alexametrics
30 C
Pontianak
Saturday, May 21, 2022

Pangdam Lepas 450 Prajurit Yonif Mekanis 643/Wns

MEMPAWAH – Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad melepas keberangkatan 450 prajurit Yonif Mekanis 643/Wanara Sakti (Wns) dalam Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Darat di wilayah perbatasan Republik Indonesia – Malaysia. Upacara pelepasan berlangsung di Mayonif Mekanis 643/Wns, Selasa (18/5).

Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns yang dikomandoi oleh Letkol Inf Hendro Wicaksono, S.I.P itu akan melaksanakan tugas operasi pengamanan perbatasan RI – Malaysia di sektor barat perbatasan Provinsi Kalimantan Barat. Mereka akan bertugas selama 9 bulan menggantikan Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas.

Dalam amanatnya, Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad menyampaikan, sebagai patriot dan bhayangkari negara maka tugas operasi merupakan tuntutan di atas segala-galanya demi tetap tegaknya kedaulatan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia  (NKRI).

“Tugas ini sudah diamanatkan dalam UU Nomor 34 tahun 2004 bahwa tugas pokok TNI adalah menjaga kedaulatan NKRI,” tegas Nur Rahmad.

Baca Juga :  Sasar 100 Prajurit

Pangdam mengatakan, bagi prajurit yang pernah melaksanakan tugas operasi maka penugasan kali ini akan memberikan tambahan bekal pengalaman, serta hal-hal baru yang belum pernah dialami pada penugasan sebelumnya.

“Sedangkan bagi prajurit yang belum pernah melaksanakan tugas operasi, maka penugasan ini dapat menjadi suatu pengalaman yang sangat berharga untuk menunjang karier sebagai prajurit dimasa mendatang,” pendapatnya.

Untuk itu, Pangdam berpesan kepada seluruh prajurit yang tergabung dalam Satgas Pamtas tersebut agar membulatkan tekad dan komitmen untuk melaksanakan tugas-tugas yang akan dihadapinya dilapangan. Sehingga secara fisik maupun mental akan terkonsentrasi menunaikan tugas operasi dengan sebaik mungkin.

“Yakinlah, latihan dan pembekalan yang sudah dilaksanakan tidak akan pernah sia-sia dan dapat membuahkan hasil yang optimal. Baik bagi prajurit sendiri maupun kemampuan satuan saat melaksanakan tugas di lapangan,” ujar Nur Rahmad yang juga selaku Pangkoopsdam XII/Tpr.

Baca Juga :  TNI-AD Berperan Amankan Proyek Strategis Nasional

Masih dalam kesempatan itu, Pangdam mengingatkan lingkungan tugas yang akan dihadapi prajurit nanti tidak sama dengan yang ditempati sekarang. Untuk itu, Pangdam minta agar seluruh personel segera mengenali dan menghormati adat istiadat masyarakat daerah setempat.

“Sehingga apabila ada permasalahan dapat segera diselesaikan dengan solusi yang tepat dan tidak menimbulkan permasalahan yang lebih besar,” tuturnya.

“Laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, jaga keamanan baik personel maupun materiil yang kalian bawa serta tunjukkan TNI sebagai tentara rakyat, tentara pejuang dan tentara nasional yang profesional. Selamat jalan dan selamat bertugas,” ucap Pangdam mengakhiri amanatnya.(wah)

MEMPAWAH – Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad melepas keberangkatan 450 prajurit Yonif Mekanis 643/Wanara Sakti (Wns) dalam Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Darat di wilayah perbatasan Republik Indonesia – Malaysia. Upacara pelepasan berlangsung di Mayonif Mekanis 643/Wns, Selasa (18/5).

Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns yang dikomandoi oleh Letkol Inf Hendro Wicaksono, S.I.P itu akan melaksanakan tugas operasi pengamanan perbatasan RI – Malaysia di sektor barat perbatasan Provinsi Kalimantan Barat. Mereka akan bertugas selama 9 bulan menggantikan Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas.

Dalam amanatnya, Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad menyampaikan, sebagai patriot dan bhayangkari negara maka tugas operasi merupakan tuntutan di atas segala-galanya demi tetap tegaknya kedaulatan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia  (NKRI).

“Tugas ini sudah diamanatkan dalam UU Nomor 34 tahun 2004 bahwa tugas pokok TNI adalah menjaga kedaulatan NKRI,” tegas Nur Rahmad.

Baca Juga :  Erlina Bantu Pengobatan Rizki

Pangdam mengatakan, bagi prajurit yang pernah melaksanakan tugas operasi maka penugasan kali ini akan memberikan tambahan bekal pengalaman, serta hal-hal baru yang belum pernah dialami pada penugasan sebelumnya.

“Sedangkan bagi prajurit yang belum pernah melaksanakan tugas operasi, maka penugasan ini dapat menjadi suatu pengalaman yang sangat berharga untuk menunjang karier sebagai prajurit dimasa mendatang,” pendapatnya.

Untuk itu, Pangdam berpesan kepada seluruh prajurit yang tergabung dalam Satgas Pamtas tersebut agar membulatkan tekad dan komitmen untuk melaksanakan tugas-tugas yang akan dihadapinya dilapangan. Sehingga secara fisik maupun mental akan terkonsentrasi menunaikan tugas operasi dengan sebaik mungkin.

“Yakinlah, latihan dan pembekalan yang sudah dilaksanakan tidak akan pernah sia-sia dan dapat membuahkan hasil yang optimal. Baik bagi prajurit sendiri maupun kemampuan satuan saat melaksanakan tugas di lapangan,” ujar Nur Rahmad yang juga selaku Pangkoopsdam XII/Tpr.

Baca Juga :  Bupati Mempawah Janjikan Bonus

Masih dalam kesempatan itu, Pangdam mengingatkan lingkungan tugas yang akan dihadapi prajurit nanti tidak sama dengan yang ditempati sekarang. Untuk itu, Pangdam minta agar seluruh personel segera mengenali dan menghormati adat istiadat masyarakat daerah setempat.

“Sehingga apabila ada permasalahan dapat segera diselesaikan dengan solusi yang tepat dan tidak menimbulkan permasalahan yang lebih besar,” tuturnya.

“Laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, jaga keamanan baik personel maupun materiil yang kalian bawa serta tunjukkan TNI sebagai tentara rakyat, tentara pejuang dan tentara nasional yang profesional. Selamat jalan dan selamat bertugas,” ucap Pangdam mengakhiri amanatnya.(wah)

Most Read

Artikel Terbaru

/