka, kita berikan imbauan dan edukasi tentang pentingnya penggunaan masker dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Mempawah,” tegas Kepala Disperindagnaker, Yusri.

Yusri menerangkan, petugas dilapangan berusaha menyampaikan informasi secara persuasif. Agar, menumbuhkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

“Kami juga membagikan masker. Namun, tidak semuanya kita bagikan kepada masyarakat. Sebab, kita ingin menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menyediakan masker secara mandiri. Apalagi, harga masker kain cukup terjangkau dan bisa digunakan masyarakat,” tuturnya.

Baca Juga :  Pemotor Tewas Terlindas Mobil

Terkait sosialisasi masker di Pasar Mempawah, Yusri memastikan akan terus dilaksanakan petugas secara rutin dan terjadwal. Sasarannya adalah konsumen dan pedagang yang beraktivitas dan bertransaksi setiap harinya.

“Secara umum, kami amati sudah ada kemajuan. Artinya, sebagian masyarakat mulai taat dan disiplin memakai masker saat berbelanja di pasar. Namun, tetap saja masih ada konsumen maupun pedagang yang tidak memakai masker,” ungkapnya.

Yusri berharap, kerja keras dan upaya sosialisasi secara persuasif tersebut dapat membentuk kesadaran dan kedisiplinan masyarakat untuk memakai masker saat berada di luar rumah. Sebab, penggunaan masker untuk kebaikan bersama.

“Kita akan terus mendorong dan mengingatkan masyarakat untuk selalu menggunakan masker. Mudah-mudahan terbentuk kesadaran masyarakat. Karena, tidak mungkin petugas kami bisa 24 jam memantau dan mengingatkan masyarakat,” sebutnya.

Ditanya pantauan stok dan harga sembako, Yusri mengungkapkan, secara umum stok sembako masih cukup dan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Mempawah. Dia memastikan petugasnya melakukan pengawasan terhadap aktivitas pasar secara rutin dan terjadwal. Sehingga, pihaknya selalu mengetahui situasi dan kondisi pasar.

Baca Juga :  Bupati Mempawah Terima Penghargaan Manggala Karya Kencana

“Kemarin kita pantau ada peningkatan pemintaan masyarakat terhadap LPG 3 Kg. Namun, semuanya sudah bisa diatasi dengan tepat waktu sehingga tidak menimbulkan kelangkaan dan keresahan di masyarakat,” ujarnya.
Terkait harga, Yusri menyebut masih normal. Artinya, tidak terjadi kenaikan atau lonjakan harga jual yang signifikan di pasar-pasar di Kabupaten Mempawah. Meski demikian, dia mengakui terdapat beberapa komoditi yang harga jualnya masih diatas normal.

“Untuk harga jual komoditi gula pasir masih diatas Harga Eceran Tertinggi (HET) berkisar Rp16.000-Rp17.000 per kg. Mudah-mudahan, nantinya harga gula pasir semakin turun dan kembali ke harga normal,” harapnya mengakhiri.(wah)

MEMPAWAH – Petugas Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Tenaga Kerja terus meningkatkan sosialisasi wajib masker bagi konsumen dan pedagang di Kabupaten Mempawah. Jumat (15/5) pagi, sosialisasikan dilaksanakan di Pasar Usaha Bersama Sui Pinyuh. Dalam kegiatan itu, petugas masih menemukan sejumlah konsumen dan pedagang yang belum disiplin memakai masker.

“Kami masih menemukan ada pedagang maupun konsumen yang belum pakai masker. Maka, kita berikan imbauan dan edukasi tentang pentingnya penggunaan masker dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Mempawah,” tegas Kepala Disperindagnaker, Yusri.

Yusri menerangkan, petugas dilapangan berusaha menyampaikan informasi secara persuasif. Agar, menumbuhkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

“Kami juga membagikan masker. Namun, tidak semuanya kita bagikan kepada masyarakat. Sebab, kita ingin menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menyediakan masker secara mandiri. Apalagi, harga masker kain cukup terjangkau dan bisa digunakan masyarakat,” tuturnya.

Baca Juga :  Masih Banyak Keluhan dari Pelanggan

Terkait sosialisasi masker di Pasar Mempawah, Yusri memastikan akan terus dilaksanakan petugas secara rutin dan terjadwal. Sasarannya adalah konsumen dan pedagang yang beraktivitas dan bertransaksi setiap harinya.

“Secara umum, kami amati sudah ada kemajuan. Artinya, sebagian masyarakat mulai taat dan disiplin memakai masker saat berbelanja di pasar. Namun, tetap saja masih ada konsumen maupun pedagang yang tidak memakai masker,” ungkapnya.

Yusri berharap, kerja keras dan upaya sosialisasi secara persuasif tersebut dapat membentuk kesadaran dan kedisiplinan masyarakat untuk memakai masker saat berada di luar rumah. Sebab, penggunaan masker untuk kebaikan bersama.

“Kita akan terus mendorong dan mengingatkan masyarakat untuk selalu menggunakan masker. Mudah-mudahan terbentuk kesadaran masyarakat. Karena, tidak mungkin petugas kami bisa 24 jam memantau dan mengingatkan masyarakat,” sebutnya.

Ditanya pantauan stok dan harga sembako, Yusri mengungkapkan, secara umum stok sembako masih cukup dan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Mempawah. Dia memastikan petugasnya melakukan pengawasan terhadap aktivitas pasar secara rutin dan terjadwal. Sehingga, pihaknya selalu mengetahui situasi dan kondisi pasar.

Baca Juga :  Berharap Pengelolaan Balai KB Diserahkan ke Desa Kepayang

“Kemarin kita pantau ada peningkatan pemintaan masyarakat terhadap LPG 3 Kg. Namun, semuanya sudah bisa diatasi dengan tepat waktu sehingga tidak menimbulkan kelangkaan dan keresahan di masyarakat,” ujarnya.
Terkait harga, Yusri menyebut masih normal. Artinya, tidak terjadi kenaikan atau lonjakan harga jual yang signifikan di pasar-pasar di Kabupaten Mempawah. Meski demikian, dia mengakui terdapat beberapa komoditi yang harga jualnya masih diatas normal.

“Untuk harga jual komoditi gula pasir masih diatas Harga Eceran Tertinggi (HET) berkisar Rp16.000-Rp17.000 per kg. Mudah-mudahan, nantinya harga gula pasir semakin turun dan kembali ke harga normal,” harapnya mengakhiri.(wah)

Most Read

Artikel Terbaru

/