alexametrics
23.4 C
Pontianak
Sunday, August 14, 2022

Beras Merah-Hitam Organik Jadi Produk Unggulan

Pejabat Canada Kunjungi Sadaniang

MEMPAWAH – Keberhasilan petani Kecamatan Sadaniang dalam pengembangan produk beras merah dan hitam organik patut diacungi jempol. Atas keberhasilan itu, sejumlah pejabat Global Affairs Canada (GAC) bertandang langsung ke Sadaniang untuk melihat hasil produksi padi melalui proyek National Support for Local Investiment Climates (NSLIC) tersebut, kemarin siang.

Dua pejabat GAC itu adalah Senior Director, Mark Mostovac dan Senior Development Officer, Melisa Go. Turut hadir pula sejumlah pejabat dari Kementrian PPN/Bappenas, Kemenko PMK, Kemendes-PDT, Kementrian PUPR, Kementrian ATR, Kementrian Pariwisata, Kementrian Pertanian serta beberapa pejabat daerah Manokwari, Dompu, Pesisir Selatan, Sidrap dan Kayong Utara.

“Pemerintah Kanada berkomitmen untuk membantu negara yang ingin membantu dirinya sendiri, terutama Indonesia berkaitan dengan development agenda pembangunan. Kenapa kita pilih beras, karena beras merupakan komoditi makanan pokok masyarakat Indonesia,” terang Mark kepada wartawan.

Menurut Mark, di abad ini masyarakat dunia semakin sadar pentingnya kesehatan dan pelestarian lingkungan. Karenanya, tidak sedikit masyarakat yang sudah mulai meninggalkan makanan-makanan yang mengandung bahan kimia.

“Makanya, pengembangan beras organik ini sangat tepat. Selain baik untuk kesehatan masyarakat karena tidak ada kandungan zat kimia, juga berdampak positif untuk lingkungan. Sebab, pengolahan beras organik lebih ramah lingkungan,” sebutnya.

Baca Juga :  Kecelakaan Dua Sepeda Motor di Jalan Raya Jurusan Mempawah, Korban Kritis

Dalam prakteknya, Mark menyebut, pihaknya memberikan bantuan dalam bentuk metode dan teknik pengolahan beras merah dan hitam organik bagi petani di Kecamatan Sadaniang. Dia pun berharap metode ini dapat terus diduplikasi dan dikembangkan di seluruh daerah di Indonesia.

“Di Indonesia sendiri ada 6 provinsi yang diuji coba melalui bantuan Pemerintah Canada. Dan Kabupaten Mempawah merupakan daerah yang paling berhasil dalam pengembangan metode ini. Makanya, kita datang kesini untuk melihat langsung hasilnya dilapangan,” terangnya.

Melalui keberhasilan itu, dia berharap memberikan dampak positif terhadap kehidupan masyarakat petani. Dalam artian berhasil meningkatkan tarat hidup yang berdampak terhadap kesejahteraan ekonomi, perbaikan kesehatan dan jaminan pendidikan.

“Tujuan akhirnya adalah petani hidup sejahtera. Dan terpenting pula, pemerintah memiliki rakyat yang sehat dengan konsumsi beras merah dan hitam organik. Diharapkan agar project ini bisa diterapkan dan dikembangkan di seluruh wilayah,” ucapnya.

“Di Kanada pun sama seperti disni, banyak petani muda yang ingin menerapkan pertanian organik. Jadi pemerintah dan petani di Kanada saling belajar untuk penerapan pertanian organik,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Mempawah, Hj Erlina SH MH mengaku bangga dengan keberhasilan petani di Kecamatan Sadaniang yang sukses mengembangkan metode produksi padi merah dan hitam organik. Bahkan, dari 6 provinsi yang mendapatkan bantuan serupa hanya di Sadaniang yang berhasil.

Baca Juga :  DPRD Bentuk Pansus

“Kita berharap akan ada lagi program bantuan dari Pemerintah Kanada yang dapat dikucurkan untuk petani di Kabupaten Mempawah. Karena sudah terbukti, bantuan yang disalurkan bisa kita realisasikan dengan maksimal,” tegas Erlina.

Menurut Erlina, keberhasilan itu sangat baik sekali dan positif untuk pengembangan pertanian di Kabupaten Mempawah. Bahkan, Erlina berencana mengembangkan metode serupa di wilayah kecamatan lainnya.

“Kita ingin menjadikan beras merah dan hitam sebagai produk unggulan di Kabupaten Mempawah. Karena, beras ini sangat baik untuk masyarakat. Dari sisi kesehatan, sangat sehat karena tidak mengandung zat kimia. Sejak dari pembibitan hingga panen, semuanya menggunakan alam sehingga baik untuk lingkungan,” tuturnya.

Kedepan, Erlina berharap bantuan dari Pemerintah Kanada terus berkelanjutan. Tidak hanya pada sektor pertanian, melainkan juga bidang lainnya. Karena itu, Erlina mendorong adanya sinergitas dan kerjasama antar pemerintah daerah, provinsi dan kementrian untuk mendapatkan kucuran bantuan tersebut.

