alexametrics
30.6 C
Pontianak
Monday, August 8, 2022

Polisi Amankan Dua DPO di Jongkat

MEMPAWAH – Polsek Siantan berhasil meringkus dua pelaku kasus pencurian di wilayah hukumnya, Rabu (14/10) sore. Kedua pelaku yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) itu, ditangkap di dua lokasi berbeda di Kecamatan Jongkat. Kini, kedua pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Siantan. Kapolres Mempawah, AKBP Tulus Sinaga, S.Ik, MH melalui Kapolsek Siantan, Iptu Rahmad Kartono, SH, MH membenarkan keberhasilan jajarannya meringkus dua pelaku DPO pencurian tersebut.

Kapolsek mengungkapkan, pelaku berinisial DA (22) dan YE (32) keduanya memang masuk dalam daftar pencarian orang. Keduanya merupakan warga Desa Wajok Hilir yang sejak tahun 2019 sudah dicari Polsek Siantan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. “Kedua pelaku merupakan tersangka dalam dua kasus berbeda. Dan keduanya merupakan DPO Polsek Siantan,” tegas Rahmad Kartono, Kamis (15/10) pagi di Mapolsek Siantan.

Baca Juga :  Dirjen Resmikan Pencanangan KPPN Sadaniang

Kapolsek menjelaskan, pelaku pertama yang ditangkap yakni DA. Dia ditangkap saat berada di kediaman orang tuanya di Jalan Parit Baru, Desa Wajok Hulu. Dia berhasil diringkus petugas ketika keluar dari rumah orang tuanya sekitar pukul 16.30 WIB. “Saya sendiri yang memimpin penangkapan terhadap pelaku. Kami lakukan pengintaian kurang lebih 3,5 jam. Akhirnya, pelaku keluar dari rumah orang tuanya untuk mencuci motor. Dan saat itulah kami lakukan penyergapan dan meringkus pelaku,” tutur Kapolsek.

Kepada Polisi, pelaku mengakui tindak kriminalitas pencurian yang dilakukannya pada 9 September 2019 di Rumah Makan Laris Manis di Desa Jalan Raya Jungkat. Dalam aksinya, pelaku menggasak satu unit laptop milik korban yang berada di meja kasir. “Pelaku ini mengambil laptop milik korban yang disimpan di meja kasir Rumah Makan Laris Manis. Biasanya, laptop itu digunakan korban untuk memutar lagu. Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp 5 juta,dan pelaku akan kita jerat dengan pasal 362 KUHP” papar Kapolsek.

Baca Juga :  200 Anak Yatim Piatu di Mempawah Terima Santunan

Kemudian, sambung Kapolsek, pihaknya melakukan penangkapan terhadap YE di salah satu lokasi di Kecamatan Jongkat. YE ditangkap Polisi sekitar pukul 18.00 WIB. Dari tangan pelaku, Polisi mengamankan barang bukti berupa 6 unit springbed, 1 AC dan 1 mesin air. “Pelaku dilaporkan melakukan tindak pidana  pencurian dengan pemberatan yang terjadi pada 11 Juni 2020 sekitar pukul 11.00 WIB di Pergudangan  KM.15,5 RT.002/ RW. 013 Desa Wajok Hilir, Kecamatan Jongkat. Atas perbuatannya, pelaku kita jerat dengan pasal 363 KUHP,” pungkasnya.(wah)

MEMPAWAH – Polsek Siantan berhasil meringkus dua pelaku kasus pencurian di wilayah hukumnya, Rabu (14/10) sore. Kedua pelaku yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) itu, ditangkap di dua lokasi berbeda di Kecamatan Jongkat. Kini, kedua pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Siantan. Kapolres Mempawah, AKBP Tulus Sinaga, S.Ik, MH melalui Kapolsek Siantan, Iptu Rahmad Kartono, SH, MH membenarkan keberhasilan jajarannya meringkus dua pelaku DPO pencurian tersebut.

Kapolsek mengungkapkan, pelaku berinisial DA (22) dan YE (32) keduanya memang masuk dalam daftar pencarian orang. Keduanya merupakan warga Desa Wajok Hilir yang sejak tahun 2019 sudah dicari Polsek Siantan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. “Kedua pelaku merupakan tersangka dalam dua kasus berbeda. Dan keduanya merupakan DPO Polsek Siantan,” tegas Rahmad Kartono, Kamis (15/10) pagi di Mapolsek Siantan.

Baca Juga :  Akses Internet tak Mendukung, Mimbar Virtual di Mempawah

Kapolsek menjelaskan, pelaku pertama yang ditangkap yakni DA. Dia ditangkap saat berada di kediaman orang tuanya di Jalan Parit Baru, Desa Wajok Hulu. Dia berhasil diringkus petugas ketika keluar dari rumah orang tuanya sekitar pukul 16.30 WIB. “Saya sendiri yang memimpin penangkapan terhadap pelaku. Kami lakukan pengintaian kurang lebih 3,5 jam. Akhirnya, pelaku keluar dari rumah orang tuanya untuk mencuci motor. Dan saat itulah kami lakukan penyergapan dan meringkus pelaku,” tutur Kapolsek.

Kepada Polisi, pelaku mengakui tindak kriminalitas pencurian yang dilakukannya pada 9 September 2019 di Rumah Makan Laris Manis di Desa Jalan Raya Jungkat. Dalam aksinya, pelaku menggasak satu unit laptop milik korban yang berada di meja kasir. “Pelaku ini mengambil laptop milik korban yang disimpan di meja kasir Rumah Makan Laris Manis. Biasanya, laptop itu digunakan korban untuk memutar lagu. Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp 5 juta,dan pelaku akan kita jerat dengan pasal 362 KUHP” papar Kapolsek.

Baca Juga :  Nilai Standar Pelayanan Publik Hijau; Bupati Terima Penghargaan Ombudsman

Kemudian, sambung Kapolsek, pihaknya melakukan penangkapan terhadap YE di salah satu lokasi di Kecamatan Jongkat. YE ditangkap Polisi sekitar pukul 18.00 WIB. Dari tangan pelaku, Polisi mengamankan barang bukti berupa 6 unit springbed, 1 AC dan 1 mesin air. “Pelaku dilaporkan melakukan tindak pidana  pencurian dengan pemberatan yang terjadi pada 11 Juni 2020 sekitar pukul 11.00 WIB di Pergudangan  KM.15,5 RT.002/ RW. 013 Desa Wajok Hilir, Kecamatan Jongkat. Atas perbuatannya, pelaku kita jerat dengan pasal 363 KUHP,” pungkasnya.(wah)

Most Read

Artikel Terbaru

/