alexametrics
31 C
Pontianak
Sunday, May 22, 2022

Upaya Meningkatkan Produksi Pertanian Ditengah Pandemi

Tanam Padi Perdana dan Penyaluran Bantuan Alsintan

MEMPAWAH –Kelompok Tani (Poktan) Riam Batang, Desa Sepang, Kecamatan Toho menggelar tanam padi perdana musim rendengan, Kamis (17/12) pagi. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) beserta perlengkapan pertanian lainnya. Tanam padi perdana turut dihadiri Asisten II Setda Pemerintah Kabupaten Mempawah, Rochmat Effendi, Kepala Dinas Pertanian, Gusti Basrun, Camat Toho, Kades Sepang dan para petani yang tergabung dalam Poktan Riam Batang.

“Secara global, penyaluran bantuan alsintan dan perlengkapan pertanian ini diberikan kepada sejumlah poktan di 5 kecamatan di Kabupaten Mempawah. Salah satunya Poktan Riam Batang di Kecamatan Toho,” terang Rochmat Effendi. Rochmat mengungkapkan, bantuan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Mempawah berupa bibit atau benih padi, pupuk cair, hand tractor, hand sprayer dan lainnya. Para penerima bantuan telah melalui proses seleksi dan pendataan melalui Dinas Pertanian. Sehingga, bantuan lebih tepat sasaran sesuai kebutuhan petani dilapangan.

“Ini bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Mempawah untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan mendongkrak kesejahteraan masyarakat petani. Terlebih ditengah pandemi Covid-19 ini, kita berupaya menggenjot sektor-sektor yang terdampak di masyarakat. Salah satunya pertanian,” pendapatnya.

Baca Juga :  Keterbukaan Informasi Publik Menangkal Kabar Hoax

Sementara itu, Kepala Desa Sepang, Ignasius Urada memastikan pihaknya mendukung penuh kebijakan strategis Pemerintah Kabupaten Mempawah di bidang pertanian. Terlebih, program yang berkaitan dengan peningkatan mutu dan kualitas produksi pertanian bagi petani Desa Sepang. “Kami berkomitmen mendukung penuh segala bentuk kegiatan yang sifatnya positif untuk memajukan kehidupan masyarakat khususnya kelompok tani Desa Sepang,” tegas Ignasius.

Ignasius menjelaskan, penyaluran bantuan untuk kelompok tani di Desa Sepang bermula ketika terjadinya gagal panen pada Agustus-September lalu. Saat itu, musibah banjir merendam lahan-lahan pertanian hingga menyebabkan gagal panen. “Kami bekerjasama dengan PPL Pertanian melakukan pendataan terhadap petani yang mengalami gagal panen. Lalu, kita ajukan bantuan untuk para petani ini. Dan bantuan tersebut telah direalisasikan dan disalurkan,” ucapnya.

Karena itu, dia memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Mempawah yang telah menyalurkan bantuan untuk masyarakat petani di Desa Sepang. Dia menilai, bantuan tersebut sangat penting dalam meningkatkan motivasi para petani Desa Sepang untuk bekerja maksimal mendapatkan hasil panen yang lebih baik. “Terlebih, saat ini kita sedang menghadapi pandemi Covid-19 yang menyebabkan masyarakat mengalami kesulitan ekonomi. Mudah-mudahan melalui penyaluran bantuan ini semakin memotivasi petani Desa Sepang untuk meningkatkan hasil pertanian,” harapnya.

Baca Juga :  Pilkades Serentak Dibagi Delapan Gelombang

Sebagai wujud dukungannya terhadap sektor pertanian, Kades mengatakan pihaknya sedang mempersiapkan BUMDes. Bahkan, dia mencanangkan dalam waktu dekat ini BUMDes sudah terbentuk dan segera bekerja. “Kami akan melakukan menjaring masyarakat yang memiliki potensi dan kemampuan untuk mengelola BUMDes Sepang. Nanti, BUMDes ini akan dikelola secara profesional untuk membantu kesulitan dan permasalahan pertanian,” ujarnya.