“Mudah-mudahan bantuan tidak hanya berhenti sampai disini saja. Melainkan bisa berkelanjtuan baik untuk sektor pertanian maupun bidang lainnya. Karena, bantuan program seperti ini sangat positif untuk kemajuan pertanian di Kabupaten Mempawah,” tukasnya. (wah)

 

Pejabat Canada Kunjungi Sadaniang

MEMPAWAH – Keberhasilan petani Kecamatan Sadaniang dalam pengembangan produk beras merah dan hitam organik patut diacungi jempol. Atas keberhasilan itu, sejumlah pejabat Global Affairs Canada (GAC) bertandang langsung ke Sadaniang untuk melihat hasil produksi padi melalui proyek National Support for Local Investiment Climates (NSLIC) tersebut, kemarin siang.

Dua pejabat GAC itu adalah Senior Director, Mark Mostovac dan Senior Development Officer, Melisa Go. Turut hadir pula sejumlah pejabat dari Kementrian PPN/Bappenas, Kemenko PMK, Kemendes-PDT, Kementrian PUPR, Kementrian ATR, Kementrian Pariwisata, Kementrian Pertanian serta beberapa pejabat daerah Manokwari, Dompu, Pesisir Selatan, Sidrap dan Kayong Utara.

“Pemerintah Kanada berkomitmen untuk membantu negara yang ingin membantu dirinya sendiri, terutama Indonesia berkaitan dengan development agenda pembangunan. Kenapa kita pilih beras, karena beras merupakan komoditi makanan pokok masyarakat Indonesia,” terang Mark kepada wartawan.

Menurut Mark, di abad ini masyarakat dunia semakin sadar pentingnya kesehatan dan pelestarian lingkungan. Karenanya, tidak sedikit masyarakat yang sudah mulai meninggalkan makanan-makanan yang mengandung bahan kimia.

“Makanya, pengembangan beras organik ini sangat tepat. Selain baik untuk kesehatan masyarakat karena tidak ada kandungan zat kimia, juga berdampak positif untuk lingkungan. Sebab, pengolahan beras organik lebih ramah lingkungan,” sebutnya.

Baca Juga :  Sensus Penduduk Online Hingga 31 Maret

Dalam prakteknya, Mark menyebut, pihaknya memberikan bantuan dalam bentuk metode dan teknik pengolahan beras merah dan hitam organik bagi petani di Kecamatan Sadaniang. Dia pun berharap metode ini dapat terus diduplikasi dan dikembangkan di seluruh daerah di Indonesia.

“Di Indonesia sendiri ada 6 provinsi yang diuji coba melalui bantuan Pemerintah Canada. Dan Kabupaten Mempawah merupakan daerah yang paling berhasil dalam pengembangan metode ini. Makanya, kita datang kesini untuk melihat langsung hasilnya dilapangan,” terangnya.

Melalui keberhasilan itu, dia berharap memberikan dampak positif terhadap kehidupan masyarakat petani. Dalam artian berhasil meningkatkan tarat hidup yang berdampak terhadap kesejahteraan ekonomi, perbaikan kesehatan dan jaminan pendidikan.

“Tujuan akhirnya adalah petani hidup sejahtera. Dan terpenting pula, pemerintah memiliki rakyat yang sehat dengan konsumsi beras merah dan hitam organik. Diharapkan agar project ini bisa diterapkan dan dikembangkan di seluruh wilayah,” ucapnya.

“Di Kanada pun sama seperti disni, banyak petani muda yang ingin menerapkan pertanian organik. Jadi pemerintah dan petani di Kanada saling belajar untuk penerapan pertanian organik,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Mempawah, Hj Erlina SH MH mengaku bangga dengan keberhasilan petani di Kecamatan Sadaniang yang sukses mengembangkan metode produksi padi merah dan hitam organik. Bahkan, dari 6 provinsi yang mendapatkan bantuan serupa hanya di Sadaniang yang berhasil.

Baca Juga :  Kampanye Masker di Sungai Pinyuh, Polisi Gunakan Mobil Hias

“Kita berharap akan ada lagi program bantuan dari Pemerintah Kanada yang dapat dikucurkan untuk petani di Kabupaten Mempawah. Karena sudah terbukti, bantuan yang disalurkan bisa kita realisasikan dengan maksimal,” tegas Erlina.

Menurut Erlina, keberhasilan itu sangat baik sekali dan positif untuk pengembangan pertanian di Kabupaten Mempawah. Bahkan, Erlina berencana mengembangkan metode serupa di wilayah kecamatan lainnya.

“Kita ingin menjadikan beras merah dan hitam sebagai produk unggulan di Kabupaten Mempawah. Karena, beras ini sangat baik untuk masyarakat. Dari sisi kesehatan, sangat sehat karena tidak mengandung zat kimia. Sejak dari pembibitan hingga panen, semuanya menggunakan alam sehingga baik untuk lingkungan,” tuturnya.

Kedepan, Erlina berharap bantuan dari Pemerintah Kanada terus berkelanjutan. Tidak hanya pada sektor pertanian, melainkan juga bidang lainnya. Karena itu, Erlina mendorong adanya sinergitas dan kerjasama antar pemerintah daerah, provinsi dan kementrian untuk mendapatkan kucuran bantuan tersebut.

“Mudah-mudahan bantuan tidak hanya berhenti sampai disini saja. Melainkan bisa berkelanjtuan baik untuk sektor pertanian maupun bidang lainnya. Karena, bantuan program seperti ini sangat positif untuk kemajuan pertanian di Kabupaten Mempawah,” tukasnya. (wah)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/