alexametrics
25 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Bangun Posko PPKM Covid-19

MUSPIKA dan Satgas Covid-19 di Kecamatan Sungai Pinyuh serentak membangun Posko Covid-19 di tiap desa dan kelurahan. Keberadaan posko tersebut dipersiapkan untuk mendukung kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro tingkat RT/RW. Danramil Sungai Pinyuh Mayor Inf. Amirrudin menjelaskan, keberadaan posko Covid-19 itu sebagai wadah bagi Satgas kecamatan, desa dan kelurahan untuk melakukan perencanaan, komunikasi, koordinasi serta pengendalian, penanganan dan penanggulangan pandemi Covid-19 di wilayahnya masing-masing.

“Sekaligus melakukan evaluasi kegiatan penanganan Covid-19 di tingkat RT/RW dan Kelurahan serta Desa di Kecamatan Sungai Pinyuh melalui fungsi pencegahan, penanganan, pembinaan, dan pendukung kegiatan PPKM di masyarakat,” terang Amiruddin. Karena itu, Amiruddin menilai pembangunan posko Covid-19 di tiap desa dan kelurahan di Kecamatan Sungai Pinyuh sangat penting dan strategis. Sebab, akan mendukung pelaksanaan penanganan dan penanggulangan pandemi Covid-19 di masyarakat.

Baca Juga :  Reboisasi Bukit Loncek, Tanam 2.500 Pohon

“Kita minta agar fasilitas posko ini bisa dimaksimalkan dengan sebaik mungkin oleh satgas dilapangan. Dengan perencanaa, koordinasi dan komunikasi yang baik, maka penanganan dan penanggulangan pandemi bisa lebih baik,” pendapatnya.

Untuk itu, Amiruddin mengajak dan menghimbau seluruh Babinsa di wilayah Koramil Sungai Pinyuh agar senantiasa meningkatkan komunikasi dan bersinergi dengan jajaran lainnya guna mendukung Posko PPKM berskala mikro.  “Babinsa harus selalu bersinergi dengan semua pihak yang terlibat mulai dari Bhabinkamtibmas, pemerintah desa, satgas kecamatan dan pihak terkait lainnya. Semua harus saling bersinergi dan berkoordinasi dengan baik,” tegasnya.

Terakhir, Danramil berpesan kepada seluruh jajarannya agar bekerja maksimal dalam penanganan dan penanggulangan pandemi Covid-19 di masyarakat. Dia minta agar setiap Babinsa memberikan kontribusi terbaik untuk masyarakat dan wilayah kerjanya masing-masing.  “Kontribusi para Babinsa harus lebih ditingkatkan lagi dalam rangka membantu dan memberikan pelayanan kepada rakyat dengan mengedepankan profesionalisme dalam menjalankan tugas pengabdian,” pesannya.

Baca Juga :  Upacara HUT Pramuka di Bukit Seliung

Update data Satgas Covid-19 Kabupaten Mempawah 17 April 2021, total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 804 orang. Dengan rincian, 719 orang sembuh, 67 orang isolasi mandiri/dirawat serta 18 orang meninggal dunia. 18 kasus meninggal dunia tersebar di 8 kecamatan. Yakni, Sungai Kunyit (5 orang), Sungai Pinyuh (4 orang), Anjongan (2 orang), Mempawah Timur (2 orang), Mempawah Hilir (2 orang), Jongkat (1 orang), Toho (1 orang) dan Sadaniang (1 orang). Satu-satunya kecamatan yang tak memiliki kasus meninggal dunia hanya Segedong.(wah)

MUSPIKA dan Satgas Covid-19 di Kecamatan Sungai Pinyuh serentak membangun Posko Covid-19 di tiap desa dan kelurahan. Keberadaan posko tersebut dipersiapkan untuk mendukung kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro tingkat RT/RW. Danramil Sungai Pinyuh Mayor Inf. Amirrudin menjelaskan, keberadaan posko Covid-19 itu sebagai wadah bagi Satgas kecamatan, desa dan kelurahan untuk melakukan perencanaan, komunikasi, koordinasi serta pengendalian, penanganan dan penanggulangan pandemi Covid-19 di wilayahnya masing-masing.

“Sekaligus melakukan evaluasi kegiatan penanganan Covid-19 di tingkat RT/RW dan Kelurahan serta Desa di Kecamatan Sungai Pinyuh melalui fungsi pencegahan, penanganan, pembinaan, dan pendukung kegiatan PPKM di masyarakat,” terang Amiruddin. Karena itu, Amiruddin menilai pembangunan posko Covid-19 di tiap desa dan kelurahan di Kecamatan Sungai Pinyuh sangat penting dan strategis. Sebab, akan mendukung pelaksanaan penanganan dan penanggulangan pandemi Covid-19 di masyarakat.

Baca Juga :  Target PBB-P2 TA 2021 Mencapai Rp5,5 Miliar

“Kita minta agar fasilitas posko ini bisa dimaksimalkan dengan sebaik mungkin oleh satgas dilapangan. Dengan perencanaa, koordinasi dan komunikasi yang baik, maka penanganan dan penanggulangan pandemi bisa lebih baik,” pendapatnya.

Untuk itu, Amiruddin mengajak dan menghimbau seluruh Babinsa di wilayah Koramil Sungai Pinyuh agar senantiasa meningkatkan komunikasi dan bersinergi dengan jajaran lainnya guna mendukung Posko PPKM berskala mikro.  “Babinsa harus selalu bersinergi dengan semua pihak yang terlibat mulai dari Bhabinkamtibmas, pemerintah desa, satgas kecamatan dan pihak terkait lainnya. Semua harus saling bersinergi dan berkoordinasi dengan baik,” tegasnya.

Terakhir, Danramil berpesan kepada seluruh jajarannya agar bekerja maksimal dalam penanganan dan penanggulangan pandemi Covid-19 di masyarakat. Dia minta agar setiap Babinsa memberikan kontribusi terbaik untuk masyarakat dan wilayah kerjanya masing-masing.  “Kontribusi para Babinsa harus lebih ditingkatkan lagi dalam rangka membantu dan memberikan pelayanan kepada rakyat dengan mengedepankan profesionalisme dalam menjalankan tugas pengabdian,” pesannya.

Baca Juga :  Bupati Monitoring Proyek Jalan Amawang-Suak Barangan

Update data Satgas Covid-19 Kabupaten Mempawah 17 April 2021, total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 804 orang. Dengan rincian, 719 orang sembuh, 67 orang isolasi mandiri/dirawat serta 18 orang meninggal dunia. 18 kasus meninggal dunia tersebar di 8 kecamatan. Yakni, Sungai Kunyit (5 orang), Sungai Pinyuh (4 orang), Anjongan (2 orang), Mempawah Timur (2 orang), Mempawah Hilir (2 orang), Jongkat (1 orang), Toho (1 orang) dan Sadaniang (1 orang). Satu-satunya kecamatan yang tak memiliki kasus meninggal dunia hanya Segedong.(wah)

Most Read

Artikel Terbaru

/