alexametrics
32.8 C
Pontianak
Monday, July 4, 2022

Petugas Temukan Ratusan Barang Tak Layak Edar di 3 Swalayan Sungai Pinyuh

Sidak 3 Swalayan Sungai Pinyuh

MEMPAWAH – Masyarakat konsumen harus ekstra berhati-hati saat berbelanja di pasar. Pasalnya, petugas gabungan menemukan ratusan produk tak layar edar saat melaksanakan inspeksi mendadak (Sidak) di 3 swalayan besar di Pasar Sungai Pinyuh. Sedikitnya ada 411 produk yang masuk kategori tak layak dijual.

Sidak dilakukan oleh tim gabungan dari Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Tenaga Kerja (Perindagnaker), Dinas Kesehatan dan Satuan Reskrim Polres Mempawah. Ada 3 swalayan di Pasar Sungai Pinyuh yang menjadi sasaran sidak. Yakni, Basmallah, Mitra Agung Mart dan Sogo Mitra.

Di Swalayan Basmallah, petugas menemukan puluhan produk makanan dan minuman serta obat-obatan yang telah memasuki masa kedaluwarsa. Seperti, roti, susu kental manis, susu bubuk dan beberapa jenis obat.

Sedangkan di Mitra Agung Mart, petugas mendapatkan lebih banyak temuan. Diantaranya, 39 bungkus SP Cap Manggis, 17 bungkus baking powder, 23 bungkus spon mix, 29 bungkus soda kue, 43 bungkus bicarbonat, 8 bungkus sulkade. Kemudian, 7 bungkus emplex, 36 bungkus TBM, 14 bungkus mentega 23 bungkus tepung susu serta puluhan bungkus produk bahan makanan lainnya.

Baca Juga :  Vaksin Sinovac Lolos Sertifikasi BPOM

Terakhir di Swalayan Sogo Mitra Sungai Pinyuh, petugas mendapati puluhan makanan ringan, susu, snack serta bahan pembuat kue yang tidak memenuhi prosedur perizinan edar di masyarakat. Menindaklanjuti temuan itu, seluruh produk diminta untuk tidak dipajang dan dikembalikan kepada produsennya.

“Sidak ini merupakan agenda rutin dalam momentum peringatan hari besar keagamaan. Dan kali ini, sidak kita laksanakan dalam menyambut perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 di Kabupaten Mempawah,” terang Kepala Bidang Perdagangan, Elly Kusumawati.

Elly menjelaskan, sasaran sidak yakni produk makanan dan minuman yang tidak memenuhi syarat dan ketentuan edar. Misalnya, produk kedaluwarsa, tidak ada legalitas izin edar, tidak ada registrasi BPOM dan lainnya.

Baca Juga :  Sidak Proyek, Amarah Tjhai Chui Mie Meledak

“Bagi pedagang yang ditemukan menjual produk-produk makanan dan minuman yang sudah kedaluwarsa dan tidak layak edar, maka kita minta untuk membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya. Dan, produk yang menjadi temuan disarankan agar tidak dipajang lagi serta dikembalikan kepada produsen,” tegasnya.

Senada itu, Kapolres Mempawah, AKBP Tulus Sinaga, S.Ik, MH melalui Kasat Reskrim, AKP Sutrisno, S.Ik menghimbau masyarakat konsumen agar lebih selektif dalam membeli produk makanan dan minuman di pasar. Pastikan, konsumen teliti untuk memastikan produk tersebut aman saat dikonsumsi.

“Kami ingatkan masyarakat agar benar-benar selektif dan cermat dalam membeli produk makanan, minuman dan bahan baku untuk membuat kue. Perhatian tanggal kedaluwarsa, registrasi BPOM dan lainnya. Agar, produk tersebut aman dikonsumsi dan tidak membahayakan masyarakat,” tukasnya.(wah)

 

Sidak 3 Swalayan Sungai Pinyuh

MEMPAWAH – Masyarakat konsumen harus ekstra berhati-hati saat berbelanja di pasar. Pasalnya, petugas gabungan menemukan ratusan produk tak layar edar saat melaksanakan inspeksi mendadak (Sidak) di 3 swalayan besar di Pasar Sungai Pinyuh. Sedikitnya ada 411 produk yang masuk kategori tak layak dijual.

Sidak dilakukan oleh tim gabungan dari Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Tenaga Kerja (Perindagnaker), Dinas Kesehatan dan Satuan Reskrim Polres Mempawah. Ada 3 swalayan di Pasar Sungai Pinyuh yang menjadi sasaran sidak. Yakni, Basmallah, Mitra Agung Mart dan Sogo Mitra.

Di Swalayan Basmallah, petugas menemukan puluhan produk makanan dan minuman serta obat-obatan yang telah memasuki masa kedaluwarsa. Seperti, roti, susu kental manis, susu bubuk dan beberapa jenis obat.

Sedangkan di Mitra Agung Mart, petugas mendapatkan lebih banyak temuan. Diantaranya, 39 bungkus SP Cap Manggis, 17 bungkus baking powder, 23 bungkus spon mix, 29 bungkus soda kue, 43 bungkus bicarbonat, 8 bungkus sulkade. Kemudian, 7 bungkus emplex, 36 bungkus TBM, 14 bungkus mentega 23 bungkus tepung susu serta puluhan bungkus produk bahan makanan lainnya.

Baca Juga :  BPOM Akhirnya Terbitkan Izin Penggunaan Vaksin Sinovac

Terakhir di Swalayan Sogo Mitra Sungai Pinyuh, petugas mendapati puluhan makanan ringan, susu, snack serta bahan pembuat kue yang tidak memenuhi prosedur perizinan edar di masyarakat. Menindaklanjuti temuan itu, seluruh produk diminta untuk tidak dipajang dan dikembalikan kepada produsennya.

“Sidak ini merupakan agenda rutin dalam momentum peringatan hari besar keagamaan. Dan kali ini, sidak kita laksanakan dalam menyambut perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 di Kabupaten Mempawah,” terang Kepala Bidang Perdagangan, Elly Kusumawati.

Elly menjelaskan, sasaran sidak yakni produk makanan dan minuman yang tidak memenuhi syarat dan ketentuan edar. Misalnya, produk kedaluwarsa, tidak ada legalitas izin edar, tidak ada registrasi BPOM dan lainnya.

Baca Juga :  Vaksin Sinovac Lolos Sertifikasi BPOM

“Bagi pedagang yang ditemukan menjual produk-produk makanan dan minuman yang sudah kedaluwarsa dan tidak layak edar, maka kita minta untuk membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya. Dan, produk yang menjadi temuan disarankan agar tidak dipajang lagi serta dikembalikan kepada produsen,” tegasnya.

Senada itu, Kapolres Mempawah, AKBP Tulus Sinaga, S.Ik, MH melalui Kasat Reskrim, AKP Sutrisno, S.Ik menghimbau masyarakat konsumen agar lebih selektif dalam membeli produk makanan dan minuman di pasar. Pastikan, konsumen teliti untuk memastikan produk tersebut aman saat dikonsumsi.

“Kami ingatkan masyarakat agar benar-benar selektif dan cermat dalam membeli produk makanan, minuman dan bahan baku untuk membuat kue. Perhatian tanggal kedaluwarsa, registrasi BPOM dan lainnya. Agar, produk tersebut aman dikonsumsi dan tidak membahayakan masyarakat,” tukasnya.(wah)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/