alexametrics
22.8 C
Pontianak
Saturday, August 13, 2022

Meterai Lama Masih Berlaku, KP2KP Mempawah Sosialisasikan Bea Meterai

MEMPAWAH – Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Mempawah mengadakan sosialisasi tentang bea meterai melalui sarana penempelan poster di Kantor Pos Mempawah dan Kantor Pos Sungai Pinyuh.

“Sebagaimana yang kita tahu pemerintah telah menerbitkan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2020 tentang Bea Meterai, yang mana mengatur tentang tarif tunggal bea meterai yang sebelumnya senilai Rp6.000 dan Rp3.000 menjadi Rp10.000,” kata Teuku Nofrizal Kurniawan salah satu pegawai Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Mempawah di Kantor Pos Mempawah, Senin (11/01).

Rizal juga mengatakan, selama masa transisi sampai dengan 31 Desember 2021, masyarakat masih dapat menggunakan meterai lama untuk melakukan pembayaran bea meterai yang terutang atas dokumen. Nilai total meterai tempel yang dapat dibubuhkan pada dokumen paling sedikit Rp9.000.

Baca Juga :  Tugboat Terbakar di Perairan Sungai Kunyit

“Kelonggaran ini diberikan untuk menghabiskan stok meterai lama. Jadi masyarakat yang belum bisa mendapatkan meterai baru yang nilainya Rp10.000 dapat menggunakan meterai  lama dengan mengombinasikan nilai Rp3.000 sebanyak tiga buah. Bisa juga meterai Rp6.000 dan Rp3.000, atau Rp6.000 dan Rp6.000,” jelas Rizal.(*)

MEMPAWAH – Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Mempawah mengadakan sosialisasi tentang bea meterai melalui sarana penempelan poster di Kantor Pos Mempawah dan Kantor Pos Sungai Pinyuh.

“Sebagaimana yang kita tahu pemerintah telah menerbitkan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2020 tentang Bea Meterai, yang mana mengatur tentang tarif tunggal bea meterai yang sebelumnya senilai Rp6.000 dan Rp3.000 menjadi Rp10.000,” kata Teuku Nofrizal Kurniawan salah satu pegawai Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Mempawah di Kantor Pos Mempawah, Senin (11/01).

Rizal juga mengatakan, selama masa transisi sampai dengan 31 Desember 2021, masyarakat masih dapat menggunakan meterai lama untuk melakukan pembayaran bea meterai yang terutang atas dokumen. Nilai total meterai tempel yang dapat dibubuhkan pada dokumen paling sedikit Rp9.000.

Baca Juga :  Tugboat Terbakar di Perairan Sungai Kunyit

“Kelonggaran ini diberikan untuk menghabiskan stok meterai lama. Jadi masyarakat yang belum bisa mendapatkan meterai baru yang nilainya Rp10.000 dapat menggunakan meterai  lama dengan mengombinasikan nilai Rp3.000 sebanyak tiga buah. Bisa juga meterai Rp6.000 dan Rp3.000, atau Rp6.000 dan Rp6.000,” jelas Rizal.(*)

Most Read

Artikel Terbaru

/