alexametrics
24 C
Pontianak
Monday, June 27, 2022

UMKM di Mempawah Mesti Bersaing di Level Nasional

MEMPAWAH – Pemerintah Kabupaten Mempawah menyaksikan penandatanganan kerjasama UMKM se-Indonesia oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bersama dengan 56 perusahaan-perusahaan dari Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), Selasa (19/1) siang.

Penandatanganan yang turut dihadiri Presiden, Gubernur, Walikota dan Bupati se-Indonesia itu dilaksanakan secara virtual di Aula Kantor Bupati Mempawah. Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Mempawah diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Mempawah, Ismail .

“Program kemitraan perusahaan-perusahaan besar dari PMA dan PMDN bersama UMKM ini merupakan langkah strategis untuk memajukan sektor usaha khususnya bagi UMKM di Kabupaten Mempawah,” pendapat Ismail.

Karena itu, Ismail berharap seluruh UMKM di Kabupaten Mempawah dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik mungkin. Agar, kerjasama PMA dan PMDN bersama UMKM se-Indonesia ini memberikan dampak positif terhadap pelaku usaha kecil di Kabupaten Mempawah.

Baca Juga :  Pohon Tumbang Diterjang Angin Kencang

“Ini kesempatan besar yang tidak boleh dilewatkan begitu saja. UMKM di Kabupate Mempawah harus bisa memotivasi diri untuk meningkatkan mutu dan kualitas produksi. Sehingga, produk yang dihasilkan memiliki nilai jual tinggi di pasar,” harapnya.

Ismail mengaku optimis UMKM di Kabupaten Mempawah memiliki kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni untuk bersaing di level nasional. Asalkan, ada kemauan dan tekad yang kuat untuk terus belajar dan berusaha maksimal mencapai hasil yang lebih baik.

“Pemerintah Kabupaten Mempawah berkomitmen untuk selalu memberikan bimbingan dan pembinaan kepada UMKM untuk terus memacu kemajuan dan peningkatan. Mudah-mudahan seluruh UMKM  di Kabupaten Mempawah bisa lebih optimal dimasa mendatang,” ujarnya.

Baca Juga :  Deklarasi KLA 2020

Sementara itu, BKPM, Bahlil Lahadia mengatakan, kerjasama antara PMA bersama PMDN dan UMKM se-Indonesia merupakan implementasi dari tujuan investasi yang berkualitas dan inklusif.

“Investasi yang berkualitas dan inklusif meliputi keseimbangan investasi yang ada di Pulau Jawa dan di luar Pulau Jawa. Misalnya di Pulau Sumatra, Kalimantan, Maluku, Papua dan seluruhnya wilayah Indonesia,” pendapatnya.

Karenanya, dia meyakini penandatangan kerjasama yang memiliki nilai investasi kurang lebih Rp1,5 tiliun itu akan memberikan dampak positif terhadap perkembangan UMKM di seluruh Indonesia.

“Pastinya investasi ini akan berdampak positif terhadap perkembangan pembangunan ekonomi yang di daerah. Khususnya bagi UMKM di daerah harus lebih memacu diri secara maksimal,” pesannya mengakhiri.(wah)

MEMPAWAH – Pemerintah Kabupaten Mempawah menyaksikan penandatanganan kerjasama UMKM se-Indonesia oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bersama dengan 56 perusahaan-perusahaan dari Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), Selasa (19/1) siang.

Penandatanganan yang turut dihadiri Presiden, Gubernur, Walikota dan Bupati se-Indonesia itu dilaksanakan secara virtual di Aula Kantor Bupati Mempawah. Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Mempawah diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Mempawah, Ismail .

“Program kemitraan perusahaan-perusahaan besar dari PMA dan PMDN bersama UMKM ini merupakan langkah strategis untuk memajukan sektor usaha khususnya bagi UMKM di Kabupaten Mempawah,” pendapat Ismail.

Karena itu, Ismail berharap seluruh UMKM di Kabupaten Mempawah dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik mungkin. Agar, kerjasama PMA dan PMDN bersama UMKM se-Indonesia ini memberikan dampak positif terhadap pelaku usaha kecil di Kabupaten Mempawah.

Baca Juga :  Sutarmidji Dorong Pelaku UMKM Bersaing Sehat di Era Digital

“Ini kesempatan besar yang tidak boleh dilewatkan begitu saja. UMKM di Kabupate Mempawah harus bisa memotivasi diri untuk meningkatkan mutu dan kualitas produksi. Sehingga, produk yang dihasilkan memiliki nilai jual tinggi di pasar,” harapnya.

Ismail mengaku optimis UMKM di Kabupaten Mempawah memiliki kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni untuk bersaing di level nasional. Asalkan, ada kemauan dan tekad yang kuat untuk terus belajar dan berusaha maksimal mencapai hasil yang lebih baik.

“Pemerintah Kabupaten Mempawah berkomitmen untuk selalu memberikan bimbingan dan pembinaan kepada UMKM untuk terus memacu kemajuan dan peningkatan. Mudah-mudahan seluruh UMKM  di Kabupaten Mempawah bisa lebih optimal dimasa mendatang,” ujarnya.

Baca Juga :  Warga Antusias Ikut Vaksinasi Covid-19 di Sungai Pinyuh

Sementara itu, BKPM, Bahlil Lahadia mengatakan, kerjasama antara PMA bersama PMDN dan UMKM se-Indonesia merupakan implementasi dari tujuan investasi yang berkualitas dan inklusif.

“Investasi yang berkualitas dan inklusif meliputi keseimbangan investasi yang ada di Pulau Jawa dan di luar Pulau Jawa. Misalnya di Pulau Sumatra, Kalimantan, Maluku, Papua dan seluruhnya wilayah Indonesia,” pendapatnya.

Karenanya, dia meyakini penandatangan kerjasama yang memiliki nilai investasi kurang lebih Rp1,5 tiliun itu akan memberikan dampak positif terhadap perkembangan UMKM di seluruh Indonesia.

“Pastinya investasi ini akan berdampak positif terhadap perkembangan pembangunan ekonomi yang di daerah. Khususnya bagi UMKM di daerah harus lebih memacu diri secara maksimal,” pesannya mengakhiri.(wah)

Most Read

Artikel Terbaru

/