Tak hanya itu, dirinya memastikan sektor pertanian menjadi salah satu prioritas yang dirumuskan melalui RPJMDes. Dia berharap selama kepemimpinannya, sektor pertanian di Desa Sepang bisa lebih meningkat. Baik dari sisi mutu dan kualitas produksi hingga berimbas terhadap kesejahteraan hidup petani. “Semua hal yang berkaitan dengan program pertanian sudah kita tampung melalui RPJMDes. Kedepan, kita akan maksimalkan pembinaan terhadap sektor pertanian di Desa Sepang. Karena, kita melihat potensi pertanian cukup besar,” pungkasnya.(wah)

Tanam Padi Perdana dan Penyaluran Bantuan Alsintan

MEMPAWAH –Kelompok Tani (Poktan) Riam Batang, Desa Sepang, Kecamatan Toho menggelar tanam padi perdana musim rendengan, Kamis (17/12) pagi. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) beserta perlengkapan pertanian lainnya. Tanam padi perdana turut dihadiri Asisten II Setda Pemerintah Kabupaten Mempawah, Rochmat Effendi, Kepala Dinas Pertanian, Gusti Basrun, Camat Toho, Kades Sepang dan para petani yang tergabung dalam Poktan Riam Batang.

“Secara global, penyaluran bantuan alsintan dan perlengkapan pertanian ini diberikan kepada sejumlah poktan di 5 kecamatan di Kabupaten Mempawah. Salah satunya Poktan Riam Batang di Kecamatan Toho,” terang Rochmat Effendi. Rochmat mengungkapkan, bantuan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Mempawah berupa bibit atau benih padi, pupuk cair, hand tractor, hand sprayer dan lainnya. Para penerima bantuan telah melalui proses seleksi dan pendataan melalui Dinas Pertanian. Sehingga, bantuan lebih tepat sasaran sesuai kebutuhan petani dilapangan.

“Ini bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Mempawah untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan mendongkrak kesejahteraan masyarakat petani. Terlebih ditengah pandemi Covid-19 ini, kita berupaya menggenjot sektor-sektor yang terdampak di masyarakat. Salah satunya pertanian,” pendapatnya.

Baca Juga :  Buaya Rawa Ganas Hebohkan Warga Purun Kecil

Sementara itu, Kepala Desa Sepang, Ignasius Urada memastikan pihaknya mendukung penuh kebijakan strategis Pemerintah Kabupaten Mempawah di bidang pertanian. Terlebih, program yang berkaitan dengan peningkatan mutu dan kualitas produksi pertanian bagi petani Desa Sepang. “Kami berkomitmen mendukung penuh segala bentuk kegiatan yang sifatnya positif untuk memajukan kehidupan masyarakat khususnya kelompok tani Desa Sepang,” tegas Ignasius.

Ignasius menjelaskan, penyaluran bantuan untuk kelompok tani di Desa Sepang bermula ketika terjadinya gagal panen pada Agustus-September lalu. Saat itu, musibah banjir merendam lahan-lahan pertanian hingga menyebabkan gagal panen. “Kami bekerjasama dengan PPL Pertanian melakukan pendataan terhadap petani yang mengalami gagal panen. Lalu, kita ajukan bantuan untuk para petani ini. Dan bantuan tersebut telah direalisasikan dan disalurkan,” ucapnya.

Karena itu, dia memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Mempawah yang telah menyalurkan bantuan untuk masyarakat petani di Desa Sepang. Dia menilai, bantuan tersebut sangat penting dalam meningkatkan motivasi para petani Desa Sepang untuk bekerja maksimal mendapatkan hasil panen yang lebih baik. “Terlebih, saat ini kita sedang menghadapi pandemi Covid-19 yang menyebabkan masyarakat mengalami kesulitan ekonomi. Mudah-mudahan melalui penyaluran bantuan ini semakin memotivasi petani Desa Sepang untuk meningkatkan hasil pertanian,” harapnya.

Baca Juga :  Badan Jembatan di Wajok Hulu Rusak Parah

Sebagai wujud dukungannya terhadap sektor pertanian, Kades mengatakan pihaknya sedang mempersiapkan BUMDes. Bahkan, dia mencanangkan dalam waktu dekat ini BUMDes sudah terbentuk dan segera bekerja. “Kami akan melakukan menjaring masyarakat yang memiliki potensi dan kemampuan untuk mengelola BUMDes Sepang. Nanti, BUMDes ini akan dikelola secara profesional untuk membantu kesulitan dan permasalahan pertanian,” ujarnya.

Tak hanya itu, dirinya memastikan sektor pertanian menjadi salah satu prioritas yang dirumuskan melalui RPJMDes. Dia berharap selama kepemimpinannya, sektor pertanian di Desa Sepang bisa lebih meningkat. Baik dari sisi mutu dan kualitas produksi hingga berimbas terhadap kesejahteraan hidup petani. “Semua hal yang berkaitan dengan program pertanian sudah kita tampung melalui RPJMDes. Kedepan, kita akan maksimalkan pembinaan terhadap sektor pertanian di Desa Sepang. Karena, kita melihat potensi pertanian cukup besar,” pungkasnya.(wah)

Most Read

Artikel Terbaru

/